Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pendekatan dalam Studi Islam Emphatic dan Homeschooling Scaffolding Vigotsky untuk Perkembangan Kecerdasan Anak Usia Dini Utama, Ferdian; Tanfidiyah, Nur
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 1 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v7i1.4943

Abstract

Lingkungan sekolah dianggap sektor yang penting untuk menentukan perkembangan anak, namun faktanya masih banyak para pendidik di lingkungan sekolah anak usia dini formal yang jauh dari kriteria profesional dikarenakan tidak sesuai nya jenjang pendidikan para guru dengan pekerjaan, kekhawatiran ini menjadikan para orang tua untuk mendidik anaknya pada lingkungan pendidikan informal yaitu homeschooling. Pendekatan dalam studi Islam emphatic dan scaffolding vygotsky hadir mencoba memberikan solusi untu pendidikan homeschooling. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah pendekatan studi islam dan Homeschooling Scafollding Vygotsky dalam Perkembangan Anak Usia Dini. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif, data nya diperoleh dari komunitas homeschooling Yogyakarta. Hasil dari penelitian ini ternyata membuat peningkat intensitas interaksi antara orang tua atau pembimbing terhadap anak. Selain daripada itu, dapat memahami kebutuhan yang diperlukan oleh anak selama proses pembelajaran dan meningkatkan perkembangan kecardasan anak.
Perkambangan Agama dan Moral yang tidak Tercapai pada AUD: Studi Kasus di Kelas A1 TK Masyitoh nDasari Budi Yogyakarta Tanfidiyah, Nur
Nadwa Vol 11, No 2 (2017): Pendidikan Islam Progresif
Publisher : FITK UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/nw.2017.11.2.1810

Abstract

This research discuss religion and moral development of students of kindergarten in TK A nDasari Budi Krapyak Yogyakarta. This research is descriptive qualitative. The data is acquired from interview, observation, and another data collecting which is support this research. The result of this research is (1) Religion and moral development development which are not achieved by student of kindergarten in class A1 TK Masyitoh nDasari Budi Yogykarta, they are: only knowing religion and God trough song, they do not accustom to have worshipping activities, they have not understood what is good attitude, they have not been able to defferentiate between good attitude and bad attitude, and they have not know much about religious ritual but they have not known Islamic day celebrations; and they not known about the other religions. (2) They need to be given knowledge about children education and increasing affection and togetherness. AbstrakPenelitian ini membahas tentang perkembangan agama dan moral pada anak usia dini di TK A nDasari Budi Krapyak Yogyakarta. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari wawancara, observasi, dan pengumpulan data-data yang mendukung penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perkembangan agama dan moral yang tidak tercapai pada AUD di kelas TK A1 Masyitoh nDasari Budi Yogyakarta diantaranya mengetahui agama dan Tuhanya lewat menyanyi, tidak membiasakan diri beribadah, belum memahami perilaku mulia, belum dapat membedakan perilaku yang baik dan buruk, dan sedikit sekali mengenal ritual kegamaan dan belum mengenal hari besar Islam; serta belum mengetahui agama orang lain. (2) perlu pengetahuan pemberikan tentang pendidikan anak dan meningkatkan kasih sayang serta kebersamaan dengan anak-anak.
Metode Yanbu’a dalam Meningkatkan Baca Tulis Alquran pada Anak Usia Dini Tanfidiyah, Nur
ACIECE Vol 2 (2017): Annual Conference on Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seperti yang diketahui bersama bahwa segala hal yang ada di dunia ini tidak ada yang sempurna kecuali Allah SWT. Agaknya ketidak sempurnaan yang ada memang sengaja diciptakan agar manusia intropeksi diri dan menjadi ajang untuk terus memperbaiki. Kemudian memandang segala sesuatu dari segi positif merupakan sikap yang harus ditunjukkan oleh semua orang tanpa terkecuali. Kaitannya dengan YANBU’A, melalui analisis ternyata memiliki keunggulan dan keunikan yang mampu dijadikan referensi sebagai metode pembelajaran Alquran yang tepat untuk diaplikasikan pada anak usia dini khususnya
Perkambangan Agama dan Moral yang tidak Tercapai pada AUD: Studi Kasus di Kelas A1 TK Masyitoh nDasari Budi Yogyakarta Tanfidiyah, Nur
Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 2 (2017): Pendidikan Islam Progresif
Publisher : FITK UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/nw.2017.11.2.1810

