Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Studi Perilaku Harian Rusa Timor (Cervus timorensis) di Kawasan Savana Bekol Taman Nasional Baluran Situbondo Bayuda Luqman Alfarisi; Amaliya Nailatul Musyarrafah
EVOLUSI: JOURNAL OF MATHEMATICS AND SCIENCES Vol 7 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/evolusi.v7i1.1654

Abstract

Baluran National Park is a conservation area with a climate and geography that supports the formation of dry savanna on the island of Java, so it is also known as "Little Africa in Java". The purpose of this study was to determine the daily behavior of the Timor deer (Cervus timorensis) in the Bekol Savana area, TN. Baluran, Situbondo Regency, East Java Province. The data collection technique was conducted through direct observation for one week in February 2023 using the time sampling method, accompanied by literature studies and interviews. Observations were made in three periods (morning-afternoon-evening) with an interval of 2 hours each period with an interval of 10 minutes. The results showed that the daily behavior of Timor deer was eating 19,84%, drinking 1,1%, standing 31.29%, walking 17.55%, running 2,92%, alert 12.59%, affiliative 2.31%, maternal 0,02%, playing 0.13%, and 0,13% vocalization. The most dominant daily behaviour of Timor deer is standing, with a frequency of 1.394 times (31,29%). Keywords: baluran national park; daily behavior; timor deer.
Pest Control Techniques for Hydroponic Plants in Palalang Village Pakong District Pamekasan Regency Ilmi, Nurul; Luqman Al-Farisi, Bayuda
Bioconsortium : Biological Research and Education Vol 2 No 1 (2025): June
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Matematika dan IPA Universitas Annuqayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59005/bioconsortium.v2i1.738

Abstract

Hydroponic plant cultivation is the main choice for young farmers. Hydroponics has many advantages compared to conventional farming. Pests/diseases are still a problem in hydroponic plant cultivation. Pest control in hydroponic plants cannot be relied on pesticides alone. This study aims to develop effective pest control techniques in hydroponic plants in Palalang Village, Pakong District, Pamekasan Regency. This study uses an experimental method with two treatments, namely pest control using pesticides and direct pest control, namely pest control by using hands directly to collect and destroy pests that attack plants. The results of the study showed that the combination treatment using pesticides and direct pest control can reduce the pest population and improve the quality and quantity of hydroponic plants. This technique has also been widely applied by the Pakong community and its surroundings, especially Palalang Village. Therefore, this pest control technique can be an effective alternative to control pests in hydroponic plants in Palalang Village, Pakong District, Pamekasan Regency.
Pemberdayaan Perempuan Desa Lembung Timur Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep Dalam Penanaman Dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Mutiati, Enni; Ferdiansyah, Akhmad; Al-Farisi, Bayuda Luqman; Rukmana, Siti
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i4.1206

Abstract

Perempuan Desa Lembung Timur Kecamatan Lenteng termasuk komponen bangsa yang dapat diberdayakan dalam peningkatan taraf hidup dan kesejahteraaan keluarga. Oleh sebab itu, perlu adanya berbagai program melalui pengelolahan lingkungan sekitarnya. Salah satunya adalah penanaman dan pemanfaatan TOGA. Tujuan dari pengabdian ini adalah pemberdayaan perempuan dalam peningkatan taraf hidup dan kesejahteraaan keluarga. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatiahan, dan pendampingan, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan pengisian kuesioner. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat berdasarkan hasil kuesioner adalah masyarakat Desa Lembung Timur Kecamatan Lenteng mayoritas tidak memiliki dan tidak pernah melakukan penanaman TOGA di pekarangan rumah, ladang, maupun kebunnya. Selain itu, hanya sebagian dari masyarakat yang kadang mengkonsumsi TOGA disaat sakit. Masyarakat lebih memilih mengkonsumsi obat sintetik dibandingkan herbal. Masyarakat juga kurang terlalu memahami manfaat dan fungsi dari TOGA. Saat selesai penyuluhan dan pelatihan pembuatan jamu, masyarakat mulai tertarik untuk menanan TOGA dan mengkonsumsinya saat sakit maupun tidak untuk meningkatkan kekebalan tubuh mereka.
Organic and Inorganic Fertilizers Effect to Mustard Plants (Brassica juncea L.) Growth Layliyah; Luqman Al-Farisi, Bayuda
Bioconsortium : Biological Research and Education Vol 1 No 2 (2024): Bioconsortium : Biological Research and Education
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Matematika dan IPA Universitas Annuqayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59005/bioconsortium.v1i2.499

Abstract

This research aims to investigate the effects of organic and inorganic fertilizers on the growth of Mustard plants (Brassica juncea L.). The research was conducted at the BPP Rubaru office, Sumenep. The experimental method used a Randomized Block Design (RBD) with two treatments: organic fertilizer (liquid cow manure) and inorganic fertilizer (NPK), each replicated three times. Observed parameters included plant height and leaf width. The research results showed that the use of organic fertilizer had a faster growth effect on plant height and leaf width compared to inorganic fertilizer (NPK), and was able to contribute to the quality of leaf structure compared to inorganic fertilizer (NPK). Overall, the suggestion to combine the use of organic and inorganic fertilizers could be an interesting alternative to carry out in further research.
INOVASI ES KRIM DAUN KELOR SEBAGAI PEMBERDAYAAN UMKM DESA SODDARA ES KRIM MARUNGGAI Rafika, Rofikatus Zahroh; Bayuda Luqman Al-Farisi
ABDISUCI : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 3 (2023): ABDISUCI : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Oktober 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59005/j-abdisuci.v1i3.118

