Tati Karyawati
Akademi Keperawatan Al Hikmah 2 Brebes

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Asuhan Keperawatan Pada Ny. W Keluarga Tn.K Dengan Gangguan Sistem Endokrin: Diabetes Melitus Di Desa Kutayu RT 05 RW 05 Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes Naela Akmala Ananti; Tati Karyawati; Arisnawati Arisnawati
DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Vol. 1 No. 4 (2023): November : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/diagnosa-widyakarya.v1i4.1317

Abstract

Diabetes Mellitus is a metabolic disorder that occurs chronically or chronically because the body does not have enough insulin hormone due to interference with insulin secretion, the insulin hormone does not work as it should or both (Hendry et al., 2023). The International Diabetes Mellitus Federation (IDF) organization estimates that at least 463 million people aged 20-79 years in the world suffered from diabetes mellitus in 2019 or equivalent to a prevalence rate of 9.3% of the total population of the same age. Based on gender, IDF estimates that the prevalence of diabetes in 2019 is 9% in women and 9.65% in men. (Indonesian Ministry of Health, 2020). Prevalence data from the Indonesian Ministry of Health in 2013-2018, there are 4 provinces with the highest prevalence, namely DKI Jakarta 3.4% East Kalimantan 3.1% In Yogyakarta 3.1%, North Sulawesi 3% and Central Java 2.1% ( Research and Development Agency, Republic of Indonesia Ministry of Health, 2019).
Asuhan Keperawatan Pada Ny. S Dengan Post Operasi Sectio Carsarea Indikasi Partus Tak Maju Di Ruang Nusa Indah RSUD dr. Soeselo Kabupaten Tegal Futuhatil Ilahiyah; Tati Karyawati; Siti Fatimah
An-Najat Vol. 1 No. 4 (2023): NOVEMBER : An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v1i4.482

Abstract

Labor and birth are physiological events, during the birth process the baby, placenta and membranes are expelled from the uterus through the birth canal. Women who are facing labor definitely want their labor to go smoothly and give birth to a perfect baby. However, it is not uncommon for the birthing process to experience obstacles and a surgical procedure, namely Sectio Caesarea, must be carried out, either due to considerations of saving the mother and fetus or the patient's personal wishes (Ramadhanti et al, 2022).
Asuhan Keperawatan Jiwa pada Tn. S dengan Masalah Utama Risiko Perilaku Kekerasan Akibat Skizofrenia Paranoid di Ruang Gatotkaca RSJD dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah Syifa Auliatul Khasanah; Titi Sri Suyanti; Tati Karyawati
NAJ Nursing Applied Journal Vol. 2 No. 4 (2024): October : Nursing Applied Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/naj.v2i4.413

Abstract

Metal disorders are syndromes caused by various typical behaviors related to the symptoms of suffers in which one or more important functions of humans include psychological functions, biological behavior that can cause disturbances in society. The purpose of this paper is to find out nd provide psychiatric nursing care to Mr. S with the main problem of the risk of violent behavior due to paranoid schizophrenia in the Gatotkaca ward of the dr. Amino Gondohutomo Mental Hospital, Central Java Province in accordance with nursing standards. The method used is a descriptive method in the form of interviews, observations, documentation studies and literature studies. From the case review, it was found that the patient’s main complaint said “at home I get angry, shout and damage things, I wander around carrying a knife, ma’am”. There are 4 nursing problems, namely violent behavior, risk of violent behavior, low self-esteem and self-care deficit. Interventions are arranged based on TUM and TUK as well as on the client’s condition and can be implemented.
Asuhan Keperawatan pada Keluarga Tn. T dengan Gangguan Sistem Kardiovaskular: Hipertensi di Desa Kalibuntu RT 02 RW 02 Kecamatan Losari Kabupaten Brebes Muhamad Afrizal; Tati Karyawati; Arisnawati Arisnawati
NAJ Nursing Applied Journal Vol. 2 No. 4 (2024): October : Nursing Applied Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/naj.v2i4.418

Abstract

Hypertension is a condition where there is an abnormal and continuous increase in blood pressure caused by one or several risk factors that do not work as they should in maintaining normal blood pressure (Majid, 2018). The signs and symptoms in hypertensive patients are the onset of pain. due to increased blood pressure. The purpose of this writing is to find out and provide nursing care to Mr. T With Cardiovascular System Disorders: Hypertension in Kalibuntu Village Rt 02 Rw 02 Losari District, Brebes Regency in accordance with nursing standards. The methods used are descriptive methods and data collection methods. From the case review, it was found that Mr. T complains of pain. There were two diagnoses found, namely acute pain and knowledge deficit. Interventions are prepared based on the theory of SDKI, SLKI and SIKI as well as on the client's condition and can be implemented.
Asuhan Keperawatan pada Tn. M dengan Post Operasi Craniotomy : Cedera Kepala Sedang di Ruang Mawar 2 RSUD Dr. Soeselo Kabupaten Tegal Isnaeni Rahmawati; Ahmad Zakiudin; Tati Karyawati; Nur Umi Aminatussholihah
Calory Journal Medical Laboratory Journal Vol. 3 No. 1 (2025): March : Medical Laboratory Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/caloryjournal.v2i3.392

Abstract

Head injury is a health problem, one of the main factors of which is traffic accidents. Head injuries occur when the head structure experiences an external impact that has the potential to disrupt brain function. The severity varies, from minor injuries, bruising, swelling, bleeding, dislocation, skull fractures, to concussions. The mechanism of impact and the severity of the injury are determining factors in the type of injury experienced (Poniati & Dani Saputro, 2023). Head injuries can range from minor injuries to the scalp to serious damage to the brain. This injury is usually caused by impact, such as falling, accidents, being hit by sharp objects, being hit or the head hitting something (Rahmawan, 2023).
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. L DENGAN GANGGUAN SISTEM PERSYARAFAN: VERTIGO DI RUANG MAWAR 1 RSUD dr. SOESELO KABUPATEN TEGAL Nilna Salma Nafia; Tati Karyawati
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11256

Abstract

Vertigo merupakan kondisi medis yang ditandai dengan sensasi ilusi gerakan berputar (vertiginous sensation) akibat ketidakseimbangan mekanis persepsi posisi, dengan tingkat prevalensi global yang terus menunjukkan tren peningkatan setiap tahunnya. Studi kasus ini bertujuan melaksanakan asuhan keperawatan komprehensif pada Ny. L (29 tahun) dengan gangguan sistem persyarafan: vertigo di Ruang Mawar 1 RSUD dr. Soeselo Kabupaten Tegal. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi dan studi pustaka. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengeluh pusing berputar, telinga berdenging, lemas, serta mual dan pasien tampak bingung saat ditanya mengenai penyakitnya. Tiga diagnosis keperawatan yang ditegakkan yaitu gangguan rasa nyaman berhubungan dengan gejala penyakit, risiko jatuh dan defisit pengetahuan berhubungan dengan kurang terpapar informasi. Intervensi yang diberikan meliputi terapi relaksasi napas dalam kombinasi seduhan air jahe 250 ml serta kolaborasi pemberian obat-obatan (Inj. Difenhidramine 3x10 mg, Betahistine 3x6 mg, Tebokan 1x40 mg), pencegahan jatuh dengan pemasangan handrail, serta edukasi kesehatan mengenai penyakit vertigo menggunakan media leaflet dan lembar balik. Evaluasi keperawatan menunjukkan hasil optimal di mana ketiga diagnosis dapat teratasi sepenuhnya: keluhan pusing berputar dan mual hilang, pasien mampu berjalan mandiri ke kamar mandi, serta tingkat pengetahuan pasien meningkat ditandai dengan kemampuan memahami definisi, tanda gejala dan pencegahan penyakit. Kesimpulannya, asuhan keperawatan yang sistematis dan kolaboratif efektif dalam meningkatkan status kenyamanan, menurunkan risiko jatuh, serta meningkatkan pemahaman kesehatan pada pasien vertigo.
ASUHAN KEPERAWATAN Ny. N DENGAN ABORTUS IMMINENS DISERTAI HIPEREMESIS GRAVIDARUM (HEG) DI RUANG NUSA INDAH RSUD dr. SOESELO KABUPATEN TEGAL Naila Nur Amani; Tati Karyawati
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11259

