p-Index From 2021 - 2026
7.243
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Asas: Jurnal Sastra Edutech Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal GIZIDO Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Gramatika E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Bindo Sastra Jurnal ASPIKOM Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Jurnal Basicedu Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Jurnal Basataka (JBT) Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra (Pendistra) Jurnal Budaya Etnika Gunahumas Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Journal Peqguruang: Conference Series Jurnal Ilmiah Buana Bastra: Bahasa, Susastra, dan Pengajarannya Jurnal Paradigma Madani : Ilmu Sosial, Politik dan Agama AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra JISABDA: Jurnal Ilmiah Sastra dan Bahasa Daerah, Serta Pengajarannya Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Basicedu VOKAL: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia Metamorfosis: Jurnal Bahasa Sastra Indonesia dan Pengajarannya Jurnal Gizi dan Kesehatan Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Economics, Business, Management, & Accounting Journal Maeswara: Jurnal Riset Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan Indonesian Journal of Education (INJOE) Journal International Journal of Teaching and Learning (INJOTEL) Jurnal Psikologi Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi Jurnal Intelek Insan Cendikia Edu Aksara : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Journal of Indonesian History
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGGUNAAN KEDWIBAHASAAN SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PENJUAL ASESORIS TOKO ROCK STUFF PLAZA PARAHYANGAN BANDUNG Damayanti, Welsi
EDUTECH Vol 13, No 1 (2014): DINAMIKA PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edutech.v13i1.3222

Abstract

Abstract.Humans are social creatures humans would therefore need to master the various languages that relate to other human beings or to communicate within the community. Kedwibahasaan term can also be used for the community when the community in the life of a language is to use two or more languages alternately. This can happen if the people that there are two (or more) languages. In such circumstances there is also in Indonesia because in addition to Indonesian as the language of the country, there is also the local language of each tribe were several hundred in number. The research analyzes the habit of using a second language (B2) accessories sellers in Rock Stuff Accessories store this type of qualitative research using descriptive methods. The result is very attractive to researchers because of its being quite challenging discussion is about the habit of using a second language by the seller from Padang in store Rock Stuff Accessories. They always try to cater to buyers who came from Bandung using the language. All that for smooth and familiarity between sellers and buyers.Keywords: communication, bilingual, second languageAbstrak, Manusia adalah makhluk sosial karena itu manusia tentu perlu mengusai berbagai bahasa yang berhubungan dengan manusia lain atau berkomunikasi dalam masyarakat. Istilah kedwibahasaan dapat juga dipakai untuk masyarakat bila suatu masyarakat dalam kehidupan berbahasanya menggunakan dua bahasa atau lebih secara bergantian. Hal ini dapat terjadi jika dalam masyarakat itu ada dua (atau lebih) bahasa. Keadaan seperti itu terdapat pula di Indonesia sebab di samping bahasa Indonesia sebagai bahasa negara, terdapat juga bahasa daerah dari setiap suku bangsa yang beratus-ratus jumlahnya. Penelitian analisis kebiasaan menggunakan bahasa kedua (B2) para penjual asesoris di toko Rock Stuff Asesoris ini berjenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian ini sangat menarik bagi peneliti karena yang menjadi pembahasannya cukup menantang yaitu tentang kebiasaan menggunakan bahasa kedua oleh penjual yang berasal dari Padang di toko Rock Stuff Asesoris. Hasil penelitian ini adalah adanya kedwibahasaan pada situasi jual beli yang terjadi di kota Bandung. Mereka selalu berusaha melayani pembeli yang berasal dari Bandung dengan menggunakan bahasa Sunda. Semua itu demi kelancaran dan keakraban antara penjual dan pembeli.Kata kunci: komunikasi, dwibahasa, bahasa kedua
MODEL PEMBELAJARAN REMEDIAL MEMBACA PERMULAAN DENGAN PENDEKATAN PENGALAMAN BERBAHASA PADA SISWA SEKOLAH DASAR Damayanti, Welsi
EDUTECH Vol 13, No 3 (2014): DINAMIKA PENDIDIKAN DAN LAYANAN PEMBELAJARAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edutech.v13i3.3084

