Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MODEL INTRUKSIONAL BERBASIS PENDIDIKAN INFORMATION AND COMMUNICATION TEKNOLOGI UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Amelia Royani
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami model intruksional berbasis pendidikan Information and Communication Teknologi (ICT) pada siswa sekolah dasar. Diharapkan semua sekolah dasar dan guru dapat memahami dan membuat perencanaan pembelajaran dengan pendidikan berbasis ICT yang bertujuan agar siswa sekolah dasar mempunyai keterampilan menggunakan teknologi. Pendidikan Information and Communication Teknologi (ICT) adalah pembelajaran mengenai penguasaan teknologi yang bertujuan untuk membantu melakukan kegiatan seperti pemrosesan, manupulasi, pengelolaan dan pemindahan informasi yang baik dan tepat guna. Pada abad ke-21, teknlogi yang semakin maju menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan sehingga diharapkan setiap sekolah mampu memberikan pembelajaran ICT terhadap peserta didik terutama dari sejak usia sekolah dasar. Karena pada dasarnya sekolah yang baik ialah sekolah yang mampu membantu peserta didiknya untuk meraih masa depan yang di inginkannya. Oleh sebab itu, penelitian ini akan mengkaji peranan pendidikan ICT yang membantu siswa sekolah dasar memiliki keterampilan penguasaan teknologi. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Ciawi 02 Bogor. Data yang diambil dan dikaji menggunakan teknik wawancara dan kuesioner. Hasil akhir pengamatan ini menggambarkan betapa pentingnya pembelajaran ICT diterapkan disekolah dasar kelas tinggi yang membantu dan memudahkan siswa dalam belajar dan pembelajaran. Dari hasil penelitian ini terdapat kesimpulan bahwa pembelajaran ICT sangat diperlukan untuk siswa sekolah dasar kelas tinggi untuk melatih keterampilan teknologi siswa.
Peran Kreativitas Guru dalam Pembelajaran Bermakna di Kelas 5 SD: Analisis Selama Kegiatan PLP Amelia Royani; Fachrur Razi Amir
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.23424

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 menuntut guru untuk mampu menerapkan kreativitas dalam merancang pengalaman belajar yang bermakna, terutama bagi siswa kelas tinggi Sekolah Dasar. Namun, praktik di lapangan menunjukkan bahwa tingkat kreativitas guru masih bervariasi sehingga perlu dikaji secara lebih mendalam melalui pengamatan langsung. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kreativitas guru dalam pembelajaran bermakna di kelas 5 SD selama kegiatan Praktik Lapangan Persekolahan (PLP). Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggambarkan praktik kreatif guru secara autentik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sangat kreatif dalam memanfaatkan teknologi dan media pembelajaran, seperti Canva interaktif, video YouTube, Blooket, Quizizz, Padlet AI, serta chatbot edukasi yang dibuat guru sendiri. Strategi ini meningkatkan motivasi, partisipasi, dan kualitas pemahaman siswa, sekaligus menumbuhkan suasana belajar yang inklusif dan interaktif. Meskipun demikian, guru masih menghadapi kendala berupa keterbatasan jaringan, kesiapan perangkat, dan dukungan orang tua. Penelitian ini menegaskan bahwa kreativitas guru menjadi kunci pembelajaran bermakna dan relevan bagi Generasi Alfa, serta penting bagi pengembangan kompetensi calon guru melalui PLP.
Pengaruh Intensitas Penggunaan TikTok terhadap Literasi Kritis Siswa Sekolah Dasar dalam Membedakan Fakta dan Opini Amelia Royani; Teguh Prasetyo; Anne Effane
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v5i1.1989

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya literasi kritis siswa sekolah dasar dalam menghadapi arus informasi digital yang semakin cepat, khususnya melalui media sosial TikTok. Siswa perlu memiliki kemampuan membedakan fakta dan opini sejak dini agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas penggunaan TikTok terhadap kemampuan literasi kritis siswa dalam membedakan fakta dan opini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional melalui analisis regresi linear sederhana pada 81 siswa kelas V di SDN Banjarwaru 01, Kabupaten Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan TikTok berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan literasi kritis siswa dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Hubungan kedua variabel berada pada kategori sedang dengan koefisien korelasi sebesar 0,458. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,210 menunjukkan bahwa intensitas penggunaan TikTok memberikan kontribusi sebesar 21% terhadap kemampuan literasi kritis siswa, sedangkan 79% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Dengan demikian, penggunaan TikTok berpotensi mendukung pengembangan literasi kritis siswa dalam membedakan fakta dan opini apabila dimanfaatkan secara tepat dan terarah dalam pembelajaran.