Ahmad Miftahurrahman Anwar
Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan CleanSweep sebagai Sarana Edukasi Berbasis Web dalam Mengoptimalkan Pengelolaan Sampah Wahyu Hidayat M; Zainab; Hastuti; Nurul Syahputri; Ahmad Miftahurrahman Anwar; Muh Juharman
Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Vol 1, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/voice.v1i1.20234

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat, serta kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang efektif di lingkungan masyarakat, mendorong pencarian solusi inovatif untuk mengatasi masalah lingkungan. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan pencemaran dan berdampak pada kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan platform edukasi yang dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang CleanSweep, sebuah sistem edukasi berbasis web yang dirancang untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah. Platform ini bertujuan untuk memberikan informasi yang komprehensif dan langkah-langkah praktis terkait pengelolaan sampah yang baik, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam pengembangan CleanSweep adalah studi literatur, wawancara dengan para ahli dan praktisi, serta observasi terhadap praktik pengelolaan sampah yang ada di masyarakat. Selain itu, metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah RAD (Rapid Application Development), yang memungkinkan pembuatan aplikasi dengan cepat melalui iterasi yang intensif. Hasil penelitian ini berupa pengembangan aplikasi web CleanSweep yang menyediakan berbagai konten edukatif mengenai jenis sampah, pemilahan sampah, daur ulang, dan manajemen limbah. Aplikasi ini dirancang dengan tampilan antarmuka yang user-friendly dan interaktif, memungkinkan pengguna untuk mengakses informasi dengan mudah. CleanSweep dapat memberikan solusi efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang baik. Namun, keterbatasan dari penelitian ini adalah masih kurangnya fitur yang dapat meningkatkan interaksi pengguna, seperti pelaporan sampah atau forum diskusi. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengembangkan fitur-fitur tambahan yang dapat memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Pengembangan Metode Blended Learning Sebagai Alternatif Pembelajaran Di Masa New Normal Muhammad Ansarullah S. Tabbu; Ahmad Miftahurrahman Anwar; Kristian Unga; Rahmadani
Indonesian Technology and Education Journal Volume 1 No. 1 Februari 2023
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/itej.v1i1.43

Abstract

World Health Organization (WHO)  resmi menetapkan  penyakit novel corona virus dengan sebutan Corona virus Disease (COVID-19). Wabah virus corona juga sudah masuk ke Indonesia pada awal maret 2020. Virus corona masih terus menyebar di Indonesia hingga saat ini tercatat 132.816 kasus terkonfirmasi positif diantaranya 5.968 meninggal. Pandemi COVID-19 mempengaruhi berbagai bidang kehidupan termasuk pendidikan. Blended  Learning merupakan solusi pembelajaran diera digital karena akan meningkatkan keterampilan soft skill bagi siswa/mahasiswa. Media yang digunakan pada model blended learning ini adalah media elektronik (e-learning). Salah satu jenis penerapan dari pembelajaran elektronik (e-learning) adalah pembelajaran berbasis web yang bisa diakses melalui jaringan internet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana pengembangan metode Blended Learning sebagai alternatif pembelajaran di Universitas Negeri Makassar di Masa New Normal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel pada penelitian ini yaitu mahasiswa aktif Universitas Negeri Makassar. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, dengan jumlah responden 106 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Blended Learning berjalan “Baik”.