Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

EMANSIPASI DALAM PERSPEKTIF MAZHAB KRITIS: Studi Atas Pemikiran Max Horkheimer dan Theodor W. Adorno Rasuki Rasuki
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 4 No. 2 (2016): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.963 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v4i2.70

Abstract

Dalam masyarakat modern, ditandai dengan problem kemanusiaan yang belum teratasi. Problem tersebut semisal dominasi kekuasaan atas mayoritas. Kekuasaan terhadap mayoritas itu mengakibatkan berbagai berbentuk penindasan, perbudakan yang harus diakhiri. Terkait dengan alasan tersebut maka tugas ilmuwan sosial harus bertanggung jawab terhadap berbagai ketimpangan sosial. Tanggung jawab ini adalah melakukan emansipasi terhadap kelompok mayoritas yang berada dalam posisi tersubordinasi oleh dominasi atau ideologi. Dengan emansipasi, masyarakat modern dapat keluar dari belenggu dominasi atau ideologi, yang telah menimbulkan ketimpangan tersebut. Bentuk ketimpangan sosial tersebut relatif sulit terditeksi sebab telah menjadi laten. Dimana ketimpangan itu telah menjadi kesadaran massal. Maka emansipasi yang dimaksud adalah menyadarkan masyarakat akan adanya ketimpangan yang tidak disadari, oleh karena telah menjadi kesadarannya. Agar ketimpangan sosial diketahui, maka posisi subversib cukup penting dilakukan.
Hamzah Fansuri dan Doktrin Wahdat Al-Wujud di Rasuki Rasuki
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 6 No. 2 (2018): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.278 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v6i2.89

Abstract

Tokoh sufi Nusantara yang meninggalkan beberapa karya, salah satunya adalah Hamzah fansuri. Kontroversi doktrin Wahdat al-Wujud pernah diadopsi dari tokoh sufi besar, Ibn ‘Arabi. Doktrin tasawuf Hamzah Fansuri selain mendapat sambuatan banyak kalangan–terlabih dikalangan para muridnya–juga mendapat krirtik dari sebagian kalangan muslim lainnya. Sebagai doktrin dalam khazanah dunia tasawuf Nusantara, Wahdat al-Wujud Hamzah Fansuri sebagai menifastasi dan kelanjutan dari gagasan Sufi terkemuka, Ibn ‘Arabi yang dipopulerkan oleh salah muridnya. Wahdat al-Wujud Hamzah Fansuri sebagai faham yang mengajarkan bahwa keesahan Tuhan sama sekali tidak bertentangan dengan konsep penampakan pengetahuan Tuhan yang sangat variatif dalam kehidupan nyata. Dari-Nya, dalam dunia nyata terlahir penampakan dhahir dan batin dari Wujud yang Satu, yakni Tuhan.
Dinamika Konsep Kepemimpinan dalam Islam: Dari Khilafah, Imamah Sampai Imarah Rasuki Rasuki
Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol. 7 No. 1 (2019): Pendidikan dan Kesilaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.793 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v7i1.104

Abstract

Tulisan ini fokus pada tiga term kaitan dengan kepemimpinan dalam percaturan politik Islam. Kepemimpinan (leadership) dalam dunia Islam menjadi wacana yang terus berkembang. Istilah pemimpin/penguasa di dalam politik Islam tidak pernah bersifat tunggal. Tiga konsep yang terus berkembang seperti Khilafah, Imamah dan Imarah—selain konsep lainnya—dimana ketiganya memiliki makna masing-masing dan sekaligus pernah terwujud dalam kehidupan politik umat Islam. Pengalaman tersebut berlangsung setelah meninggalnya Muhammad sebagai seorang Nabi dan sekaligus sebagai pemimpin kepala negara. Perbedaan pilihan term pemimpin dikalangan muslim juga berimplikasi terhadap model kepemimpinan politik praksis dengan nash al-Qur’an maupun hadis Nabi sebagai pijakan utamanya.
Konsep Pendidikan Pluralisme Dalam perspektif Nurcholish Madjid Musayyidi; Rasuki
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 7 No. 2 (2019): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.642 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v7i2.116