Abstract

This research discuss religion and moral development of students of kindergarten in TK A nDasari Budi Krapyak Yogyakarta. This research is descriptive qualitative. The data is acquired from interview, observation, and another data collecting which is support this research. The result of this research is (1) Religion and moral development development which are not achieved by student of kindergarten in class A1 TK Masyitoh nDasari Budi Yogykarta, they are: only knowing religion and God trough song, they do not accustom to have worshipping activities, they have not understood what is good attitude, they have not been able to defferentiate between good attitude and bad attitude, and they have not know much about religious ritual but they have not known Islamic day celebrations; and they not known about the other religions. (2) They need to be given knowledge about children education and increasing affection and togetherness. AbstrakPenelitian ini membahas tentang perkembangan agama dan moral pada anak usia dini di TK A nDasari Budi Krapyak Yogyakarta. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari wawancara, observasi, dan pengumpulan data-data yang mendukung penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perkembangan agama dan moral yang tidak tercapai pada AUD di kelas TK A1 Masyitoh nDasari Budi Yogyakarta diantaranya mengetahui agama dan Tuhanya lewat menyanyi, tidak membiasakan diri beribadah, belum memahami perilaku mulia, belum dapat membedakan perilaku yang baik dan buruk, dan sedikit sekali mengenal ritual kegamaan dan belum mengenal hari besar Islam; serta belum mengetahui agama orang lain. (2) perlu pengetahuan pemberikan tentang pendidikan anak dan meningkatkan kasih sayang serta kebersamaan dengan anak-anak.
Implementasi Pemanfaatan Barang Bekas Dalam Menanamkan Karakter Peduli Lingkungan Anak Usia 5-6 Tahun Ananda, Althaf Riza; Tanfidiyah, Nur
ABNA : Journal of Islamic Early Childhood Education Vol. 4 No. 1 (2023): ABNA : Journal of Islamic Early Childhood Education
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/abna.v4i1.7745

Abstract

This research aims to determine the growth of the environmentally caring character of children aged 5-6 years through the use of used goods. The method in this research is using qualitative research. The data collection techniques used were passive participant observation, structured interviews, and documentation. Based on the results of this research, it can be concluded that the implementation of the use of used goods in instilling the character of caring for the environment in children aged 5-6 years at RA Nurhasanah Cileungsi Bogor for the 2021/2022 academic year, (1) learning planning has been carried out by preparing RPPH which refers to themes, indicators , and the goals of learning. (2) implementation of used goods utilization activities starts from introducing types of used goods, introducing care for the environment and making works from used goods. Then in the closing activity, recalling is carried out with the children to train the children's memory and review the material given by the teacher. (3) the assessment is carried out by the teacher using checklist assessment techniques.
Upaya Meningkatkan Keaksaraan Awal Melalui Media Kotak Pintar Pada Anak Usia Dini Ziyadaturrohmah, Annisa; Tanfidiyah, Nur
Motekar: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 1 (2025): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52496/motekar.v2i1.51

Abstract

The problem in this study is about children's early literacy skills that have not developed optimally in pre-reading activities. The media used by smart boxes can be used as a way to help early literacy skills. The aim to be achieved in this study is to improve the early literacy skills of children aged 5-6 years through smart box media in group B2 BA Aisyiyah Menuran. The informants in this study were the principal and class teacher. Data collection was carried out using interviews, observation, documentation, and performance tests. The data that has been collected is analyzed using a model developed by Miles and Huberman which consists of four components, namely data condensation, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study indicate that smart box media can improve early literacy skills in early childhood. The increase can be seen from the scores obtained by students, at the pre-cycle stage there were 7.69% of students who could be said to be complete, then in cycle I it increased to 46.15% of the number of students, the value of student completeness increased again in cycle II to 84.61%.
PENERAPAN VIDEO ANIMASI DALAM PENGEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI DI RA AL-HILAL 3 PUCANGAN KARTASURA Nuril Fadilah, Annisa; Tanfidiyah, Nur
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2025): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v8i1.5627

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi efektivitas penerapan media video animasi untuk mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini di RA Al-Hilal 3 Pucangan Kartasura. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian melibatkan guru kelas sebagai subjek utama dengan kepala sekolah dan guru pendamping sebagai informan pendukung. Pengumpulan data dilaksanakan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi video animasi dalam pengembangan bahasa anak dilakukan melalui tiga tahapan sistematis. Pertama, tahap perencanaan yang meliputi penyusunan modul pembelajaran, penentuan tema dan kegiatan, serta persiapan materi video dan alat bantu. Kedua, tahap pelaksanaan yang terdiri dari kegiatan pembukaan (pembiasaan dan apersepsi), penayangan video animasi sebagai kegiatan inti, dan penutup (recalling materi). Ketiga, tahap evaluasi untuk mengukur perkembangan kemampuan bahasa anak. Penelitian ini menemukan bahwa penggunaan media video animasi berhasil meningkatkan perkembangan bahasa anak-anak. Metode ini terbukti menarik perhatian anak-anak, memperkaya kosakata, meningkatkan kemampuan menyimak, dan membantu anak mengekspresikan diri dengan lebih baik melalui stimulus audio-visual yang interaktif dan menyenangkan.
Analisis Nilai Pendidikan Karakter dalam Film Animasi Anak: Studi Kasus “Leo Si Penjaga Alam” Najiah, Fityatun; Tanfidiyah, Nur
Gifted: Journal of Early Childhood Education Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Departemen Penelitian dan Pengembangan Perkumpulan Program Studi PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/gifted.v2i2.23

