Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALISIS PERAN PEREMPUAN PESISIR DALAM USAHA EKONOMI PRODUKTIF RUMAH TANGGA DI KELURAHAN CAMBAYA KOTA MAKASSAR Jusnawati, Jusnawati; Amsal, Bahrul
Jurnal Commercium: Kajian Masyarakat Kontemporer Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Commercium
Publisher : Jurnal Commercium: Kajian Masyarakat Kontemporer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran perempuan secara umum dapat dikategorikan menjadi dua yakni peran domestik dan peran publik. kedua peran dengan ranah yang berbeda ini juga dilakukan oleh perempuan pesisir yang ada di kelurahan Cambaya kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk usaha ekonomi produktif perempuan pesisir dan peran perempuan pesisir dalam usaha ekonomi produktif rumahtangga di kelurahan Cambaya kota Makassar. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data secara observasi tanpa peran serta, wawancara mendalam, dokumentasi, materi audio dan visual. Adapun sampel penelitian diambil melalui metode purposive sampling dengan karakteristik perempuan sebagai istri nelayan, memiliki anak, memiliki usaha mandiri. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis komponensial. Hasil penelitian menunjukkan bentuk usaha perempuan pesisir dalam usaha ekonomi produktif rumahtangga dapat dikategorikan menjadi 2 bentuk usaha yaitu; 1) kategori dagang yakni menjual ikan hasil tangkapan nelayan, menjual aneka kebutuhan pokok maupun makanan ringan dan membuka warung di rumah atau sekitar rumah .  2) Kategori produksi, adalah usaha pengelolaan hasil tangkap menjadi ikan asin dan Ebi. Adapun peran perempuan pesisir dalam usaha ekonomi produktif rumahtangganya seiring dengan bentuk usaha yang dilakoni, di mana perempuan pesisir menjalankan peran ganda, yakni dengan menjalankan peran domestik dan peran publiknya. Peran publik yang dilakukan oleh perempuan pesisir tidak hanya terbatas pada pengelolaan usaha mandiri atau menyangkut kinerjanya di instansi tertentu, tetapi berkaitan dengan pembentukan jaringan dan aktivitas sosial lainnya yang dapat menunjang pelaksanaan usaha ekonomi produktif rumahtangganya.
PKM Penguatan Pendidikan Multikultural pada Mahasiswa Bone Barat di Makassar Saifuddin Saifuddin; Mario Mario; Sopian Tamrin; Riri Amandaria; Bahrul Amsal
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Multikultural memiliki makna jamak dari kata dasar kultur. Secara etimologi, dalam bahasa Inggris disebut culture yang artinya budaya yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Dalam pemahaman Bahasa Indonesia, multikultur mengandung makna banyak kultur atau banyak budaya. Jika terminologi multikultur dilekatkan pada diri setiap individu, maka dapat dikatakan bahwa dalam setiap diri individu terdapat atau melekat banyak kutur. Beberapa kultur yang dimaksud antara lain: Bahasa, agama, suku atau etnis, ras dan asal daerah. Jadi bisa dipahami, setiap orang senantiasa melekat dan membawa kultur-kultur tersebut dalam dirinya. Ragam kultur yang ada dalam diri setiap individu perlu dikelola secara baik dan benar, melalui pendekatan multiculturalism of mind, multiculturalism of attitude, dan multiculturalism of skills .Kasus konflik sosial yang melibatkan asal daerah dan suku bangsa, yang terjadi belakangan ini, menunjukkan kepada kita semua bahwa persoalan pemahaman kebangsaan dan keragaman di Indonesia belum selesai. Multikulturalisme harus dikelola dengan baik, agar tidak menjadi sumber utama konflik dan perpecahan antar bangsa. Kesadaran akan pentingnya memahami masyarakat multikultural harus berkembang menjadi mindset setiap orang. Masyarakat Indonesia perlu memiliki kesadaran akan persamaan hak dari berbagai kelompok yang ada. Oleh karena itu, pendidikan multikultural harus terus ditanamkan pada seluruh lapisan masyarakat, khususnya pada generasi muda. Kata Kunci: pendidikan multikultural, konflik sosial
Caregiver Emotional Support on Adolescent Self-Concept at Saadatul Banaat Orphanage Bulukumba Rukiana Novianti Putri; Bahrul Amsal; Rahayu Rahayu
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 1 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i1.5888

