Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengenalan Bangun Datar dengan Menggunakan Aplikasi Android di SDN 1 Lalebbata Syamsu Alam; Patmaniar Patmaniar; Taufiq Taufiq; Akramunnisa
Abdimas Langkanae Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v3i2.169

Abstract

Aplikasi bangun datar merupakan salah satu bentuk media pembelajaran yang berbasis Android yang saat ini banyak dimanfaatkan untuk pembelajaran dasar sebagai sarana untuk pengenalan fundamental dari pemrograman. Salah satu media pembelajaran yang dapat dikembangkan saat ini yaitu media pembelajaran Android yang mudah diakses dan mudah digunakan oleh siapa saja dan dilakukan dimana saja menjadi faktor pendorong perkembangan media pembelajaran berbasis Android tanpa harus bertatap muka langsung dalam proses pembelajaran, siswa, dan guru dapat melakukan pembelajaran tersebut, sehingga waktu yang digunakan akan relatif efisien karena tidak mengurangi jam efektif pembelajaran. Target dari kegiatan ini adalah siswa-siswi sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah metode praktik. Lokasi pengenalan dari kegiatan ini bertempat di SDN 1 Lalebta. Hasil yang dicapai yaitu peningkatan kemampuan dan pemahaman siswa SDN 1 Lalebata dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi khususnya Pengenalan bangun datar dengan menggunakan aplikasi android di SDN 1 Lalebbata.
Pengaruh Metode Penemuan Terbimbing dengan Metode Ekspositori dalam Pembelajaran Matematika pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Wotu Syamsu Alam; Patmaniar
Jurnal Penalaran dan Riset Matematika Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/prisma.v2i1.311

Abstract

This study aims at examining (1) the difference of learning results between student who taught by guided discovery method and the ones taught by expository method, (2) the interaction between the method and students’ learning motivation toward students’ learning achievement. The population of this study was grade X students of SMAN 1 Wotu. As the sample, two classes were taken with 66 students which was divided into two groups, namely the experiment class and the control class. Grade XA with 33 students was the experiment class with guided discovery method; whereas, grade XB with 33 students was control calls with expository method. Sample was selected by using simple random sampling technique. Data were collected by using test of learning achievement and questionnaire of learning motivation. Testing requirement analysis used normality test and homogeneity test. Data were analyzed by using the variance analysis. As a followed up of variance analysis, the post-hot test was conducted by using LSD test (Least Significant Difference). The result with α = 0,05 shows that (1) p = 0.00 < 0.05 that H0 is rejected which means that there is a difference of students’ learning achievement between students who taught by guided discovery method and the ones taught by expository method, and (2) p = 0.153 > 0.05 that H0 is accepted which means that there is no interaction between method and students’ learning motivation toward students’ learning achievement.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATERI BERBASIS GEOGEBRA DENGAN MODEL PENGEMBANGAN ADDIE Syamsu Alam; Patmaniar Patmaniar
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2023): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v8i2.3152

