p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PILAR Teras Jurnal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL POROUS MENGGUNAKAN ASPAL MODIFIKASI CARIPHALTE DAN PENAMBAHAN GILSONITE Geni Firuliadhim; Arief Aszharri
PILAR Vol 18 No 2 (2023): Pilar: September 2023
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspal porus merupakan campuran aspal jalan dengan komposisi agregat yang umumnya menggunakan hampir 90% komposisi agregat kasar. Dengan banyaknya keunggulan aspal porus, maka untuk meningkatkan kestabilan campuran aspal porus diperlukan aspal yang berkualitas tinggi sebagai bahan pengikat agregat. Untuk meningkatkan nilai karakteristiknya digunakan aspal modifikasi shell cariphalte dan penambahan gilsonite. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan skala laboratorium. Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini berupa pengujian aspal modifikasi cariphalte sebagai bahan pengikat dan agregat lokal yang terdapat di Bandung, Jawa Barat. Bahan tambah yang digunakan adalah gilsonite dengan variasi 4%, 5%, 6%, 7%, dan 8% yang kemudian digunakan untuk menguji karakteristik Marshall.
KINERJA CAMPURAN ASPAL BETON PORUS MENGGUNAKAN ASPAL KARET ALAM PADAT Sumiati sumiati; Sheragizca Yolanda Situmeang; Arief Aszharri
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 1 (2026): Teras Jurnal
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v16i1.1337

Abstract

Abstrak   Aspal beton padat memiliki permeabilitas rendah sehingga air hujan sulit meresap, yang berpotensi menimbulkan genangan dan menurunkan keselamatan lalu lintas. Aspal beton porus dikembangkan sebagai alternatif dengan struktur gradasi terbuka yang menghasilkan rongga saling terhubung, sehingga memungkinkan air mengalir ke lapisan bawah perkerasan. Namun, karakteristik ini umumnya berdampak pada penurunan stabilitas campuran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jenis aspal dan gradasi agregat terhadap kinerja mekanik dan hidrologis aspal beton porus. Variasi yang digunakan meliputi aspal termodifikasi AKAP PG-76 dan aspal konvensional PEN 60/70, serta gradasi agregat AAPA dan British Standard. Benda uji disiapkan dari kombinasi kedua jenis aspal dan gradasi, kemudian diuji menggunakan pengujian Marshall, Cantabro, dan permeabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AKAP PG-76 meningkatkan stabilitas Marshall dan ketahanan keausan campuran, sedangkan variasi gradasi agregat berpengaruh signifikan terhadap nilai permeabilitas. Temuan ini memberikan dasar teknis dalam pemilihan kombinasi material untuk meningkatkan kinerja aspal beton porus. Kata kunci: Aspal beton porus; Stabilitas Marshall; Permeabilitas; Gradasi agregat; Uji Cantabro     Abstract   Dense asphalt concrete has low permeability, which limits rainwater infiltration and may cause surface ponding that reduces traffic safety. Porous asphalt concrete has been developed as an alternative by employing an open-graded structure with interconnected voids, allowing water to drain into underlying pavement layers. However, this characteristic often leads to lower mixture stability compared to conventional asphalt concrete, requiring a balance between mechanical and hydraulic performance. This study analyzes the effects of asphalt type and aggregate gradation on the mechanical and hydrological performance of porous asphalt concrete. The variables include modified asphalt AKAP PG-76 and conventional asphalt PEN 60/70, as well as AAPA and British Standard aggregate gradations. Specimens were prepared from combinations of asphalt types and gradations and evaluated using Marshall stability, Cantabro abrasion resistance, and permeability tests. The results indicate that AKAP PG-76 improves Marshall stability and abrasion resistance, while aggregate gradation plays a dominant role in controlling permeability. These findings provide insight into optimizing porous asphalt mixtures through binder modification and gradation design.   Keywords: Porous asphalt concrete; Marshall stability; Permeability; Aggregate gradation; Cantabro test