Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ISLAM INKLUSIF ALA PESANTREN: KONSTRUKSI PENDIDIKAN RELIGIUS DAN INTERNALISASI TOLERANSI PADA SANTRI PESANTREN ANWARUL HUDA, KOTA MALANG M. Syaeful Anam; Latifa Dinar Rahmani Hakim
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 1 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i1.1310

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi pendidikan religius dan internalisasi toleransi pada santri Pondok Pesantren Anwarul Huda. Pendidikan karakter dan intoleransi masih menjadi problem utama, yang mendesak untuk diselesaikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Informasi didapatkan melalui penelaahan terhadap buku, jurnal, dan dokumen-dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Anwarul Huda sebagai agen dalam menanamkan karakter religius pada santri khususnya, dan masyarakat secara luas. Pesantren menanamkan karakter religius melalui aktivitas sehari-hari dan pengajian keagamaan. Karakter lainnya yang didorong adalah sikap disiplin, mandiri, bersih dan rapi, dan peduli lingkungan. Bentuk toleran dapat dilihat dari sikap perdamaian dan menghargai perbedaan yang dijalankan oleh para santri. Pandangan islam inklusif Pesantren Anwarul Huda juga tergambarkan dalam semangat toleran dalam ruang gerak muamalah duniawi/human relationship. Hal ini sejalan dengan ajaran Islam sebagai raḥmatan lil ’alamin bahwa islam yang diyakini dan diaktualkan adalah islam yang inklusif, ramah, tidak kaku, moderat, dan penuh kasih sayang terhadap sesama.
PENGARUH AGAMA TERHADAP PENYELESAIAN KONFLIK SOSIAL DI MASYARAKAT Godlif Sianipar; Loso Judijanto; Jenuri Jenuri; Abubakar Abubakar; Latifa Dinar Rahmani Hakim; Asep Supriyanto
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.19843

Abstract

Konflik sosial merupakan salah satu tantangan utama dalam kehidupan masyarakat yang dapat mempengaruhi stabilitas dan harmoni sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh agama sebagai faktor potensial dalam proses penyelesaian konflik sosial di masyarakat. Dalam konteks ini, agama dianggap sebagai salah satu faktor kultural dan nilai-nilai yang mungkin memainkan peran penting dalam mitigasi, penyelesaian, atau bahkan pencegahan konflik social. Metodologi penelitian ini melibatkan survei, wawancara, dan analisis dokumen untuk mengumpulkan data tentang konflik sosial yang terjadi dalam masyarakat. Sampel penelitian mencakup anggota masyarakat dari berbagai latar belakang agama dan keyakinan. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis untuk menilai peran agama dalam penyelesaian konflik sosial, termasuk penggunaan nilai-nilai agama, mekanisme mediasi agama, dan pengaruh terhadap kebijakan publik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa agama memiliki pengaruh yang signifikan dalam penyelesaian konflik sosial. Nilai-nilai moral, etika, dan ajaran perdamaian yang ditemukan dalam agama sering kali digunakan sebagai panduan dalam menyelesaikan konflik. Selain itu, komunitas agama sering bertindak sebagai mediator atau fasilitator dialog antara pihak yang terlibat dalam konflik. Namun, juga ditemukan bahwa pengaruh agama dapat bervariasi tergantung pada interpretasi dan praktik agama tertentu serta konteks sosial dan politik yang ada. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pemahaman kita tentang peran agama dalam masyarakat yang multikultural dan seringkali konflik. Dengan memahami bagaimana agama dapat berperan dalam penyelesaian konflik sosial, kita dapat mengembangkan pendekatan yang lebih efektif dalam mempromosikan perdamaian, toleransi, dan pemahaman antara kelompok-kelompok yang berbeda dalam masyarakat.