Widhi Sumirat, Widhi
Unknown Affiliation

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH IKLAN AUDIO TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG DIARE PADA PENDERITA DIARE Pratiwi, Aris Gilang; Sumirat, Widhi
Jurnal AKP Vol 8, No 1 (2017): Jurnal AKP - Juni 2017
Publisher : Akademi Keperawatan Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare adalah kondisi seseorang yang mengalami rangsangan buang air besar secara terus menerus. Dalam satu hari dapat buang air besar 3 kali atau lebih. Jika diare tidak ditangani maka dapat mengakibatkan dehidrasi dan kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh iklan audio terhadap pengetahuan penderita diare tentang diare.Metode penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen dengan teknik pengambilan data Accidental sampling. Dengan sampel 7 responden yaitu orang yang datang dengan penyakit diare di puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar pretest dan posttest. Analisa data dilakukan secara diskriptif menghitung nilai tertinggi, nilai terendah, rata-rata, nilai tengah, nilai hasil keseluruhan dibagi jumlah, dan standart deviasi.Hasil penelitian Iklan Audio di Pukesmas Bendo dari 7 responden memiliki pengetahuan tentang penyakit diare dengan nilai maksimal 100, untuk nilai minimal 40, nilai mean 70  menjadi 72,86 dan nilai standart devisiasi dari 18,26 menjadi 18,90. Hasil menunjukkan bahwa terjadi sedikit peningkatan hasil yang berarti ada Pengaruh Iklan Audio terhadap pengetahuan diare pada penderita diare di Puskesmas Bendo wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri tahun 2016.Diharapkan hasil penelitian ini berguna sebagai motivasi untuk pemanfaatan Iklan Audio di tempat Pelayanan Kesehatan dalam meningkatkan Pelayanan Kesehatan.Kata Kunci : Iklan Audio, Pengetahuan, Diare. Diarhea is defined as condition when someone experiences stimulation to take a dumb continuously; three times or more in a day. If diarhea cannot be taken care, it will cause dehidration and mortality. The objective of the study is to determine the effect of audio advertisement toward the knowledge of patient in diarrhea. Research method was experimental design with data collecting technique of accidental sampling. Sample size consisted of 7 respondents namely people who came with diarhea disease at Bendo Public Health Center in the working area of Health Official of Kediri Regency Government. Data was collected by counting the highest values, the lowest values, average, mean, total value divided by total number and standard of deviation.From research result about audio advertisement at Bendo Public Health Center showed 7 respondents had knowledge about diarhea disease with the highest value 100; the lowest value 40; the average value increased from 70 became 72,85; and standard of deviation increased from 18,26 became 18,90; it mean that there was influence between audio advertisement to the knowledge about diarhea to the diarhea patients at Bendo Public Health Center in the working area of Health Official of Kediri Regency Government in 2014.It is suggested to always give information and motivation to patients and families about audio advertisement at Bendo Public Health Center in the working area of Health Official of Kediri Regency Government.Key words: Audio Advertisement, Knowledge, Diarhea
Hubungan Antara Kesiapan Keluarga dengan Resiko Kegawatan di Masyarakat Sebagai Upaya Perwujudan Desa Siaga Yuliansari, Pratiwi; Sumirat, Widhi
The Indonesian Journal of Health Science Vol. 16 No. 1 (2024): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tijhs.v16i1.1137

Abstract

An emergency is a situation that occurs suddenly and can cause illness or injury, if proper and quick treatment is not received, it can result in disability or even death. Everyday emergencies that are often encountered at home include heart attacks, bleeding, trauma and burns. Health problems that occur in the community require the government to collaborate with the community itself in managing the maintenance of a healthy country through the alert village program. This research aims to determine the relationship between family preparedness and the risk of emergencies occurring in the community as an effort to increase village alertness. Method: This research was conducted using a cross sectional study approach. The total research sample was 40 respondents determined by purposive sampling consisting of cadres in Darungan Village. Data collection was carried out using a questionnaire that had been modified through previous validity and reliability tests regarding family readiness and home security in dealing with emergencies at home. Research data was analyzed using the Pearson correlation test. The research results show that family preparedness is related to the risk of emergencies with a significance value of 0.000. The coefficient interval for family readiness in predicting the risk of emergencies has a strong relationship level, namely 0.688 or 68%, this means that families who are prepared have a minimum risk in dealing with emergency conditions within the household. The risk of an emergency occurring in society can be overcome by being aware of the family's own preparedness. All family members need to be well prepared in dealing with emergencies that can occur at home at any time. Houses are the main and first indicator for creating an alert village so that community health can be achieved as a whole. Keywords: Family Readiness, Emergency at Home, Alert Village
Manajemen Pencegahan Infeksi Akibat Luka Bakar di Lingkungan Rumah sebagai Upaya Realisasi Home Safety Yuliansari, Pratiwi; Sumirat, Widhi; Africia, Fresty; Zulvana; Yektiningsih, Erwin
Bhakti Patrika Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64408/bp.2026.21146

Abstract

Pendahuluan: Luka bakar adalah kecelakaan rumah tangga yang paling umum. Luka bakar dapat terjadi akibat memasak, menyalakan listrik, kebocoran gas, dan bahkan karena kelalaian dalam mencegah dan mengawasi anak-anak yang suka menjelajahi peralatan listrik berbahaya di rumah. Infeksi luka bakar adalah komplikasi serius yang berpotensi terjadi akibat penanganan yang tidak tepat pada periode pasca-cedera akut. Sekitar 73% dari semua kematian dalam lima hari pertama setelah cedera luka bakar terbukti disebabkan secara langsung atau tidak langsung oleh proses infeksi. Metode: Kegiatan penyuluhan tentang manajemen pencegahan infeksi luka bakar ini dilakukan di Desa Darungan, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, yang melibatkan 40 ibu rumah tangga dan kader kesehatan. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mencegah infeksi luka bakar melalui pertolongan pertama yang tepat. Metode yang digunakan meliputi penyajian materi, demonstrasi, dan simulasi kasus manajemen luka bakar yang tepat, menggunakan media pembelajaran seperti video, brosur, dan permainan. Keberhasilan pendidikan kesehatan kemudian dievaluasi melalui tes pra dan pasca-pelatihan. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor pengetahuan rata-rata peserta dari 62,5 (tes pra-pelatihan) menjadi 85 (tes pasca-pelatihan). Lebih lanjut, 85% peserta melakukan prosedur pertolongan pertama yang benar selama simulasi. Kesimpulan: Program ini secara efektif meningkatkan kesadaran akan keselamatan dan memberdayakan keluarga untuk mencegah infeksi luka bakar di rumah.