afriani kusumawati, afriani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BPJS Participant Satisfaction Level Evaluation on The Outpatient Installation Pharmaceutical Services RSUD Anuntaloko Parigi Kusumawati, Afriani; Masyita, Andi Athira; Ambiati, Nurul; Parumpu, Firda Amir; Rumi, Amelia; Dondokambey, Dessy Natalia
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 12 No 3 (2023): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/mik.v12i3.1194

Abstract

Background: Patient satisfaction is a success metric of a pharmaceutical service. Health insurance like BPJS Health makes it more accessible for patients in need to keep track of their health.Objective: To determine and evaluate the satisfaction level of BPJS participants with pharmaceutical services at the outpatient installation of Anuntaloko Parigi HospitalMethods: Quantitative descriptive research (non-experimental) with 200 respondents as samples. The sampling technique used is purposive sampling with a questionnaire. The processed data were analyzed using the ServQual gap, Customer Satisfaction Index (CSI), and Importance and Performance Analysis (IPA) methodsResults: The gaps for each dimension are: reliability -0.41, responsiveness -0.40, assurance -0.28, empathy -0.40, and tangible -0.61 in the quite satisfied category. The satisfaction level using the CSI measurement method is also included in the quite satisfied category with a CSI value of 78.48%.Conclusion: the satisfaction level of outpatient BPJS participants at Anuntaloko Parigi Hospital is in the quite satisfied category with two service attributes to improve, which are reliability and responsiveness related to the friendliness and the response of officers in serving patients
OVERVIEW OF ANEMIA SUSPECT STATUS AND CONSUMPTION BEHAVIOR OF BLOOD SUPPLEMENTED (TTD) FOR ADOLESCENT GIRLS IN PALU CITY Parumpu, Firdawati; Hardani, Ririen; Purwanto, Ananda Putri; Kusumawati, Afriani
Acta Pharmaceutica Indonesia Vol. 49 No. 01 (2024)
Publisher : School of Pharmacy Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/api.v49i01.22588

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi seseorang mengalami kehilangan zat besi dalam darah yang ditandai dengan rendahnya kadar hemoglobin (Hb) dalam tubuh. Berdasarkan data dinas kesehatan Kota Palu Tahun 2022, terjadi peningkatan kasus baru anemia pada remaja putri sebesar 21% dari tahun 2020 ke tahun 2021. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran status suspek anemia dan perilaku konsumsi tablet tambah darah remaja putri di kota Palu. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif non-eksperimental dan pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling yang diperoleh secara langsung dari 80 responden di kota Palu melalui pengisian kuesioner dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil yang didapatkan yaitu status anemia remaja putri di kota Palu yaitu sebanyak 55 responden (68,75%) suspek anemia dan sebanyak 25 responden (31,25%) bukan suspek anemia, sedangkan pada gambaran perilaku konsumsi tablet tambah darah yaitu 57,50% responden setuju pernah mencari informasi tentang anemia secara mandiri, 66,25% setuju untuk tidak langsung mempercayai informasi yang beredar di internet terkait anemia dan penggunaan tablet tambah darah, 52,50% tidak setuju bahwa tidak dapat menangani efek samping saat mengkonsumsi tablet tambah darah, 52,50% ragu-ragu bahwa lemas dan lesu yang dirasakan adalah akibat dari kekurangan zat besi, 67,50% setuju perlu bantuan tenaga kesehatan (apoteker/tenaga kefarmasian) terkait efek samping dari mengonsumsi tablet tambah darah, dan 60,00% setuju lebih mempercayai informasi langsung dari tenaga kesehatan dibandingkan pada media internet. Kesimpulan penelitian yaitu kejadian suspek anemia pada remaja putri di kota Palu masih tinggi dan oleh karena itu diperlukan perhatian pada beberapa faktor perilaku konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri.