Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbandingan Kepuasan Pelanggan Terhadap 5 Brand Minuman Kekinian di Kota Makassar St. Hadjar Nurul Istiqamah; Hilda Firayanti M; Shinta Alisha Dungga; Sindi Agustina
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 9: Agustus 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i9.2167

Abstract

Minuman kekinian yang berasal dari olahan susu seperti milk tea, ice coffee milk atau bubble milk tea semakin marak dikonsumsi belakangan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kepuasan pelanggan terhadap 5 brand minuman kekinian di kota Makassar. Sampel pada penelitian ini sebanyak 100 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Purposive Sampling. Terdapat perbedaan dalam kualitas pelayanan, kualitas produk, emosional, harga dan kemudahan biaya pada kelima brand minuman kekinian. Brand minuman kekinian dengan kepuasan pelanggan tertinggi yaitu Brand B.
Fatherless dan Konsep Diri pada Remaja Di Kota Makassar yang Berasal dari Keluarga Tidak Utuh Rumorati, Jane Prisilia Batara; Ridfah, Ahmad; St. Hadjar Nurul Istiqamah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v3i5.5131

Abstract

Teenagers with incomplete families tend to have difficulty building good social relationships. This condition is caused by a divided family, resulting in the absence of the father's role and children tending to have a negative self-concept. This research aims to determine the relationship between fatherlessness and self-concept among teenagers in Makassar City who come from incomplete families. The method used in this research is a quantitative survey method with the number of research respondents being 300 teenagers from incomplete families in Makassar City. This research uses measuring instruments in the form of a fatherless scale with a Cronbach alpha reliability value of 0.980 and a self-concept scale with a Cronbach alpha reliability value of 0.864. The data analysis used was the non-parametric Spearman's rho statistic with the help of JASP v0.16.2.0 for Windows. The results of data analysis produced a value of r= -0.550 and p>0.001. These results show that there is a very significant negative relationship between fatherlessness and self-concept in adolescents who come from incomplete families. The higher the fatherlessness, the lower or negative the adolescent's self-concept. It is hoped that the research results will become a source of information for teenagers and parents to increase the presence of the father's role so that teenagers' self-concept becomes more positive and avoid negative self-concept caused by the absence of the father's role. The results of this study have implications for the importance of institutions related to marriage preparation and strengthening the role of the family to provide socialization materials on the role of fathers and mothers to prospective couples and young families.
Efetivitas Manejemen Stres Dan Beban Kerja Dalam Bentuk Infografis St. Hadjar Nurul Istiqamah; Ismalandari Ismail; Andi Akbar Awaluddin; Zhifa Ainun Fathia; Alwan Asyqar Tahir
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): GJPM - Januari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i1.1904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas psikoedukasi mengenai manajemen stres dan beban kerja yang disajikan dalam bentuk infografis pada karyawan PT Kalla Inti Karsa. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada hasil observasi lapangan dan analisis kebutuhan yang menunjukkan bahwa karyawan mengalami tekanan kerja tinggi serta beban tugas yang berdampak pada munculnya stres, kelelahan mental, dan menurunnya motivasi kerja. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, peneliti mengembangkan media psikoedukatif berupa infografis yang ditampilkan dalam standing banner sebagai sarana informasi yang mudah dipahami dan dapat diakses oleh seluruh karyawan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan kuesioner Google Form, sedangkan evaluasi efektivitas psikoedukasi dianalisis secara deskriptif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penyajian informasi melalui infografis mampu meningkatkan pemahaman karyawan mengenai stres kerja, faktor penyebabnya, serta strategi pengelolaannya. Selain itu, karyawan melaporkan adanya peningkatan kesadaran terhadap pentingnya pengaturan beban kerja dan manajemen diri dalam menghadapi tuntutan pekerjaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa infografis merupakan media yang efektif untuk menyampaikan informasi psikoedukatif secara praktis dan mudah diterima di lingkungan kerja.