Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Development of Game-based Learning Media for Early Childhood Animal Recognition Tri Lestariningsih; Hendrik Kusbandono; Angger Binuko Paksi; Yosi Afandi; Ikhwan Baidlowi Sumafta
East Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/eajmr.v2i8.5219

Abstract

Cognitive learning activities through the introduction of animals in Early Childhood (AUD) have a very important role in developing all children's potential. One of them is the potential intelligence of children. AUD is a pretty good stage for training the brain of a child, where they will be more interested and active when they see a game or such that contains a lot of animation and sound. With the existence of game-based animal recognition learning media, it will be an interesting thing for early childhood, namely kindergarten, as well as teachers when interacting and conducive to learning. This learning medium contains several learning points and games that train children's cognitive abilities. There is a learning menu to recognize the name of the animal and its voice, then the game composes the word and guesses the illustration image of the animal, as well as the support of singing videos about animals given by the teacher to children. Game-based learning media is built using constructivism, using Luther Sutopo's method. The result of this research is an animal recognition learning medium for early childhood.
Recognition of Hijaiyah Letters with Punctuation Using Augmented Reality Nisa'ul Hafidhoh; Tri Lestariningsih; Ardian Prima Atmaja; Muhammad Syaeful Fajar; Ikhwan Baidlowi Sumafta; Dinar Nur Izzah
TIERS Information Technology Journal Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/tiers.v4i1.4348

Abstract

Learning hijaiyah letters is an initial step to reading the Al-Qur'an. Because the Al-Qur'an is written in Arabic using hijaiyah letters with special punctuation. Currently, learning hijaiyah letters still uses simple media in the form of books, posters, display boards, etc. so it is less interesting. The rapid development of technology allows mobile devices to become smartphones that can be used as learning media. Therefore, mobile devices can be used for learning hijaiyah letters to make them more attractive. One technology that can be utilized is Augmented Reality which can combine the virtual world with the real world in the form of 3D through applications accessed on mobile devices. This research developed the introduction of hijaiyah letters equipped with punctuation and pronunciation using marker based augmented reality. The development of mobile application applies the Mobile Application Development Lifecycle (MADLC) method. The development of augmented reality applications utilizing Blender, Vuforia and Unity 3D Game Engine. The results of the Black box testing show that all functional requirements have been met and are running well.
PELATIHAN MANAJEMEN KONTEN PEMBELAJARAN BERBASIS MOODLE SEBAGAI SISTEM PENGAWASAN KETUNTASAN BELAJAR PADA SMK NEGERI JATENG DI SEMARANG Muhammad Syaeful Fajar; Susilo Veri Yulianto; Gus Nanang Syaifuddiin; Ikhwan Baidlowi Sumafta; Sigit Kariagil Bimonugroho
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i1.22634

Abstract

The development of learning technology is growing rapidly in line with restrictions on human movement due to the COVID-19 pandemic. The Moodle-based Learning Management System (LMS) is a learning technology that can be used to access learning content in electronic form and can be accessed using student devices using the internet. The Moodle LMS can support teaching and learning activities (TLA) to continue amid the COVID-19 pandemic. Mastery of learning content management at LMS Moodle is essential for teachers to achieve learning objectives by utilizing various learning media and evaluation processes. This training aims to assist teachers at Central Java State Vocational Schools in Semarang in using the multiple features available in the Moodle LMS to support online teaching and learning as a complement to offline education. The training was divided into two stages by utilizing Zoom Meetings for as many as three meetings for the IT team and one LMS Moodle training offline, which the teacher attended. The training results from the questionnaire analysis showed that the participants were satisfied with the PkM implementation conducted by the PNM IT Team. In addition, participants can create various models of learning content and evaluation of learning by utilizing various features in the Moodle LMS.  ---  Perkembangan teknologi pembelajaran berkembang pesat seiring dengan pembatasan pergerakan manusia akibat pandemi covid-19. Learning Management System (LMS) berbasis Moodle merupakan salah satu teknologi pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengakses konten pembelajaran dalam bentuk elektronik serta dapat diakses menggunakan gawai peserta didik dengan memanfaatkan internet. Pemanfaatan LMS Moodle dapat mendukung Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap terlaksana ditengah pandemi covid-19. Penguasaan manajemen konten pembelajaran pada LMS Moodle menjadi penting dikuasai guru sebagai salah satu upaya mencapai tujuan pembelajaran dengan memanfaatkan berbagai media pembelajaran dan proses evaluasi pembelajaran. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu guru di SMK Negeri Jateng di Semarang dalam memanfaatkan berbagai fitur yang ada pada LMS Moodle untuk mendukung KBM secara daring ataupun sebagai pelengkap KBM secara luring. Pelatihan terbagi menjadi dua tahap dengan memanfaatkan Zoom Meeting sebanyak 3 kali pertemuan untuk tim IT dan satu kali pelatihan LMS Moodle scara luring yang dihadiri oleh guru. Hasil pelatihan dari analisa kuisoner, peserta menunjukkan kepuasan penyelenggaraan PkM yang dilakukan oleh Tim TI PNM. Selain itu peserta dapat membuat berbagai model konten pembelajaran dan evaluasi pembelajaran degan memanfaatkan berbagai fitur pada LMS Moodle.
Sistem Monitoring Alat Pendeteksi Dan Pemadam Kebakaran Hutan Bertenaga Solar Cell Berbasis Internet of Things (IoT) Pambudi, Suluh Argo; Artono, Budi; Rahma, Isnani Mila; Sumafta, Ikhwan Baidlowi; Prasetyo, Yuli
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 8 No. 1 (2023): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jeecae.v8i1.613