Abstract

Abstract. In life, reading skill is conditio sine qua non. Thus, reading skill is an essential need to keep updated. In the world of education, reading activities can be considered as the heart of education. Through reading, everyo,ne can follow new developments that occur in life. If associated with education program in school, reading plays a very important role. Reading skill is the main factor that will determine the learning achievement. At elementary level, research reported that students’ reading skill was far from expectation. Research by The International Association for The Evaluation of Educational Achievement (1997) found that the reading skill of elementary school students in Indonesia only ranked the 31st. Therefore, to assist children who have difficulty in reading and to develop their reading skill, teacher can use Early Reading Remedial Instruction Model with LEA (Language Experience Approach).Keywords: remedial instruction model, reading skill, earlyreading, pendekatan pengalaman berbahasaAbstrak, Kemampuan membaca dalam kehidupan merupakan conditio sine qua non. Oleh karena itu, kemampuan membaca menjadi kebutuhan yang sangat penting jika tidak ingin ketinggalan zaman. Dalam dunia pendidikan, kegiatan membaca dapat dipandang sebagai jantungnya pendidikan. Melalui kegiatan membaca, setiap orang dapat mengikuti perkembangan baru yang terjadi dalam kehidupan. Jika dikaitkan dengan program pendidikan di sekolah, membaca memegang peranan yang sangat penting. Melalui kegiatan membaca, setiap orang dapat mengikuti perkembangan baru yang terjadi dalam kehidupan. Jika dikaitkan dengan program pendidikan di sekolah, membaca memegang peranan yang sangat penting. Kemampuan membaca merupakan faktor utama yang ikut menentukan prestasi belajar. Pada jenjang Sekolah Dasar (SD) diperoleh laporan hasil penelitian mengenai kemampuan membaca yang masih jauh dari harapan. Penelitian The International Association for The Evaluation of Educational Achievement (1997), melaporkan bahwa kemampuan membaca murid SD di Indonesia hanya menduduki peringkat ke-31. Oleh karena itu, perkembangan kemampuan membaca anak yang mengalami kesulitan membaca bisa menggunakan Model Pembelajaran Remedial Membaca Permulaan dengan Pendekatan LEA (Language Experience Approach)/Pendekatan Pengalaman Berbahasa.Kata kunci: model pembelajaran remedial, membaca, membaca permulaan, pendekatan LEA
STRATEGI KAMPANYE PUBLIC AFFAIRS DALAM ORGANISASI NON PROFIT Damayanti, Welsi
Gunahumas Vol 2, No 1 (2019): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan strategi public affairs dalam kampanye yang dilakukan oleh Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa GIDKP menggunakan strategi public affairs dengan melakukan pendekatan terhadap pemerintah, kelompok kepentingan dan media. Pendekatan terhadap pemerintah dengan strategi direct lobbying dan grassroot lobbying. Pendekatan terhadap kelompok kepentingan dengan strategi engagement dan opinion leader. GIDKP menjadi mediator antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) jika terjadi konflik. Strategi pendekatan terhadap media yaitu proactive communications dengan melakukan kontak langsung seperti siaran pers dan konferensi pers. Selain itu pendekatan media menggunakan strategi semi control dengan teknik menjadi pembicara atau narasumber di siaran media. Strategi pendekatan media yang terakhir adalah bypassing dengan mengembangkan media alternatif yang menfaatkan teknologi saat ini. Kata kunci : Strategi publik; Kampanye; Organisasi non profit Abstract The purpose of this study is to describe the public affairs strategy in the campaign carried out by Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP). The results of this study indicate that GIDKP uses a public affairs strategy by approaching the government, interest groups and the media. Approach the government with direct lobbying and grassroot lobbying strategies. Approach to interest groups with engagement strategies and opinion leaders. GIDKP becomes a mediator between the Ministry of Environment and Forestry (KLHK) and the Indonesian Retailers Association (Aprindo) in the event of a conflict. The approach to the media strategy is proactive communications by making direct contact such as press releases and press conferences. In addition, the media approach uses a semi control strategy with the technique of being a speaker or resource person in media broadcasts. The last media approach strategy is bypassing by developing alternative media that utilize current technology. Keywords : public strategy; campaign; non-profit organization
Komunikasi Corporate Social Responsibility pada Official Website Perusahaan Badan Usaha Milik Negara Nurjannah Nurjannah; Suwatno Suwatno; Welsi Damayanti
Jurnal ASPIKOM - Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 2 (2017): Januari 2017
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.635 KB)