Abstract

This study aims to describe the impact of caregivers' emotional support on the self-concept of adolescents at the Saadatul Banaat orphanage in Bulukumba. This study used a descriptive qualitative method in the form of written narratives from the research subjects and observed behavior. In this study, the researchers determined the research location to be the Saadatul Banaat orphanage in Bulukumba District, South Sulawesi. The results showed that the emotional support of caregivers affected the self-concept of adolescents at the Saadatul Banaat Bulukumba orphanage, where adolescents found it easier to accept their situation, believe in their abilities, have a positive image of themselves, and have a desire to develop self-confidence in interactions so that they are optimistic about developing their potential.
Penyusunan Naskah Akademik Ranperda Kabupaten Wajo tentang Perlindungan dan Pengelolaan Sumber Daya Perikanan Darat Muhammad Aksha Wahda; Ulfa Utami Mappe; Bahrul Amsal; Jusnawati; Sudirman
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 01 Nomor 01 (April 2023)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v1i1.178

Abstract

Pembentukan Peraturan Daerah Kabupaten Wajo tentang Pengelolaan dan Perlindungan Sumber Daya Perikanan merupakan upaya yang ditempuh oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo untuk menjaga kelestarian dan keberlanjutan sumber daya perikanan di Kabupaten Wajo. Penyusunan naskah akademik menjadi landasan ilmiah dalam merumuskan arah pengaturan dan materi muatan dalam peraturan daerah Pengelolaan dan Perlindungan Sumber Daya Perikanan. Metode pelaksanaan diawali dengan menentukan metodologi penelitian, melakukan identifikasi masalah, pengumpulan data dan infomasi, analisis data dan informasi, penyusunan naskah akademik, dan ekspose naskah akademik dihadapan angota DPRD dan perwakilan pemerintah untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak untuk menyempurnakan kajian naskah akademik serta memberi masukan pada arah pengaturan dan materi mauatan yang terkandung dalam rancangan peraturan daerah.
Empowering Youth: Socializing Drug Abuse Dangers in SMP Negeri 55 Makassar Riri Amandaria; Saifuddin; Muhammad Aksha Wahda; Bahrul Amsal; Ulfa Utami Mappe
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 01 Nomor 01 (November 2023)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The pervasive nature of drug abuse across various societal levels is deeply troubling, particularly its impact on students. Drugs, when introduced into the body, possess the ability to alter one's cognition and behaviour. This initiative is geared towards augmenting students' comprehension of drug varieties, associated risks, and effective preventive measures. The program took place at SMP Negeri 55 Makassar, utilizing lectures, discussions, and interactive Q&A sessions as its methodology. Engaging 58 students from the VIII and IX grades, this initiative was self-funded. The activity was executed successfully, eliciting a positive response, and achieving its intended objectives. There are plans for continual implementation in both the same and different locations to sustain this impactful service in the future.
Penguatan Literasi Digital Bagi Kohati Untuk Meningkatkan Peran Kohati dalam Mendorong Literasi Digital Perempuan Jusnawati; Muhammad Khaidir; Bahrul Amsal; Abidah R Delu
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Volume 02 Nomor 02 (Oktober 2023)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v2i2.700

Abstract

Pengabdian ini bertujuan memantik kesadaran dan mendorong semangat serta meningkatkan wawasan literasi digital perempuan, khususnya kader HMI Wati Cabang Makassar, sehingga Korps HMI Wati dapat berkontribusi aktif dalam mendorong literasi digital perempuan di masyarakat. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh minimnya kesadaran, pengetahuan, dan peran Kohati dalam masyarakat terkait literasi digital. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini, yaitu memberikan penguatan wawasan dalam bentuk ceramah dan diskusi. Peserta kegiatan adalah kader Korps HMI Wati MPO Cabang Makassar, alumni Kohati, kader HMI MPO Cabang Makassar, dan mahasiswa umum. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 16 September 2023 secara luring di Auditoritum Prof Amiruddin Universitas Hasanuddin. Materi yang disampaikan meliputi; fenomena penggunaan digital di Indonesia, pandangan literasi digital perempuan, dan peran Kohati dalam menyosialisasikan literasi digital perempuan. Implikasi dari pengabdian ini akan meningkatkan kesadaran dan wawasan literasi digital kader HMI-Wati, serta peran sosial Kohati dalam pemberdayaan literasi digital perempuan di masyarakat.
Penguatan Wawasan Kesetaraan Gender dalam Kearifan Lokal Bagi Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu Jusnawati; Muhammad Khaidir; Idham Irwansyah; Bahrul Amsal; Salwia
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Volume 03 Nomor 01 (April 2024)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v3i1.2563