Abstract

Kelor ( _Moringa oleifera_ ) merupakan tumbuhan yang memiliki kandungan antioksidan dan nilai gizi yang tinggi. Pada tumbuhan kelor yang banyak dimanfaatkan sebagai salah satu bahan dasar pengolahan makanan yang masih diolah secara sederhana adalah daunnya. Salah satu program inovasi dalam pemberdayaan rangka yang dilakukan oleh KKN 02 Institut Sains dan Teknologi Annuqayah di Desa Soddarah yaitu inovasi es krim berbahan dasar daun kelor. Kegiatan yang dilakukan yaitu berupa penyuluhan dan pelatihan kepada anggota PKK Desa Soddarah. Penyuluhan dengan memberikan materi terkait pengenalan produk kelor dan nilai gizinya, serta memberikan langsung pelatihan pembuatan es krim daun kelor. Anggota kelompok PKK didominasi oleh ibu-ibu yang memiliki potensi dalam mengelola produk pangan dengan tersedia pohon kelor secra gratis di pekarangan rumah yang dapat dibudidayakan dengan mudah. Hasil dari penyuluhan dan pelatihan ini yaitu dihasilkannya produk baru berupa es krim daun kelor yang dapat meningkatkan nilai dari daun kelor. Selain itu kelompok PKK memiliki ketertarikan dalam mengenal produk olahan dari daun kelor yang mempunyai nilai ekonomis yang baik apabila diinovasi menjadi produk baru.
KEANEKARAGAMAN JENIS LIKEN SEBAGAI BIOINDIKATOR PENCEMARAN UDARA DI AREA PABRIK PEMECAH BATU DESA SIDOMULYO Bayuda Luqman Al-Farisi; Didin Ari Aprilia
JURNAL BIOSENSE Vol 9 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v9i1.7106

Abstract

Lichen is an indicator plant that is sensitive to air pollution, because this organism is accumulator and very adaptive to environmental changes. The purpose of this study was to find out what species are found in the stone crusher factory area and to determine the level of lichen diversity in the stone crusher factory area and its indication as air pollution bioindicator. This research uses a quatitative approach with line transect method. Sampling was carried out using purposive sampling technique. The result of the research carried out obtained 4 species of lichen with a total of 121 individuals. There are 4 species of lichen found in the stone crusher factory area, namely Flavoparmelia caperata, Diorygma poitaei, Graphis scripta, and Cryptothecia striata. The most found species is Flavoparmelia caperata species with a total of 66 individuals. Meanwhile, the fewest lichen species are the Cryptothecia striata species with 9 individuals. The level of lichen diversity in the stone crushing factory area based on Shannon-Wiener is classified as moderate, namely H’ 1,14.
Inovasi Pengolahan Limbah Kotoran Ayam Menjadi Pupuk Kompos Organik di Desa Rombasan, Sumenep Hefdiyah; Irawan Deny Ananta; Bayuda Luqman Al Farisi; Evatus Shafia
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v5i2.1121

Abstract

Desa Rombasan merupakan salah satu desa di Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep yang sebagian besar masyarakatnya memiliki usaha peternakan ayam petelur. Hasil dari peternakan tersebut berupa telur ayam yang selama ini menjadi penunjang perekonomian masyarakat. Akan tetapi, masyarakat tidak menyadari bahwa limbah kotoran ayam juga dapat dimanfaatkan sebagai penunjang perekonomian. Oleh karena itu, diperlukan terobosan produk yang berasal dari limbah kotoran ayam menjadi pupuk kompos dengan metode fermentasi. Proses pelaksanaan program pembuatan pupuk kompos melalui tiga tahapan yaitu uji coba pembuatan pupuk kompos, penyuluhan tentang pertanian organik dan pelatihan pembuatan produk pupuk kompos yang dilaksanakan di Balai Desa Rombasan Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep. Adapun hasil dari tahapan uji coba pembuatan menghasilkan produk pupuk kompos padat dan proses penyuluhan dan pelatihan pembuatan pupuk kompos dihadiri oleh Aparat Desa, ibu Kepala Desa, Ibu-ibu PKK, Ibu-ibu anggota Fatayat NU dan masyarakat Desa Rombasan. Tujuan dari program pembuatan produk pupuk kompos yaitu agar masyarakat dapat mengolah limbah kotoran ayam yang selama ini menjadi pencemar lingkungan sehingga kesehatan masyarakat dapat terjaga dan bebas dari bakteri yang terkandung dalam limbah kotoran ayam dan dapat membantu perekonomian masyarakat dengan melalui pengolahan limbah kotoran ayam menjadi produk yang bernilai ekonomi dan memberikan inovasi dan kreatifitas produk sebagai media pembangunan di Desa Rombasan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep.
Classification of Longan Types Using The Back-Propagation Neural Network Algorithm Based on Leaf Morphology With Shape Characteristics Mohammad Waail Al Wajieh; Bayuda Luqman Al-Farisi
Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MICoMS) Vol. 3 (2022): Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MI
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/micoms.v3i.196

Abstract

In Indonesia, longan fruit is abundantly accessible. The Longan fruit comes in a number of kinds, and they vary in terms of their morphology, including the characteristics of their leaves. The varieties of longan fruit are to be categorized in this study based on the shape of the leaves. The author uses the RGB color extraction function, the Grey Level Co-occurrence Matrix (GLCM), and the Shape feature to get data for each cultivar. The accuracy value is then processed using the Back-Propagation Neural Network (BPNN) technique to determine the accuracy value that will be used as a determinant of the categorization of the Longan leaf image. The eccentricity and metric parameters are key components of the method. The BPNN algorithm demonstrated its usefulness for categorizing various kinds of longan fruit leaves during testing by obtaining an accuracy of 70%.