Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Diskursus Islam

PARADIGMA PENDIDIKAN ISLAM (Hakikat, Tujuan dan Pengembangannya) Sahib, Muhammad Amin; Nur Asiah
Jurnal Diskursus Islam Vol 12 No 3 (2024): Pendidikan Agama Islam, Menajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v12i3.55174

Abstract

Pendidikan Islam adalah pendidikan manusia seutuhnya; akal dan hatinya, ruhani dan jasmaninya, akhlak dan keterampilannya. Tulisan akan mengetengahkan tentang pengertian, hakikat, tujuan dan bagaimana pengembangan pendidikan Islam. Dalam pemaparannya, akan dikemukakan berbagai pendapat para ahli yang kemudian membandingkannya untuk menemukan makna yang lebih tepat sehingga dapat dikembangkan. Pendidikan Islam dikembangkan dengan pendekatan multidisipliner, yaitu mengembangkan Ilmu Pendidikan Islam dengan memanfaatkan bantuan ilmu-ilmu lain, seperti sosiologi, psikologi, hukum, filsafat, ekonomi, sejarah, ilmu kalam dan lain sebagainya. Penggunakan telaah multidisipliner ini, berarti pendidikan Islam saling berdialog dengan disiplin ilmu lain dan mencapai tujuan yang lebih maksimal.
KONSEP PENDIDIKAN ISLAM INTEGRATIF DALAM PEMIKIRAN IKHWĀN AL-ṢAFĀ: SINTESIS EPISTEMOLOGIS ANTARA AKAL, WAHYU, DAN SPIRITUALITAS Sahib, Muhammad Amin; Nur Asiah; Muzdalifah Sahib
Jurnal Diskursus Islam Vol 13 No 1 (2025): Sejarah Islam, Perpustakaan dan Informasi Islam, Pemikiran Islam, Dakwah
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v13i1.60511

Abstract

This paper examines the educational ideas of the 10th-century Muslim philosophical group, Ikhwān al-Safā, as contained in their encyclopedic work Rasā’il Ikhwān al-Safā. This organization is known as a secret intellectual movement that sought to integrate Islamic religious values, Greek philosophy, and science within an educational framework. This study focuses on how the Ikhwān al-Safā viewed knowledge, its acquisition, classification, and the ideal figure of a teacher. It was found that the Ikhwān al-Safā adopted an esoteric approach to religion and positioned philosophy as a means to understand the inner meaning of revelation. In the context of education, they viewed knowledge as acquired through a combination of the senses, reason, and spiritual initiation. They also classified knowledge into mathematics, physics, and metaphysics, all of which were considered important for forming a complete human being. This paper shows that the Ikhwān al-Safā made an important contribution to Islamic educational thought, particularly in their efforts to unite reason and revelation in the process of seeking knowledge.