Abstract

Pelaksanaan Pengabdian bertujuan meningkatkan pengetahuan gender dan kearifan lokal kader Massenrempulu yang menunjukkan aktualiasasi kesetaraan gender dalam masyarakat. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pengetahuan mahasiswa terkait kesetaraan gender yang telah ditanamkan dan dipraktekkan sejak lama oleh para orangtua di desa dan pentingnya pemahaman keadilan gender di lingkungan masyarakat. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini, yaitu memberikan penguatan wawasan dalam bentuk ceramah dan diskusi. Peserta kegiatan adalah kader Himpunan Mahasiswa Massenrempulu Komisariat Politeknik Ujung Pandang. Kegiatan ini berlangsung pada bulan Maret 2024 secara luring di sekretariat HPMM. Materi yang disampaikan meliputi; pemaknaan terhadap kesetaraan gender, nilai-nilai kearifan lokal, dan pelacakan kesetaraan gender dalam kearifan lokal. Kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan dan motivasi mahasiswa dalam melakukan penelusuran praktik kesetaraan gender maupun ketidakadilan gender di Enrekang serta tokoh-tokoh perempuan yang pernah terlibat dalam peran-peran strategis. Implikasi dari pengabdian ini akan meningkatkan wawasan dan kesadaran mahasiswa terkait kesetaraan gender dalam kearifan lokal dan memahami praktik ketidakadilan gender yang terinternalisasi dalam budaya lokal.
GAMBARAN KEMAMPUAN KREATIVITAS SISWA SLOW LEARNER (LAMBAT BELAJAR) Rukiana Novianti Putri; Pertiwi Nuraini; Bahrul Amsal
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 3, No 1 (2023): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jbkpi.v3i1.13681

Abstract

This research aims to determine the description of the creativity of slow learner students using a qualitative approach using purposive sampling techniques. The results of the research show that slow learner students are slow to understand the subject matter, have short attention span, slow reaction time, are lagging behind in academics, especially in reading, limited vocabulary, low retention and memory, low level of initiative, less stable emotional control and less capable. interact openly. The picture of creativity of slow learner students that emerged from the subjects is that they are able to express their ideas using attractive colors and shapes; able to tell stories with interesting and entertaining imagination; able to find ways to express themselves with rhythm and body movement through music. This shows that the picture of creativity of slow learner students in general can be a source of unexpected potential because each student has a unique way of showing their creativity. Despite the fact that students understand academic lessons more slowly than their classmates.
Penguatan Kelompok Teman Sebaya dalam Pencegahan Bullying di Lingkungan Sekolah Bahrul Amsal; Ulfa Utami Mappe; Idham Irwansyah; Sunaniah Sunaniah; Salwiah Salwiah
Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 June 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/pijpm.v3i1.62605

Abstract

The PKM program is carried out by providing socialisation materials for participants regarding the understanding and prevention of bullying in the school environment with the aim of (1) increasing knowledge about bullying by forming peer groups, (2) participants can properly implement bullying prevention efforts through peer groups in the process of activities at school, and (3) participants can disseminate knowledge about the dangers of bullying in the school environment through peer groups. The main target audiences of the PKM Programme activities are school supervisors, principals, school teachers, and students at UPT SD Negeri Kakatua Makassar. The results obtained in the PKM programme activities are increased knowledge and concepts of peer group-based bullying prevention, increased understanding of the flow of prevention and reporting if they find bullying events at school, and PKM programme participants can implement their own attitudes so as not to become bullying perpetrators in the school environment and community environment. The outputs of the PKM activities are (1) increased knowledge of participants about the activity materials, (2) scientific articles published at national seminars, and (3) publication of PKM implementation in online media.
Sosialisasi Pencegahan Intoleransi Di Sekolah UPT SPF SD Negeri Kakatua Kota Makassar Sunaniah Sunaniah; Jusnawati Jusnawati; Ulfa Utami Mappe; Bahrul Amsal; Mario Mario
Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 June 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/pijpm.v3i1.62017

Abstract

Kegiatan PKM ini dilakukan dengan metode memberikan sosialisasi pada peserta mengenai materi tentang intolenransi dan bagaimana memupuk keberagaman di lingkungan sekolah. Isu intoleransi merupakan salah satu bagian dari tiga dosa besar dalam dunia pendidikan, berdampingan dengan perundungan dan kekerasan seksual, sehingga perlu adanya pemahaman dan upaya pencegahan. Tujuan dari kegiatan ini sebagai upaya untuk memberikan (1) pemahaman dan meningkatkan pengetahuan mengenai intoleransi berbasis kelompok literasi sekolah; (2) peserta dapat mengimplementasikan dengan baik upaya pencegahan tindakan intoleransi di sekolah, (3) peserta diharapkan mampu menyebarluaskan pengetahuan tentang bahaya tindakan intoleransi di lingkungan sekolah. Sasaran dari kegiatan program kemitraan masyarakat ini adalah pelaku pendidikan baik siswa, guru, pengawas dan kepala sekolah yang ada di lingkup UPT SPF SD Negeri Kakatua kota Makassar. Hasil yang didapatkan dari ini adalah peserta mampu memahami apa itu sikap intoleransi dan bagaimana dampak yang ditimbulkannya. Peserta program PKM ini juga dapat mengimplementasikan toleransi dan menghargai keberagaman di lingkungan sekolah.