Abstract

Penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan uji coba terbatas dengan tujuan mengembangkan media pembelajaran mtematika pada materi garis singgung lingkaran. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII.5 SMP Negeri 8 Palopo dengan jumlah siswa 31 orang. Pertemuan di kelas dilaksanakan sebanyak empat kali pertemuan. Prosedur Pengembangan media pembelajaran matematika yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Model pengembangan ADDIE yang meliputi 5 tahap yaitu tahap analisis (Analysis), tahap desain (Design), tahap pengembangan (Development), tahap implementasi (Implementation), dan tahap evaluasi (Evaluation), namun untuk penyebaran dalam penelitain ini belum bisa dilakukan karena penelitian ini hanya uji coba terbatas. Media pembelajaran matematika dengan menggunakan geogebra setelah dikembangkan, di validasi dan diujicobakan serta revisi sehingga dihasilkan media yang layak digunakan. Media pembelajaran yang dikembangkan dalam penilitian ini dinyatakan valid, berdasarkan skor persentase kelayakan oleh ahli media yaitu 3,5 berada pada kategori sangat valid, karena 3 ≤ M ≤ 4 sehingga media pembelajaran dikatakan sangat valid dan oleh ahli materi yaitu 2,8 dengan kategori cukup valid, karena 3 ≤ M ≤ 4 sehingga media pembelajaran dikatakan cukup valid. Lembar observasi Keterlaksanaan pembelajaran, respon guru dan siswa terdahap media yang dikembangkan tersebut merespon positif, hal ini dilihat dari lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran persentase yaitu 84,17% berada pada kategori sangat praktis, presentase respon siswa yaitu 83,73% berada pada kategori sangat praktis, dan presentase guru sebesar yaitu 84,00% berada pada kategori sangat praktis. Media pembelajaran matematika yang dikembangkan ini telah memenuhi kriteria efektif berdasarkan persentase ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 81,51% berada pada kategori sangat valid.
Pendampingan Penguatan Literasi dan Numerasi: Integrasi Lesson Study dan Buku Bacaan Bermutu SD Kota Palopo Sri Damayanti; Rahmawati Upa; Syamsu Alam
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1092

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan numerasi siswa di SD Kota Palopo melalui integrasi Lesson Study dan Buku Bacaan Bermutu. Berdasarkan hasil analisis awal, beberapa sekolah yang menjadi sasaran memiliki nilai literasi dan numerasi yang rendah. Kegiatan ini melibatkan guru dan siswa dari sekolah-sekolah yang teridentifikasi dengan masalah tersebut. Tahapan pelaksanaan kegiatan mencakup persiapan, penyuluhan kepada guru, pelatihan penggunaan Lesson Study sebagai metode kolaboratif dalam pembelajaran, pendampingan selama proses pembelajaran, serta demonstrasi pemanfaatan Buku Bacaan Bermutu untuk meningkatkan keterampilan membaca dan berhitung siswa. Hasil yang diperoleh menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan literasi dan numerasi siswa, dengan rata-rata nilai siswa meningkat sebesar 20%. Selain itu, mayoritas guru berhasil mengembangkan keterampilan dalam merancang pembelajaran yang lebih kolaboratif dan berbasis sumber belajar yang berkualitas. Program ini juga berhasil meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar program ini terus dilanjutkan dengan dukungan berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan hasil yang diperoleh serta memperluas penggunaan Lesson Study dan Buku Bacaan Bermutu di sekolah-sekolah lain.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA SD LENTERA HARAPAN PALOPO Matsani Matsani; Ma’rufi Ma’rufi; Muhammad Ilyas; Syamsu Alam
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/vefnfp81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematika pada siswa Sekolah Dasar (SD) Lentera Harapan Palopo dengan mempertimbangkan peran gaya belajar mereka. Penelitian dilakukan untuk memahami sejauh mana hubungan antara gaya belajar, representasi, dan pemahaman konsep matematika pada tingkat dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan melibatkan siswa kelas tinggi sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan literasi matematika, wawancara, dan observasi terkait preferensi gaya belajar siswa. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi pola-pola kemampuan literasi matematika dan hubungannya dengan gaya belajar yang dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi kemampuan literasi matematika di antara siswa SD Lentera Harapan Palopo, dan gaya belajar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pola-pola tersebut. Siswa dengan gaya belajar visual cenderung unggul dalam menerapkan representasi grafis, sementara siswa dengan gaya belajar auditori menunjukkan kecenderungan dalam memahami konsep melalui pendekatan lisan. Selanjutnya, siswa dengan gaya belajar kinestetik lebih menyukai pembelajaran yang melibatkan aktivitas fisik dan simulasi. Hasil temuan ini memberikan kontribusi pada pemahaman mendalam mengenai bagaimana gaya belajar memengaruhi kemampuan literasi matematika pada tingkat SD. Implikasi penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan berorientasi pada gaya belajar individu, sehingga meningkatkan kualitas pendidikan matematika di sekolah dasar.