Abstract

Allah SWT. menciptakan manusia dengan bermacam-macam perbedaan agar saling berinteraksi mengenal antara satu dengan yang lainnya. Perbedaan bangsa dan suku tentu akan melahirkan bermacam budaya yang ada di masyarakat. Keragaman dan perbedaan dalam kehidupan manusia merupakan sunnatullah. Al-Qur’an sebagai representasi pesan-pesan Allah untuk menjadi panduan umat manusia, sesungguhnya telah memberikan beberapa isyarat penting, baik secara eksplisit maupun implisit tentang eksistensi keragaman dan perbedaan tersebut. Pelaksanaan pendidikan Islam berbasis dan berwawasan pluralisme tersebut semakin dirasakan urgen dan mendesak jika dikorelasikan dengan kenyataan bahwa kemajemukan agama dan kemajemukan lainnya, seperti kemajemukan etnis, antar golongan dan kemajemukan lainnya belakangan ini telah menjadi suatu hal yang memancing eskalasi konflik yang sedemikian mengental pekat
Problem Filsafat Yang Tidak Tuntas: Realitas, Universalitas, Kebenaran: Studi Analisa tentang Realitas, Universalitas dan Kebenaran Rasuki Rasuki
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2020): Pendidikan dan Kesilaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.34 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v8i1.127

Abstract

Artikel ini hendak mengungkap kembali perdabatan filsafat klasik hingga zaman modern tentang problem-peoblem filsafat yang belum mencapai titik temu. Perdebatan yang terus mengemuka dalam filsafat yang mendasar soal esensi (essence) materi atau pikiran, bagaimana memilah dan  menjelaskan antara pengetahuan yang salah dan yang benar, di mana kebenaran itu dapat dipertangggungjawabkan karena universalitasnya, bukan yang partikularitas. kebenaran sebagai pengangan dapat dipercaya sebab pengetahuan jenis ini tidak jatuh pada keyakinan (belief) belaka. Dengan memanfaatkan sosok Bertans Russell yang telah mengritik argumentasi para pendahulunya, gagasan Russell dalam tulisan ini menjadi warisan yang cukup penting untuk dikaji kembali
Mengenal Hermeneutical Theory Sebagai Metode Memahami Teks Secara Obyektif Rasuki Rasuki
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.699 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v9i1.173

Abstract

Perkembangan hermeneutika teori yang digagas Schleiermacher selanjutnya disempurnakan oleh Dilthey, melakukan lompatan jauh ke depan dengan berupaya meninggalkan asumsi dasar para ilmuwan sebelumnya yang jatuh pada subyektivitas pengetahuan pembaca. Hermeneutika teori mengajukan beberapa strategi pembacaan teks yang memiliki dunianya sendiri, yang mana pembaca harus menanggalkan dunia yang ia alami untuk kemudian masuk kepada dunia penulis (author), di mana teks sebagai sasarannya haruslah difahami sebaik mungkin sebagaimana keinginan penulis, dengan tidak mengorbankan esesnsi pesan teks. Untuk mencapai hal itu pembaca yang bak, dituntut mengikuti serangkaian prosedur/metode sampai pada prosedur akhir sebagaimana metode rekonstruksi divinatoris atau penafsiran psikologis serta menyempurnakannya dengan prosedur reexperiencing/reviling atau recreating. Ini menjadi niscaya harus dilakukan oleh pembaca. Tujuan prosedur/metode ini oleh hermeneutka teori diharapkan agar pembaca dapat memperoleh pemahaman secara obyektif.
ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN LITERATUR TERHADAP PENGEMBANGAN KETERAMPILAN BERBAHASA ARAB DI KALANGAN PELAJAR M, Reza; Anwar Rudi; Rasuki
BARA AJI: Jurnal Keilmuan Bahasa Arab dan Pengajarannya Vol 2 No 02 (2025): BARA AJI: Jurnal Keilmuan Bahasa Arab dan Pengajarannya
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/baraaji.v2i02.488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan literatur terhadap pengembangan keterampilan berbahasa Arab di kalangan pelajar. Dengan menggunakan metode library research, penelitian ini mengkaji berbagai sumber literatur yang relevan, termasuk buku teks, artikel jurnal, dan laporan penelitian sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis-jenis literatur yang efektif dalam pembelajaran bahasa Arab, menilai bagaimana literatur dapat meningkatkan keterampilan berbahasa siswa, dan memberikan rekomendasi untuk integrasi literatur dalam kurikulum pembelajaran bahasa Arab.Hasil penelitian menunjukkan bahwa literatur berperan penting dalam meningkatkan berbagai aspek keterampilan berbahasa Arab. Penggunaan teks-teks sastra Arab, seperti cerita pendek, puisi, dan novel, membantu siswa memahami struktur bahasa, memperluas kosakata, dan memperkaya wawasan budaya mereka. Literasi sastra juga terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis melalui penulisan respons terhadap teks, mengembangkan keterampilan berbicara melalui diskusi kelompok, dan memperkuat keterampilan mendengarkan melalui aktivitas mendengarkan bacaan atau diskusi. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa integrasi literatur dalam pembelajaran bahasa Arab harus dilakukan secara sistematis dan terencana, dengan pemilihan teks yang sesuai dengan tingkat kemampuan siswa dan relevansi materi dengan kebutuhan pembelajaran. Guru perlu melakukan pemilihan literatur yang selektif dan menyusun aktivitas yang mendukung tujuan pembelajaran untuk mencapai hasil yang optimal. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya penggunaan literatur sebagai bagian integral dari kurikulum bahasa Arab. Dengan implementasi yang tepat, literatur dapat memperkaya pengalaman belajar siswa dan membantu mereka mengembangkan keterampilan bahasa secara menyeluruh. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan strategi pengajaran yang lebih efektif dalam memaksimalkan manfaat literatur dalam pendidikan bahasa Arab.
AGENCY NU DALAM MAINSTREAMING MODERASI BERAGAMA DI KABUPATEN SUMENEP Rasuki, Rasuki
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.43687