Abstract

Film animasi “Leo Si Penjaga Alam” memiliki potensi yang cukup sebagai media pembelajaran karakter bagi anak di era digital. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan pengintegrasian nilai-nilai pendidikan karakter pada konten digital anak yang berdampak pada pembentukan karakter generasi muda. Tujuan penelitian adalah menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter dalam film animasi, mengevaluasi efektivitas penyampaian pesan moralnya, dan merumuskan rekomendasi pengembangan konten pendidikan karakter yang lebih optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Objek penelitian adalah film animasi “Leo Si Penjaga Alam” yang ditayangkan pada platform YouTube, dengan sumber data berupa transkrip dialog dan literatur terkait pendidikan karakter. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi mendalam dan dokumentasi sistematis terhadap adegan-adegan yang mengandung nilai-nilai karakter. Analisis data menggunakan metode analisis isi dengan kategorisasi nilai- nilai pendidikan karakter yang teridentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima episode "Leo si Penjaga Alam" secara konsisten mengintegrasikan berbagai nilai pendidikan karakter melalui tiga tahapan moral menurut Thomas Lickona, yaitu pengetahuan moral (moral knowing), perasaan moral (moral feeling), dan tindakan moral (moral action).
Pendampingan Sosialisasi Cemaran Khamr dan Alkohol Dalam Makanan Sebagai Persiapan Menghadapi Sertifikasi Halal Sari, Dewi Hambar; Tanfidiyah, Nur
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 22 No. 2 (2022)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/dms.2022.222.10838

Abstract

One of the food-product halalness indicator is the absence of alcohol. In this case, traders as business actors must know about the contamination of khamr and alcohol in food ingredients that are traded so as not to endanger themselves and consumersas a condition when applying for halal certification. Because the content of khamr and alcohol besides endangering health, the Qur'an also clearly forbids them.Therefore this community service aims to increase the knowledge of shop owners around IAIN Surakarta regarding the contamination of khamr and alcohol in food as an effort to prepare for halal certification. This activity is carried out using the socialization method, namely by giving lectures and questions and answers to 10 food stall owners. Activity evaluation is carried out by providing a pre-test and post-test on the topic presented. From this community service activity, there was an increase in knowledge which could be seen from the pre-test and post-test scores, which were respectively 36 and 86. Specifically, the increase in knowledge about the definition of alcohol and khamr was 50%, the rules of the beverage trade. alcohol in Indonesia is 50%, types of alcoholic drinks are 60%, and the law of alcohol and khamr in Islam is 30%.
Hexis of the Body and the Project of Active Piety in Islamic Early Childhood Education in Solo Tanfidiyah, Nur; Sirait, Sangkot
Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Islamic Early Childhood Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Education, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-athfal.2025.111-12

Abstract

Purpose – This study addresses the limited scholarly attention given to the role of the body in shaping religious piety within early childhood education, particularly in Islamic-based institutions. While most studies on piety emphasize cognitive, doctrinal, or socio-political dimensions, little is known about how bodily practices contribute to the internalization of religious values from an early age. Therefore, this research aims to reveal the significant role of the body in the project of piety within Islamic-based Early Childhood Education institutions, specifically Raudlatul Athfal (RA) Ummah 5. In teaching Islam, RA Ummah 5 emphasizes the importance of bodily discipline.Design/methods/approach –  This research employed an ethnographic approach. Data collection was conducted through participatory observation to capture children’s activities during both classroom and outdoor learning processes. In addition, in-depth interviews were carried out with the RA principal and teachers, and relevant documents were gathered to strengthen the findings. Through the ethnographic approach, the study explored the specific cultural patterns practiced at RA Ummah 5. Data were analyzed using Miles, Huberman, and Saldaña’s framework, which includes data collection, display, reduction, and verification/conclusion drawing.Findings – The piety project developed at RA Ummah 5 cannot be linked to the market or radicalism; instead, the institution defines its own model of piety based on foundational texts (the Qur’an and Hadith) interpreted textually. This aligns with the ideology rooted in the practices of the Prophet and the third generation of Muslims after him. Bodily practices reflect a discursive Islamic tradition connected to the past and validated by the continuity of practices transmitted across generations. In other words, RA Ummah 5 seeks to construct a future Islam that mirrors the past, distancing itself from modernity by reviving and sustaining traditional Islamic practices.Research implications/limitations – This study is limited in scope as it focuses on a single institution with a small number of respondents. Future research should expand to include more diverse contexts and participants to provide deeper and more comprehensive insights. Researchers should also develop a broader understanding of the research setting to enhance data collection.Practical implications – The findings provide new insights for educators, suggesting that hexis can serve as a means of shaping and controlling children’s behavior to achieve specific educational visions.  Originality/value – This study contributes to the literature by demonstrating how RA Ummah 5 constructs its own version of piety—nurturing a rabbani generation that is spiritually, emotionally, and intellectually intelligent. The form of piety developed through bodily hexis is neither dictated by the market nor aligned with radicalism, as often emphasized in prior studies. Instead, this research highlights how bodily hexis is strategically employed as a medium for transmitting and internalizing Islamic values in early childhood education, in accordance with the ideology constructed by the school.Paper type Research paper