Andreas Wahyu Gunawan Putra
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Mediating Role of Job Satisfaction in The Influence of Organizational Culture and Incentive and Rewards on Employee Performance Lydia Gracia Theodora; Justine Tanuwijaya; Andreas Wahyu Gunawan Putra
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.6333

Abstract

This study aims to examine the effect of organizational culture and incentives and rewards on employee performance mediated by job satisfaction. The data used in this study is primary data. A total of 104 employees were used in the study using the saturation sampling technique. Research data were analyzed by descriptive analysis and hypothesis testing using the Structural Equation Model (SEM) with AMOS 22 software. The results showed that organizational culture variables had no effect on job satisfaction, incentive and rewards variables had a positive effect on job satisfaction, organizational culture variables had a positive effect on employees performance, incentive and rewards variables have no effect on job performance, job satisfaction is able to mediate organizational culture and incentives and rewards which have a positive impact on employee performance.
Pengaruh Passion Work dan Internal Social Responsibility terhadap Job Satisfaction dengan Organizational Commitment sebagai Variabel Mediasi pada Karyawan di bidang Manufaktur Jakarta Reky Ardiansyah; Andreas Wahyu Gunawan Putra
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): December : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i4.895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Passion Work dan Internal Social Responsibility (ISR) terhadap Job Satisfaction (kepuasan kerja) dengan Organizational Commitment (komitmen organisasi) sebagai variabel mediasi pada karyawan di bidang manufaktur Jakarta. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan sumber daya manusia yang tidak hanya berorientasi pada kinerja finansial, tetapi juga pada kesejahteraan, motivasi, dan keterikatan emosional karyawan terhadap organisasi. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei terhadap 200 responden karyawan PT Nippon Paint Indonesia, Jakarta Utara. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Passion Work dan Internal Social Responsibility berpengaruh positif dan signifikan terhadap Job Satisfaction. Selain itu, Organizational Commitment juga terbukti berperan sebagai variabel mediasi dalam memperkuat hubungan antara Passion Work dan ISR terhadap Job Satisfaction. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan strategi manajemen sumber daya manusia berbasis keseimbangan antara faktor intrinsik dan ekstrinsik untuk meningkatkan kepuasan kerja dan loyalitas karyawan di sektor manufaktur.
PENGARUH COUNTERPRODUCTIVE WORK BEHAVIOR TERHADAP TOXIC LEADERSHIP DAN PAY EQUITY YANG DIMEDIASI OLEH ORGANIZATIONAL CYNICISM Krisna, Jessy; Andreas Wahyu Gunawan Putra
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v6i1.24937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Toxic Leadership dan Pay Equity terhadap Counterproductive Work Behavior dengan Organizational Cynicism sebagai variabel mediasi pada karyawan Instansi Pemerintah X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 200 respoden dengan responden karyawan Instansi Pemerintah X dengan metode yang digunakan adalah non probablity sampling dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan Structural Equation Modeling (SEM) yang diolah melalui AMOS versi 21 serta uji mediasi menggunakan Sobel Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pay Equity berpengaruh positif terhadap Organizational Cynicism dan Counterproductive Work Behavior, sementara Toxic Leadership berpengaruh positif terhadap Counterproductive Work Behavior, namun tidak berpengaruh terhadap Organizational Cynicism. Selain itu, Organizational Cynicism terbukti memediasi pengaruh Pay Equity terhadap Counterproductive Work Behavior, namun tidak memediasi pengaruh Toxic Leadership terhadap Counterproductive Work Behavior. Temuan ini mengindikasikan bahwa ketidakpuasan terhadap Pay Equity lebih efektif membentuk Organizational Cynicism, sementara Toxic Leadership cenderung memicu Counterproductive Work Behavior secara langsung karena tekanan struktural dan tuntutan kepatuhan birokrasi. Implikasi dari penelitian ini memberikan masukan strategis bagi para struktural Instansi Pemerintah X untuk fokus pada Pay Equity guna mengurangi Organizational Cynicism, serta memastikan kepemimpinan yang mengayomi bawahan untuk menekan Counterproductive Work Behavior secara langsung.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TURNOVER INTENTION PADA PERUSAHAAN ANIMASI Nys Nur Hikmah; Andreas Wahyu Gunawan Putra
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v6i1.25030

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh management & staff cooperation dan salary & incentive satisfaction terhadap turnover intention dengan organizational commitment sebagai variabel mediasi pada perusahaan animasi. Variabel independen meliputi management & staff cooperation dan salary & incentive satisfaction, variabel dependen adalah turnover intention, dan organizational commitment berperan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 200 karyawan dari Duality Studio Jakarta dan Infinite Studio Batam, dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan structural equation modeling (SEM) dengan software AMOS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa management & staff cooperation dan salary & incentive satisfaction berpengaruh terhadap turnover intention dan organizational commitment. Namun, organizational commitment tidak berpengaruh terhadap turnover intention, sehingga peran mediasi organizational commitment tidak ditemukan dalam hubungan antara variabel management & staff cooperation dan salary & incentive satisfaction dengan turnover intention.
PENGARUH WORK-LIFE CONFLICT DAN WORK-LIFE ENRICHMENT TERHADAP JOB PERFORMANCE PADA DESAINER GRAFIS GENERASI Z Purnama, Lutfia; Andreas Wahyu Gunawan Putra
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v6i1.25164

Abstract

Industri kreatif menuntut kualitas kerja tinggi dan kreativitas berkelanjutan, sehingga pekerja Generasi Z rentan mengalami dinamika antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Work-Life Conflict dan Work-Life Enrichment terhadap Job Performance dengan Work-Related Stress sebagai variabel mediasi pada desainer grafis Generasi Z di wilayah JABODETABEK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 170 responden yang memiliki pengalaman kerja minimal enam bulan. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-Life Conflict berpengaruh dan signifikan terhadap Work-Related Stress, sedangkan Work-Life Enrichment berpengaruh dan signifikan terhadap Work-Related Stress. Selanjutnya, Work-Related Stress berpengaruh dan signifikan terhadap Job Performance. Temuan juga menunjukkan bahwa Work-Life Conflict dan Work-Life Enrichment tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap Job Performance. Namun, Work-Related Stress terbukti memediasi secara signifikan pengaruh Work-Life Conflict dan Work-Life Enrichment terhadap Job Performance. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan stres kerja menjadi faktor kunci dalam menjaga kinerja desainer grafis Generasi Z di industri kreatif.