Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Bahaya Stunting Pada Anak Usia Dini Di TK Pertiwi Kertomulyo Kinanthi Wahyu Prastuti; Salsabila Rizqi Ramadhanty Alisa; Afdila Raudlatun Ni’mah; Hidayatur Rohmah; Salsabilla Rizkytanova Rahmadya; Reni Pawestuti Ambari Sumanto; Amirul Mukminin
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 1, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jenaka.v1i3.385

Abstract

Kegagalan pertumbuhan yang disebabkan akumulasi kekurangan nutrisi atau gizi yang berlangsung selamakehamilan sampai usia 24 bulan disebut stunting. Dari Data yang diperoleh menunjukkan salah satu desa di Kabupaten Pati tepatnya di Desa Kertomulyo ada beberapa anak yang terindikasi stunting. Hal tersebut terjadi karena beberapa faktor, salah satunya yaitu sebagian besar orang tua masih minim pengetahuan tentang stunting. Untuk meningkatkan pengetahuan tentang stunting di Desa Kertomulyo salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan sosialisasi kepada orang tua di Desa Kertomulyo.  Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 13 Mei 2023. Bertempat di TK Pertiwi Kertomulyo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini yaitudengan mengadakan pertemuan secara langsung gunapenyampaian materi oleh narasumber kepada orang tua siswa TK Pertiwi Kertomulyo. Hasil kegiatan pengabdianmenunjukkan bahwa secara keseluruhan orang tua siswa telah mengetahui dan memahami tentang stunting mulai dari pengertian, bahaya stunting, penyebab stunting, pengobatan dan pencegahan stunting. Diharapkan setelah kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan status gizi anak dan mengurangi angka stunting di Desa Kertomulyo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pengembangan Kurikulum PAUD Berkualitas Pasca Sertifikasi Melalui PPG Edi Waluyo; Amirul Mukminin; Akaat Hasjiandito; Wantoro Wantoro; Kristianingsih Kristianingsih; Hilda Eka Anggraeni; Salsabilla Rizkytanova Rahmadya; Dannella Ettiyana Putri; Sumiyem Sumiyem
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.7880

Abstract

Pengembangan kurikulum berupa proses yang dimulai dari perencanaan, pengorganisasian, implementasi dan evaluasi. Kegiatan pengabdian ini sangat penting bagi guru PAUD yang sudah tersertifikasi, agar guru mampu meningkatan kompetensi dalam pengembangan kurikulum yang selama ini masih belum optimal. Sertifikasi melalui PPG, juga tidak terlepas dari permasalahan terkait dengan capaian kompetensi yang telah dimilikinya, diantaranya: kompetensi guru masih perlu ditingkatkan dalam pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dalam menghadapi tantangan dan kurang siapnya guru dalam menghadapi perubahan kurikulum termasuk perubahan kebijakan kurikulum baru. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memberikan penguatan kompetensi guru dalam pengembangan kurikulum PAUD pasca sertifikasi. Pengabdian ini menggunakan metode participatory action research (PAR), dengan tujuan mengatasi masalah dan pemenuhan kebutuhan yang ada di masyarakat. Hasil kegiatan pelatihan dan pendampingan pasca PPG, berperan meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam pengembangan kurikulum. Kompetensi guru dalam pengembangan kurikulum PAUD diperoleh skor rata-rata peningkatan sebesar 34.575, dan berada pada kategori cukup.