Abstract

Kehamilan merupakan fase krusial yang dapat memicu komplikasi obstetri, termasuk hiperemesis gravidarum (HEG) dan abortus imminens yang berisiko mengancam keselamatan janin. Karya Tulis Ilmiah ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan maternitas yang komprehensif pada Ny. N (29 tahun) dengan masalah utama abortus imminens disertai hiperemesis gravidarum di Ruang Nusa Indah RSUD dr. Soeselo Kabupaten Tegal. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan sistematis melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta studi dokumentasi. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengeluh keluar flek pada kemaluan sejak satu minggu, mual di pagi dan sore hari sejak usia kehamilan 5 minggu, penurunan nafsu makan, badan lemas dan tampak sedikit pucat. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan meliputi risiko perdarahan dibuktikan dengan komplikasi kehamilan, nausea berhubungan dengan kehamilan, serta defisit pengetahuan berhubungan dengan kurang terpapar informasi. Intervensi keperawatan difokuskan pada pencegahan perdarahan, manajemen mual melalui terapi cairan, pemberian obat antiemetik, suplemen hormonal, serta edukasi kesehatan. Selain terapi farmakologis, perawat juga menerapkan intervensi non-farmakologis berupa pemberian air hangat rebusan jahe untuk meredakan mual. Evaluasi keperawatan setelah pengelolaan selama dua hari menunjukkan hasil yang optimal; pasien sudah tidak mengalami perdarahan pervaginam, mual teratasi dengan porsi makan yang dihabiskan sepenuhnya dan tingkat pengetahuan pasien serta keluarga mengenai abortus imminens meningkat signifikan setelah diberikan penyuluhan kesehatan. Kesimpulannya, penerapan asuhan keperawatan yang sistematis, kolaboratif dan komprehensif terbukti efektif dalam meminimalkan risiko perdarahan, mengatasi gangguan pemenuhan nutrisi akibat nausea, serta meningkatkan pemahaman klinis pasien maternitas.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. M KELUARGA Tn. A DENGAN GANGGUAN SISTEM KARDIOVASKULAR HIPERTENSI DI DESA WATUJAYA KALIWADAS RT 04 RW 01 KECAMATAN BUMIAYU KABUPATEN BREBES Alfiani Nur Rohmi; Tati Karyawati
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11440

Abstract

Hipertensi (silent killer) merupakan masalah kesehatan utama yang memicu risiko penyakit jantung dan stroke. Selain pengobatan medis, terapi komplementer seperti pemberian rebusan daun seledri dapat digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah. Untuk itu, diperlukan asuhan keperawatan keluarga yang komprehensif. Metode Penulisan: Karya tulis ilmiah ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus untuk melaksanakan proses asuhan keperawatan pada Ny. M keluarga Tn. A yang menderita hipertensi. Hasil: Diagnosis keperawatan yang ditemukan adalah risiko perfusi serebral tidak efektif dan defisit pengetahuan. Intervensi yang diberikan meliputi pemantauan tanda-tanda vital serta edukasi kesehatan mengenai penyakit dan pemanfaatan terapi herbal rebusan daun seledri. Kesimpulan: Setelah implementasi selama 2 hari, diagnosis risiko perfusi serebral tidak efektif teratasi sebagian karena faktor risiko hipertensi masih ada, sedangkan diagnosis defisit pengetahuan teratasi sepenuhnya. Intervensi dilanjutkan dengan menganjurkan pemeriksaan tekanan darah secara berkala.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. K KELUARGA TN.S DENGAN GANGGUAN SISTEM PERNAPASAN : ASMA DI DESA TONJONG DUKUH KARANG JATI RT 04 RW 08 KECAMATAN TONJONG KABUPATEN BREBES Ulfa Mulyana Lestari; Tati Karyawati; Ahmad Zakiudin
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11441

Abstract

Asma merupakan penyakit inflamasi kronis pada saluran pernapasan yang menyebabkan penyempitan jalan napas sehingga menimbulkan sesak napas, batuk, dan mengi. Penyakit ini dapat mengganggu aktivitas dan kualitas hidup penderita. Peran keluarga sangat penting dalam mengenali tanda dan gejala, mencegah kekambuhan, serta membantu perawatan anggota keluarga yang mengalami asma. Oleh karena itu, diperlukan asuhan keperawatan keluarga yang komprehensif untuk membantu mengatasi masalah kesehatan pada pasien dengan asma. Metode Penulisan : Penulisan Karya Tulis Ilmiah ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Asuhan keperawatan dilakukan melalui proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penegakan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Tujuan umum Karya Tuis Ilmiah ini adalah mampu memahami dan menerapkan asuhan keperawatan pada pasien asma. Hasil : Diagnosa keperawatan yang muncul yaitu bersihan jalan napas tidak efektif dan defisit pengetahuan. Intervensi keperawatan yang dilakukan antara lain manajemen jalan napas, , edukasi pola perilaku kebersihan dan faktor pencetusnya, serta pemberdayaan keluarga dalam perawatan pasien. Setelah dilakukan implementasi keperawatan, terjadi perbaikan kondisi pasien yang ditandai dengan berkurangnya keluhan sesak napas, jalan napas lebih efektif, dan meningkatnya pengetahuan keluarga mengenai perawatan asma di rumah. Kesimpulan : Asuhan keperawatan keluarga pada pasien dengan asma dapat membantu mengatasi masalah keperawatan yang muncul serta meningkatkan kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang mengalami asma. Edukasi kesehatan dan keterlibatan aktif keluarga merupakan faktor penting dalam pengendalian gejala, pencegahan kekambuhan, dan peningkatan kualitas hidup pasien dengan asma.