Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PLANTAGO DI PADANG PENGGEMBALAAN SEBAGAI PAKAN DAN PENGHASIL METABOLIT SEKUNDER nyimas popi indriani
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v5i2.47938

Abstract

ABSTRAK            Lingkungan padang penggembalaan memiliki keanekaragaman  sumber alam hayati, sehingga membuat stabil tatanan lingkungan tersebut. Keanekaragaman tumbuhan sangat penting,  salah satunya yaitu tumbuhan herba Plantago.  Hijauan herba Plantago dari keluarga Plantaginaceae, terutama kaya kandungan nutrien dan mineral serta mengandung senyawa metabolit sekunder (kandungan fitokimia). Plantago banyak terdapat di padang  penggembalaan untuk pakan ruminansia dan pengobatan herbal. Plantago merupakan jenis tanaman herbal karena memiliki kandungan fitokimia diantaranya ialah flavonoid, fenol, saponin dan tanin.  Peran Tumbuhan Plantago sangat penting diantaranya  dapat digunakan untuk mengurangi defisit hijauan pakan padang rumput berbasis rumput selama musim kemarau. Selain itu dampak lingkungan dapat diatasi dengan adanya keberdaan Tumbuhan Plantago yaitu   mengurangi kandungan nitrogen dalam urin dan gas metan. 
Review: Pemberdayaan Hutan Pinus untuk Meningkatkan Produktivitas Ruminansia Nyimas Popi Indriani; Iin Susilawati; Lizah Khairani; Romi Zamhir Islami; Mansyur Mansyur
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol 3 No 1 (2024): Edisi Januari-April 2024
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/jps.v3i1.745

Abstract

Telah banyak penelitian mengenai pohon pinus sebagai pakan, baik sebagai hijauan maupun sebagai supplement (mengandung metabolit sekunder) untuk meningkatkan produktivitas ruminansia. Hijauan pohon pinus yang segar merupakan pakan yang mudah dicerna dan disukai oleh ruminansia. Pohon pinus banyak ditanam sebagai hutan pinus untuk daerah yang luas dan menyisakan sela sela/jarak tanam yang luas yang bisa dimanfaatkan untuk tanaman pakan. Pemanfaatan hutan pinus dapat dilakukan untuk menambah persediaan pakan ruminansia baik dengan memanfaatkan hijauan pohon pinus maupun tanaman pakan yang ditanam di bawah tegakan pohon pinus dengan cara budidaya lorong (alley cropping) . Dengan memanfaatkan sela sela tanaman pohon pinus untuk tanaman pakan ternak yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan, maka hutan pinus dapat menghasilkan pakan ternak yang melimpah untuk pengembangan peternakan. Tulisan ini menjelaskan cara cara memanfaatkan hutan pinus untuk meningkatkan produktivitas ruminansia berdasarkan penelitian penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Secara umum, sebaiknya dikembangkan sistem yang sesuai dengan kebutuhan para petani peternak dalam mengembangkan usahanya, meregenerasi lingkungan, dan memberi lebih banyak manfaat bagi masyarakat atas hidup mereka. Kata Kunci: budidaya Lorong, hijauan, metabolit sekunder, pohon pinus, produktivitas ruminansia
Paparan bakteri fermentatif pada kualitas nutrisi pakan ternak ruminansia Syafiradewi Yulianti; Abun; Nyimas Popi Indriani
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 14 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/agrivet.v14i1.18756

Abstract

Although feed is a major factor determining the productivity of ruminant livestock, feed, especially green feed, typically has a high fibre content that is difficult to digest effectively, leading to less efficient utilization of nutrients. As a result, efforts are needed to improve feed quality through microorganism-based fermentation, especially fermentative bacteria. The role of fermentative bacteria in improving the nutritional quality of ruminant feed is the subject of this study. The method used is to conduct literature research on relevant national and international journals. The results of the study showed that fermentative bacteria improve feed digestibility, convert lignocellulose into a simpler material, and produce volatile fatty acids (VFA), which are the main source of energy for livestock. Bacterial activity also helps in microbial protein synthesis and nutrient utilization. The type of bacteria, substrate composition, pH, and environmental conditions are some of the factors that affect the fermentation results. As a result, a good idea is to maximize the use of fermentative bacteria to improve the quality and productivity of ruminant animal feed.