Abstract

Penguatan wahabisme dan radikalisme di Madura dalam 10 tahun terakhir masih menjadi isu public khususnya di Madura. Penelitian ini mencoba untuk mendalami isu tersebut dengan memfokuskan pada pertanyaan bagaimana agency NU sebagai ormas terbesar di Madura khususnya di kabupaten Sumenep. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data multi pendekatan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Agency NU dalam menekan wahabisme dan radikalisme dilakukan dengan strategi membangun relasi dan kerjasama dengan pemerintah, pesantren, dan lembaga pendidikan secara umum, juga melalui perkumpulan NU ranting untuk melakukan pembinaan ideologisasi moderasi beragama. Selain ideologisasi paham keaswajaan nahdiyyah, NU Sumenep juga melakukan kampanye atau demontrasi moderasi beragama melalui radio republic Indonesia di Sumenep setiap minggu. Agency NU dalam moderasi beragama juga dilakukan dengan penguatan kader NU
Nahdlatul Ulama's Cultural Strategy Against Wahhabism and Radicalism and Its Impact on Islamic Education Rahman, Mufiqur; Mo’tasim; Fahruddin, Ahmad Hanif; Masrufah; Rasuki
Al-Hayat: Journal of Islamic Education Vol. 9 No. 4 (2025): Al-Hayat: Journal of Islamic Education
Publisher : LETIGES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35723/ajie.v9i4.216

Abstract

This study explores the strategic role of Nahdlatul Ulama (NU) in suppressing Wahhabism and radicalism in Sumenep Regency through cultural and religious moderation initiatives. As Indonesia's largest Islamic organisation, NU serves as a vital civil society actor in preserving the country's pluralistic religious landscape, particularly in rural and archipelagic areas. Using a qualitative case study approach, data were collected through interviews, focus group discussions, observations, and document analysis involving NU leaders, educators, and government officials. The primary data consisted of field findings from participants, while secondary data included institutional documents, reports, and literature relevant to NU programs. Data were analysed using thematic analysis through interactive cycles of reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that NU Sumenep exercises agency by mapping radical-affiliated institutions, labelling mosques, launching ideological training for cadres (PKPNU), and promoting religious moderation through media and higher education networks. These initiatives represent a contextualised model of grassroots resistance to exclusivist ideologies. NU's agency, grounded in the Ahlussunnah wal Jama’ah tradition and aligned with national policy frameworks, contributes to ideological resilience and reinforces a moderate Islam that is inclusive, tolerant, and nationally committed. Furthermore, these efforts significantly influence Islamic education in Sumenep by strengthening curricula of religious moderation, shaping institutional identity in Islamic schools and pesantren, and providing preventive frameworks that reduce the penetration of Wahhabi-oriented teachings within educational environments.
PENGEMBANGAN LITERASI MEMBACA: STRATEGI MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA Rani Noeraeni; Enok Munawaroh; Masruri Masruri; Nur Rahmad Yahya Wijaya; Rasuki Rasuki
JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): APRIL
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Technological advances which result in children being lazy about reading books and preferring to play games on gadgets have a very bad impact on the intelligence of the nation's children. Reading is one of the most difficult things for many people, including children. Reading is essential for success in education. The benefits of reading are increasing intelligence and having broad insight, training critical thinking, improving memory and concentration. This research uses a qualitative descriptive method, with literature review collection techniques. Literature review is scientific writing which includes identification, reading relevant research, taking notes, making summaries, conducting library research, and writing general opinions. The aim of this research is to determine the importance of reading literacy and the strategies used to increase reading interest. The results of the research are the strategies used to increase interest in reading in 3 stages, namely the habituation stage, development stage and learning stage. The inhibiting factors in its implementation are lack of motivation from teachers so that students become lazy, limited funds which result in a lack of adequate facilities and infrastructure.