Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Digital Marketing Untuk Menyiapkan Santripreneur Profesional Di Pondok Pesantren Al Muawanah Lamongan Moh Ah Subhan ZA; Miftahal Anjarsabda Wira Buana; Akmalur Rijal; Dwi Aprilianto; Fitriyah Nur Kholifatul Azizah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5461

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan digital marketing pada santriwan dan santriwati untuk membekali ilmu kewirausahaan di era 4.0. Digital marketing menjadi sangat penting dalam dunia bisnis, karena teknologi informasi dan internet menjadi faktor penting dalam pemasaran produk dan jasa. Digital marketing mencakup berbagai teknik seperti SEO, SEM, social media marketing, email marketing, dan lain sebagainya. Pendekatan pengabdian yang digunakan adalah community development. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, FGD dan wawancara secara langsung informan mengenai pelatihan digital marketing santriwan dan santriwati pondok pesantren Al Muawanah. Komunitas dampingan adalah pada Pondok Pesantren Al Muawanah Lamongan. Hasil dari pengabdian ini telah terjadi perubahan yang signifikan kepada pemhaman dan kesadaran untuk memanfaatkan teknologi dalam melakukan penjualan hasil dari pelatihan digital marketing yang sudah diberikan oleh tim pengabdian Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Islam Lamongan.
Pelatihan Digital Marketing Untuk Menyiapkan Santripreneur Profesional Di Pondok Pesantren Al Muawanah Lamongan Moh Ah Subhan ZA; Miftahal Anjarsabda Wira Buana; Akmalur Rijal; Dwi Aprilianto; Fitriyah Nur Kholifatul Azizah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5461

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan digital marketing pada santriwan dan santriwati untuk membekali ilmu kewirausahaan di era 4.0. Digital marketing menjadi sangat penting dalam dunia bisnis, karena teknologi informasi dan internet menjadi faktor penting dalam pemasaran produk dan jasa. Digital marketing mencakup berbagai teknik seperti SEO, SEM, social media marketing, email marketing, dan lain sebagainya. Pendekatan pengabdian yang digunakan adalah community development. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, FGD dan wawancara secara langsung informan mengenai pelatihan digital marketing santriwan dan santriwati pondok pesantren Al Muawanah. Komunitas dampingan adalah pada Pondok Pesantren Al Muawanah Lamongan. Hasil dari pengabdian ini telah terjadi perubahan yang signifikan kepada pemhaman dan kesadaran untuk memanfaatkan teknologi dalam melakukan penjualan hasil dari pelatihan digital marketing yang sudah diberikan oleh tim pengabdian Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Islam Lamongan.
Peran Digital Platform dalam Mendorong Kewirausahaan Halal pada Generasi Z Miftahal Anjarsabda Wira Buana; Moh Ah Subhan ZA; Zarkia Al Hikmah
JES (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 11 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jes.v11i1.1229

Abstract

Digital transformation has changed the global entrepreneurial landscape, including the development of the halal economy, which is increasingly integrated with digital technology. On the other hand, Generation Z, as digital natives, has adaptive characteristics towards technology and a tendency to build flexible and value-based businesses (purpose-driven entrepreneurship). This study aims to analyze the role of digital platforms in encouraging halal entrepreneurship among Generation Z. Specifically, this study examines the influence of digital platform use on halal entrepreneurship interest and practice by considering the mediating role of trust and perceived usefulness, as well as the moderating role of religiosity and digital literacy. The study used a quantitative approach with the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) method. Data were collected through a Likert-scale questionnaire distributed to Generation Z aged 18–27 who are involved in digital business activities or interested in halal entrepreneurship. The research variables were developed based on the integration of the Technology Acceptance Model and the Theory of Planned Behavior in the context of digital platform-based halal entrepreneurship. The results show that digital platforms have a positive and significant influence on halal entrepreneurship. Digital platforms act as enablers in opening market access, accelerators in accelerating business growth, and validators in building trust and strengthening halal branding. Furthermore, trust and perceived usefulness are proven to mediate the relationship between digital platform usage and halal entrepreneurship. This study also found that religiosity and digital literacy strengthen the influence of digital platforms on halal entrepreneurial behavior among Generation Z. This study contributes to the development of sharia-based digital entrepreneurship literature by offering an integrative model that connects digital technology, Islamic values, and entrepreneurial behavior of Generation Z. Practically, the research findings can be a reference for the government, digital platforms, and business actors in developing a more inclusive, adaptive, and sustainable halal entrepreneurship ecosystem in the digital economy era.