Ana Sofia Aryati
Faculty Of Economics And Business, Brawijaya University, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Influence of Self-efficacy on Organizational Commitment and Ethical Behavior: The Role of Job Satisfaction Ana Sofia Aryati; Armanu
Journal of Theoretical and Applied Management (Jurnal Manajemen Teori dan Terapan) Vol. 16 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jmtt.v16i2.43769

Abstract

Objective: This study aims to analyze the effect of self-efficacy on organizational commitment and ethical behavior. Furthermore, this study also examines the mediating role of job satisfaction in determining the relationships.  Design/Methods/Approach: This study was carried out on healthcare and administrative staff. The sample size and respondents were determined using the Slovin formula and selected through random sampling. The data collected was analyzed using PLS analysis. Findings: The findings reveal that self-efficacy positively and significantly affects ethical behavior and organizational commitment. Additionally, job satisfaction plays a role in mediating the connection between self-efficacy and organizational commitment. Similarly, the analysis shows that job satisfaction mediates the link between self-efficacy and ethical behavior. Originality: The novelty of this study lies in the influence of self-efficacy on organizational commitment and ethical behavior. Previous studies mainly analyzed the influence of self-efficacy on other variables, in which none of them had combined the two variables, along with job satisfaction as a mediation variable. In particular, this study is novel as it analyzes job satisfaction for workers in a Regional General Hospital, in which prior studies only focused on other non-health institutions or companies. Practical/Policy implication: Optimizing communication and institutionalizing ethical and moral values will improve workers' self-efficacy. Institutions should focus on maintaining job satisfaction, including work, rewards, supervision, co-workers, and promotion opportunities, to promote employee commitment and ethical behavior.
Peningkatan Jiwa Entrepreneur melalui Pelatihan wirausaha pada Pelajar SMK/ SMA Ana Sofia Aryati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 5 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) SPECIAL ISSUE
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penumbuhan jiwa kemandirian sangat penting untuk ditumbuhkan di dalam diri seseorang sejak dini. Salah satu tantangan yang dihadapi dunia pendidikan di Indonesia cukup banyaknya lulusan Sekolah Menengah yang tidak melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, serta banyaknya lulusan perguruan tinggi (PT) yang belum mampu menerapkan pengetahuannya dalam kehidupan sehari-hari. Kewirausahaan berperan penting bagi bangsa, dengan jiwa berwirausaha akan menumbuhkan kemampuan menemukan inovasi dan gagasan baru dalam mengelola sumber daya yang tersedia, kendala bagi seseorang dalam mulai berwirausaha dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti takut mencoba, keterbatasan modal, inovasi, dan niat untuk menjadi wirausaha. Sehingga diperlukan pemahaman dasar dan penumbuhan jiwa entrepreneur dikalangan pelajar sebagai dasar motivasi untuk lebih kreatif dan mandiri. Pengabdian ini dilakukan dalam bentuk pelatihan dasar peningkatan jiwa entrepreneur pada pelajar penerima beasiswa Mentari Lazismu Kota Batu, Jawa Timur. Hasil dari pengabdian ini dapat diketahui tingkat dasar jiwa kewirausahaan pada peserta yang dapat digunakan sebagai dasar untuk pengembangan sasaran pengabdian lebih lanjut.