Abstract

Peristiwa kebakaran hutan dan lahan masih terus terjadi di Indonesia. Secara keseluruhan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat area terbakar mencapai 328.724 hektare dengan 2.719 titik panas pada periode Januari – Agustus 2019. Faktor-faktor penyebab kebakaran hutan diantaranya perubahan iklim dan kelalaian manusia saat melakukan aktifitas di wilayah hutan, selain itu kurangnya pengetahuan petugas pengawas hutan tentang kondisi hutan secara realtime. Maka dari itu dibuat “Sistem Monitoring Alat Pendeteksi dan Pemadam Kebakaran Hutan Bertenaga Solar Cell berbasis Internet of Things (IoT)” yang bertujuan untuk memonitoring kondisi hutan secara real time menggunakan teknologi IoT yang terintegrasi dengan aplikasi android sehingga dapat mempermudah pengawas maupun masyarakat sekitar hutan dalam melakukan pemantauan kondisi hutan setiap waktu. Cara kerja alat ini dengan memanfaatkan nodeMCU 12 – F sebagai perantara komunikasi, arduino uno sebagai pusat pengendali alat, relay untuk kontrol otomatis. Selain itu, alat ini juga dapat memonitoring dari jarak jauh menggunakan koneksi internet. Hasil dari penelitian ini adalah suatu sistem monitoring yang dapat memonitoring asap (MQ-2), suhu dan kelembaban (DHT22), tekanan air (pressure transmitter), arus dan teganga pada proses charging accu dari jarak jauh dan dapat dikontrol secara otomatis ketika terdapat (flame sensor mendeteksi) adanya sumber api di sekitar alat.
WARNING & SAFETY SYSTEM PADA ESKALATOR OTOMATIS BERBASIS PLC DAN HMI Faizalhaq, Zulfikar; Prasetyo, Yuli; Winarno, Basuki; Pambudi, Suluh Argo; Sumafta, Ikhwan Baidlowi
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 7 No. 2 (2022): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jeecae.v7i2.617

Abstract

Eskalator Otomatis Merupakan suatu alat transportasi vertical yang dapat memindahkan satu orang ataupun lebih, dari lantai dasar menuju ke lantai atas atau berikutnya maupun sebaliknya, Tidak jarang pengguna Eskalator mengabaikan keselamatan mereka dengan tidak memperhatikan & keselamatan. Banyaknya kasus kecelakaan yang terjadi di eskalator terutama pada anak-anak yang disebabkan oleh kelalaian dan juga kurangnya safety system yang ada pada escalator. Warning & Safety Sistem pada Eskalator otomatis merupakan suatu sistem pengaman pada eskalator otomatis berbasis PLC (Programmable Logic Controller), sebagai control utama yang dirancang untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan pada penggunaan Eskalator, dan HMI (Human Machine Interface), sebagai media monitoring kerja dari system yang telah dirancang. Sensor Photoelectric ditanamkan pada sistem ini  berfungsi sebagai input ke PLC sekaligus sebagai saklar dari warning & safety system pada eskalator  yang kemudian sinyal input dari sensor tersebut diolah oleh PLC. Output yang dihasilkan berupa sinyal untuk menggerakan pada motor reverse dan bunyi dari sistem peringatan. Dengan adanya alat ini eskalator otomatis sangat menunjang untuk meberikan kenyamanan dan keamanan pengguna, serta teknologi untuk di terapkan di eskalator masih minim tingkat keamanannya.