Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Ners

Hubungan Karakteristik Wanita Usia Subur Dengan Tingkat Pengetahuan Tentang Infeksi Menular Seksual Di Kota Manado Lisa Ardiningtyas; Endang Puji Ati; Sri Atikah
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16667

Abstract

Infeksi Menular Seksual (IMS) disebabkan oleh berbagai macam bakteri, virus, dan parasit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain terutama melalui kontak seksual melalui vagina, anus, atau mulut. Infeksi menular seksual yang berbeda dapat hadir atau ditularkan secara bersamaan, dan adanya infeksi semacam itu meningkatkan risiko tertular jenis IMS lainnya. Infeksi menular seksual sering oligo- atau tanpa gejala. Dari data WHO pada tahun 2016 terdapat 376,4 juta orang yang ter infeksi gonore, sifilis, klamidia dan trikomoniasis yang menginfeksi wanita berusia 15-49 tahun.Jenis penelitian korelasional menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah 37 sampel responden Wanita Usia Subur. Uji hubungan antar variabel dalam penelitian ini menggunakan uji chi Square.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berumur 20-36 tahun sebanyak 25 orang (67,6%), tingkat pendidikan sebagian besar responden berpendidikan SD/SMP sebanyak 18 responden (48,6%), sosial ekonomi sebagian besar responden berpendapatan < Rp. 3.530.000 yaitu 26 (70,3%), dan 18 responden (48,5%) berpengetahuan kurang. Dari uji chi square diperoleh hasil ada hubungan antara karakteristik Wanita Usia Subur dengan tingakat pengetahuan tentang IMS.
Analisis Risiko Kanker Payudara Berdasar Riwayat Usia, Menarche, IMT, Penggunaan Kontrasepsi Dan HPV Hindun Rahim; Sri Atikah; Winarsi Mokoagow; Dhilah Thalih
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51437

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Kejadian kanker payudara terus mengalami peningkatan yang hingga saat ini masih menjadi permasalahan di dunia termasuk Indonesia. Penyakit ini tergolong penyakit tidak menular yang kasusnya terus bertambah sebanyak 19,2 juta jiwa pada tahun 2020, sedangkan jumlah kematian mencapai 9,9 juta jiwa. Hingga saat ini penyebab kanker payudara belum diketahui secara pasti. Penyebabnya bersifat multifaktoral yang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kanker payudara yang dipengaruhi oleh riwayat usia, menarche, IMT, penggunaan kontrasepsi dan virus HPV. Metode: Jenin penelitian kuantitatif dengan design case control study. Sampel penelitian berjumlah 30 responden. Hasil: Hasil uji chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan riwayat usia (p= 0,020) OR. 7,43; menarche (p=0,010) OR. 0,12; IMT (p=0,028) OR. 5.50, penggunaan kontrasepsi (0,002)OR. 21,00 dengan kanker payudara. Kesimpulan: Riwayat usia, menarche, IMT, penggunaan kontrasepsi dan HPV berhubungan dengan kejadian kanker payudara.
Efektivitas Aromaterapi Lemon Suanggi terhadap Gejala Obstructive Sleep Apnea untuk Mencegah Penyulit Persalinan Kala I Sri Atikah; Hindun Rahim; Febrianika Ayu Kusumaningtyas; Meinita Wulansari
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53430

Abstract

Sleep-disordered breathing, particularly Obstructive Sleep Apnea (OSA), often goes undetected during pregnancy, especially in the third trimester. This condition may increase the risk of preeclampsia, prolonged labor, and fetal growth restriction due to reduced oxygen levels. This study aimed to evaluate the effectiveness of lemon suanggi (Citrus lemon L.) aromatherapy as a complementary therapy in reducing OSA symptoms among third-trimester pregnant women. The study employed a quasi-experimental design with a One Group Pre-test Post-test Design. Respondents were third-trimester pregnant women selected based on inclusion and exclusion criteria. Before the intervention, a pre-test was conducted to assess OSA symptoms using the STOP-BANG questionnaire and Epworth Sleepiness Scale (ESS), along with measurements of respiratory rate and blood pressure. The intervention involved lemon suanggi aromatherapy administered through inhalation using an electric diffuser. The essential oil, distilled from lemon peel, was verified as safe for pregnant women. Aromatherapy was administered with 3–5 drops in 100 ml of water for 30 minutes before bedtime each day for one week. Post-test measurements were conducted using the same instruments, and observations were made on labor complications during the first stage, such as the duration of the latent and active phases. Results showed a decrease in STOP-BANG and ESS scores after the intervention, along with improved sleep quality, lower respiratory rate and blood pressure, and reduced daytime sleepiness. These effects are likely attributed to active compounds such as limonene, β-pinene, and citral, which act on GABA<sub>A</sub> receptors to induce relaxation. Overall, lemon suanggi aromatherapy proved safe and effective in reducing OSA symptoms and improving sleep quality among third-trimester pregnant women. This finding highlights the potential of local natural products to support maternal health and aligns with the national development of herbal-based therapies.