Amin Taufiq Kurniawan
Universitas Diponegoro

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PERILAKU SISWA KELAS AKSELERASI DALAM MENELUSUR INFORMASI DIPERPUSTAKAAN SEKOLAH DASAR LAMPER KIDUL 02 SEMARANG Sihar Pintauli; Amin Taufiq Kurniawan
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jip.v3i4.61-70

Abstract

Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui Perilaku Siswa Kelas Akselerasi Dalam Menelusur Informasi di Perpustakaan Sekolah Dasar Lamper Kidul 02 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif naratif dengan jenis pendekatan kualitatif dengan menggunakan teori perilaku pencarian informasi. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumen. Informan yang berjumlah 21 orang dengan 18 siswa-siswi akselerasi, 2 pustakawan perpustakaan sekolah dan 1 wali kelas IV dipilih dengan teori deskriptif kualitatif cara teknik Purposive Sampling dengan strategi Typical Case Sampling yang bersifat khas atau unik atau individu-individu yang memiliki karakteristik unik yang bergantung dari kasus siswa akselerasi yang datang di Perpustakaan Sekolah Dasar Lamper Kidul 02 Semarang, yang diukur dengan hasil wawancara, observasi dan dokumen dilhat dari indikator tentang cara, pengetahuan kesukaan dalam penelusuran dan tujuan akhir dari penelusuran informasi tersebut.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa semua siswa-siswi kelas IV akselerasi di Sekolah Dasar Lamper Kidul 02 Semarang pernah melakukan pencarian informasi dengan cara menelusur informasi dengan mengambil buku langsung di rak dan menelusur dengan internet jika penelusuran informasi gagal dilakukan saat berada di perpustakaan. Pengetahuan akan alat telusur juga masih minim dimiliki oleh siswa siswi akselerasi. Penggunaan teknologi yang dapat menunjang kebutuhan informasi tidak banyak diminati oleh siswa-siswi kelas IV akselerasi. Tujuan dalam pencarian informasi yaitu untuk tugas yang diberikan oleh guru, menunjang keterampilan dan minat, memahami materi dan untuk menambah wawasan. Media yang digunakan sebagian besar siswa-siswi kelas IV akselerasi di Sekolah Dasar Lamper Kidul 02 Semarang masih menggunakan buku yang ada di perpustakaan maupun buku yang mereka akses di toko buku kesukaan mereka 
ANALISIS KEGIATAN PELATIHAN KETERAMPILAN DARI PERPUSTAKAAN KELILING KABUPATEN SEMARANG DI DESA JATIREJO DALAM MENUNJANG PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA Ike Fatmasari; Amin Taufiq Kurniawan; Mecca Arfa
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 3, No 2 (2014): April 2014
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jip.v3i2.81-90

Abstract

Skripsi ini berjudul “Analisis Kegiatan Pelatihan Keterampilan Dari Perpustakaan Keliling Kabupaten Semarang Di Desa Jatirejo Dalam Menunjang Pengembangan Sumber Daya Manusia". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui layanan perpustakaan keliling Kabupaten Semarang dalam menunjang pengembangan pengetahuansumber daya manusia dalam peningkatan taraf hidup, untuk mengetahui layanan perpustakaan keliling Kabupaten Semarang dalam menunjang pengembangan ketrampilan sumber daya manusia dalam peningkatan taraf hidup serta untuk mengetahui layanan perpustakaan keliling Kabupaten Semarang dalam menunjang pengembangan penghasilan masyarakat dan peningkatan taraf hidup. Dalam penelitian ini teori yang dipergunakan mengacu pada teori fungsi perpustakaan umum, teori konsep layanan perpustakaan, teori mengenai fungsi perpustakaan keliling, konsep teori mengenai SDM dan pemberdayaan masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Adapun subjek penelitian yang dijadikan sumber data penelitian ini sebanyak enam orang informan dari masyarakat pengguna jasa perpustakaan keliling dan tiga orang dari staff Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Semarang.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan simpulan.Hasilnya menunjukkan bahwa layanan yang disediakan oleh Perpustakaan  Keliling Kabupaten Semarang dapat  meningkatkan sumber daya manusia baik pengembangan pengetahuan, pengembangan ketrampilan dan pengembangan pendapatan masyarakat. 
KEBUTUHAN INFORMASI ANAK JALANAN DI KOTA SEMARANG (STUDI KASUS ANAK JALANAN KAWASAN SIMPANG LIMA DAN TUGU MUDA) Rosiana Nurwa Indah; Amin Taufiq Kurniawan
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jip.v3i4.31-40

