Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sertifikasi ISO 14001, green human capital (GHC), dan board gender diversity (BGD) terhadap pengungkapan emisi karbon serta menguji peran profitabilitas yang diproksikan dengan return on assets (ROA) sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan sektor energi, industrial, serta transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Sampel terdiri dari 64 perusahaan dengan 192 observasi yang dianalisis menggunakan regresi data panel model Random Effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi ISO 14001 dan board gender diversity tidak berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan emisi karbon, sedangkan green human capital berpengaruh positif dan signifikan. Selain itu, profitabilitas tidak mampu memoderasi hubungan antara variabel independen dan pengungkapan emisi karbon. Temuan ini menegaskan bahwa faktor internal perusahaan yang bersifat intangible, khususnya green human capital, lebih berperan dalam mendorong transparansi pengungkapan emisi karbon.