Indri Puji Lestari
Institut Citra Internasional

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Jus Labu Siam terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Dian Desiyana; Indri Puji Lestari; Maryana Maryana
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i1.2093

Abstract

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Pengobatan hipertensi dapat dilakukan dengan terapi non farmakologis salah satunya dengan jus labu siam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh jus labu siam terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah puskesmas melintang kota pangkalpinang. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan desain Quasi Eksperiment dengan pretest – posttest with control group. dengan uji T-test dengan hasil berupa univariat dan bivariat. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien penderita penyakit hipertensi di puskesmas melintang kota pangkalpinang. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 22 orang. Kelompok dibagi menjadi 2 yaitu kelompok intervensi 11 orang dan kelompok kontrol 11 orang. Hasil penelitian ini diketahui ada pengaruh rata-rata tekanan darah mengalami penurunan dari 155.71/95.31 mmHg menjadi 148.55/90.24 mmHg setelah pemberian perlakuan. Hasil analis data menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada tekanan darah sistolik p-value yaitu 0.000 (p-value<0,05) dan diastolik p-value yaitu 0,004 (p-value<0.05) kelompok yang diberikan jus labu siam selama 5 hari berturut-turut. Saran dari penelitian ini adalah agar jus labu siam dapat dijadikan sebagai terapi non famakologis untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi
Pengaruh Intensitas dan Jenis Pemakaian dalam Penggunaan Gadget terhadap Tingkat Emosional pada Anak Usia Sekolah Mariyama Mariyama; Indri Puji Lestari; Indah Permata Sari
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 4 No 2 (2023): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2023
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v4i2.1564

Abstract

Gadget adalah sebuah istilah berasal dari bahasa Inggris yaitu perangkat elektronik kecil yang memiliki tujuan dan fungsi khusus untuk mengunduh informasi-informasi terbaru dengan berbagai teknologi maupun fitur terbaru, sehingga membuat hidup manusia menjadi lebih praktis. Gadget sendiri dapat berupa komputer atau laptop, tablet pc, video game dan juga telepon seluler atau smartphone. Tujuan penelitian ini adalah Pengaruh intensitas dan jenis pemakaian dalam penggunaan gadget terhadap tingkat emosional pada anak usia sekolah di SD Negeri 04 Koba tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian cross sectional Populasi dalam penelitian ni adalah seluruh siswa yang sekolah di SD 04 Koba 315 siswa. Besaran sampel pada penelitian ini adalah 82 responden yang dipilih dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa ada Pengaruh yang bermakna antara intensitas , dengan nilai ρ value (0,001) < α (0,05) dan jenius pemakaian didapatkan nilai ρ value (0,007) < α (0,05) artinya ada Pengaruh yang bermakna antara intensitas dan jenis pemakaian terhadap Pengaruh pada anak usia 7-12 tahun. Gadget memang sangat berguna bagi kehidupan, namun kegunaan tersebut harus digunakan secara positif. Bagi anak yang terlalu dini kegunaan gadget masih terlalu awam. Anak memakai gadget hanya untuk bermain.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Meningkatnya Asi Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungailiat Indri Puji Lestari; Riza Savita
JURNAL SMART ANKes Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL SMART ANKes
Publisher : Biro Riset, Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jsa.v7i1.112

Abstract

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI (Air Susu Ibu) sedini mungkin setelah persalinan, diberikan tanpa jadwal dan tidak diberikan makanan dan minuman lain (termasuk air jeruk, madu dan air gula) sampai usia bayi 6 bulan. Untuk Provinsi Kepulawan Bangka Belitung pada tahun 2021 sebanyak 65,53 %. Pemberian ASI Eksklusif. Untuk Wilayah Kerja Puskesmas Sungailiat pada tahun 2019 sebanyak 188 bayi, pada tahun 2020 mengalami peningkatan sebanyak 419 bayi dan tahun 2021 meningkat kembali sebanyak 484 bayi. Manfaat ASI bagi bayi dapat membantu kehidupannya dengan baik, mencegah infeksi dan membuat bayi menjadi kuat sedangkan pada ibu dapat memulihkan diri dari proses persalinan, membantu kontraksi rahim dengan cepat dan memperlambat perdarahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan meningkatnya ASI Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungailiat Tahun 2022. Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain Cross Sectional dan uji Chi Square dengan hasil berupa analisa univariat dan analisa bivariat. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu menyusui yang memiliki bayi umur 0-6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Sungailiat Tahun 2021 sebanyak 91 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pendidikan (p = 0,001), umur (p = 0,002), pengetahuan (p = 0,000) dan paritas ibu (p = 0,001) dengan meningkatnya ASI Eksklusif.Saran dari penelitian ini bahwa untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan khususnya tentang ASI Eksklusif agar menambah wawasan bahwa pentingnya memberikan ASI Eksklusif.
Persepsi Kelompok Orang dengan Kondisi Penyerta Komorbid Hipertensi terhadap Pelayanan Vaksinasi COVID-19 Ardiansyah Ardiansyah; Indri Puji Lestari
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.323 KB) | DOI: 10.31539/jks.v6i2.4540

Abstract

This study aims to see how groups of people with hypertension comorbid conditions perceive the COVID-19 vaccination service. The research design uses qualitative methods with a phenomenological approach. The results of this study indicate that all participants claimed to want to be vaccinated but were influenced by several obstacles, especially the participants' health conditions; participants considered vaccination a requirement for administrative purposes, public activities, and others. Participants assessed that there was an element of coercion to make it mandatory in the implementation of COVID -19. In conclusion, the perception of groups of people with comorbid conditions of hypertension towards COVID-19 vaccination services produces four main themes, namely Knowledge of COVID-19 vaccination, barriers to receiving COVID-19 vaccination, mandatory vaccination as a condition for carrying out public activities, government policy towards implementation COVID-19 vaccination. Keywords: COVID-19, Hypertension, Comorbid, Vaccines