Abstract

Skripsi ini berjudul Kebutuhan Informasi Anak Jalanan di kota Semarang dengan studi kasus anak jalanan di kawasan Simpang Lima dan Tugu Muda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan informasi termasuk jenis dan tipe informasinya, upaya pemenuhan kebutuhan informasi, dan mengidentifikasi hambatan anak jalanan dalam memenuhi kebutuhan informasinya. Teori kebutuhan informasi yang digunakan adalah teori kebutuhan informasi menurut Katz, Gurevitc, dan Haas, meliputi kebutuhan kognitif, afektif, integrasi personal, integrasi sosial, dan berkhayal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Adapun subjek penelitian yang dijadikan sumber dalam penelitian ini 5 (lima) informan anak jalanan dari Kawasan Simpang Lima dan Tugu Muda, dan 3 (tiga) informan kunci dari pakar psikologi dan pendamping anak jalanan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan melakukan observasi non partisipan, wawancara, dan kajian dokumen.Adapun sumber data diperoleh dari sumber data primer dan sumber data sekunder.Untuk analisis datanya menggunakan analisis Milez dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.Keabsahan data yang digunakan melalui triangulasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa, (1) anak jalanan lebih membutuhkan informasi baik informasi lisan dan terekam yang berkaitan dengan  dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya dalam kehidupan sehari-hari, meliputi informasi mengenai penampilan (penggunaan tato, tindik, model baju, dan model rambut), pekerjaan (variasi lagu-lagu, keamanan lokasi kerja, lowongan pekerjaan), kegiatan yang disukai, dan informasi umum (informasi terkini, politik, teman atau komunitas, seksualitas); (2) dalam memenuhi kebutuhan informasinya anak jalanan cenderung mencari informasi pada orang-orang disekitarnya, seperti teman atau komunitasnya; dan (3) terbatasnya dan kurangnya kemampuan dalam menggunakan sumber informasi, serta minat baca yang masih rendah merupakan hambatan anak jalanan dalam memenuhi kebutuhan informasinya.
ANALISIS SWOT TERHADAP PENYEBAB PENURUNAN KUNJUNGAN PEMUSTAKA Maria Rhosita Dwiantari; Amin Taufiq Kurniawan; Jazimatul Husna
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jip.v3i3.21-30

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dimensi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dimiliki Kantor Perpustakaan Kabupaten Wonosobo dalam lingkup penurunan kunjungan pemustaka serta untuk mengetahui Perspektif SWOT penyebab menurunnya kunjungan pemustaka.Desain penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, jenis penelitian deskriptif, dan strategi penelitian studi kasus. Informan dalam penelitian ini sejumlah 12 orang yang terdiri dari 3 tenaga kerja Kantor Perpustakaan Kabupaten Wonosobo, dan 9 orang pemustaka Kantor Perpustakaan Kabupaten Wonosobo. Pengambilan informan dengan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan metode wawancara mendalam, observasi partisipan, teknik dokumentasi, serta metode penggunaan foto dan penelusuran data dari internet. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasi.Hasil penelitian bahwa dimensi kekuatan, kelemahan, peluang, serta ancaman berasal dari faktor-faktor internal dan eksternal perpustakaan baik berupa manajemen perpustakaan, sumber daya manusia, koleksi, layanan, anggaran, gedung, perabot, promosi, kerja sama, teknologi informasi, politik, sosial, budaya, demografi, ekonomi, dan penerapan teknologi informasi. Penyebab penurunan paling menonjol dari dimensi ancaman yang berasal dari lingkungan eksternal perpustakaan. Penyebab penurunan kunjungan pemustaka di Kantor Perpustakaan Kabupaten Wonosobo pada tahun 2012 di antaranya penataan eksterior gedung perpustakaan yang tidak menunjukan identitas perpustakaan; penataan ruangan yang tidak strategis; jumlah petugas perpustakaan yang kurang, tidak ramah, dan tidak responsif membatu pemustaka; tidak memiliki koleksi terbaru, kurangnya koleksi fiksi, pengadaan koleksi hanya subjek tertentu, tidak ada koleksi bukan buku dan jurnal, koleksi yang dimiliki tidak sesuai dengan yang dibutuhkan pemustaka; Tidak memiliki sarana penelusuran (OPAC) yang memadai dan mudah digunakan; Perkembangan teknologi dan informasi berupa perpustakaan hybrid tidak diterapkan dalam perpustakaan; Promosi yang dilakukan perpustakaan tidak menyeluruh ke semua wilayah Kabupaten Wonosobo dan semua tingkat masyarakat; Meningkatnya pesaing perpustakaan seperti tempat-tempat makan, kafe, warung internet, dan perkembangan pengaksesan internet dalam masyarakat.