Abstract

ANALISIS PENGGUNAAN MULTILINGUAL ANAK TINGKAT SEKOLAH DASAR DI LINGKUNGAN GANG SITI MARDIAH CIBADUYUT BANDUNG (STUDI SOSIOLINGUISTIK) Welsi Damayanti
Jurnal Gramatika Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.931 KB) | DOI: 10.22202/jg.2015.v1i1.1163

Abstract

Anak-anak pada zaman sekarang tidak lagi menguasai hanya satu bahasa saja tetapi banyak bahasa. Contohnya di sekolah menggunakan bahasa Indonesia, di rumah menggunakan bahasa ibu, dan di lingkungan masyarakat ada lagi bahasa yang digunakannya. Pelajaran bahasa di sekolah tidak cuma satu bahasa yang dipelajari tetapi bahasa asing juga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mengapa anak-anak sekarang ini dapat menguasai banyak bahasa dalam berkomunikasi. Pengguna bahasa yang menggunakan banyak bahasa disebut dengan multilingual. Multilingual maksudnya adalah seseorang yang menggunakan banyak bahasa dalam kehidupan sehari-harinya sesuai dengan konteks dan dengan siapa dia berbicara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitif. Hasil penelitian ini yaitu sekarang ini banyak masyarakat menguasai lebih dari satu bahasa. Ini membuktikan bahwa masyarakat di Indonesia khususnya dan di dunia umumnya banyak menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi mereka. Penggunaan banyak bahasa dapat memperkaya wawasan masyarakat di suatu daerah itu. Sosiolinguistik menelaah hubungan antara bahasa dan masyarakat. Sosiolinguistik yaitu untuk menjelaskan mengapa penutur menggunakan bahasa secara berbeda-beda dalam konteks sosial yang berdeda-beda.
ANALISIS PENGGUNAAN MULTILINGUAL ANAK TINGKAT SEKOLAH DASAR DI LINGKUNGAN GANG SITI MARDIAH CIBADUYUT BANDUNG (STUDI SOSIOLINGUISTIK) Welsi Damayanti
Jurnal Gramatika Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.931 KB) | DOI: 10.22202/jg.2015.v1i1.1163

Abstract

Anak-anak pada zaman sekarang tidak lagi menguasai hanya satu bahasa saja tetapi banyak bahasa. Contohnya di sekolah menggunakan bahasa Indonesia, di rumah menggunakan bahasa ibu, dan di lingkungan masyarakat ada lagi bahasa yang digunakannya. Pelajaran bahasa di sekolah tidak cuma satu bahasa yang dipelajari tetapi bahasa asing juga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mengapa anak-anak sekarang ini dapat menguasai banyak bahasa dalam berkomunikasi. Pengguna bahasa yang menggunakan banyak bahasa disebut dengan multilingual. Multilingual maksudnya adalah seseorang yang menggunakan banyak bahasa dalam kehidupan sehari-harinya sesuai dengan konteks dan dengan siapa dia berbicara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitif. Hasil penelitian ini yaitu sekarang ini banyak masyarakat menguasai lebih dari satu bahasa. Ini membuktikan bahwa masyarakat di Indonesia khususnya dan di dunia umumnya banyak menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi mereka. Penggunaan banyak bahasa dapat memperkaya wawasan masyarakat di suatu daerah itu. Sosiolinguistik menelaah hubungan antara bahasa dan masyarakat. Sosiolinguistik yaitu untuk menjelaskan mengapa penutur menggunakan bahasa secara berbeda-beda dalam konteks sosial yang berdeda-beda.
CAMPUR KODE DAN GAMBARAN KEHIDUPAN MASYARAKAT MINANG DALAM FILM TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK: TINJAUAN SOSIOLINGUISTIK Welsi Damayanti
METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya Vol. 13 No. 1 (2020): METAMORFOSIS Edisi Bulan April 2020 | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Peng
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.833 KB) | DOI: 10.55222/metamorfosis.v13i1.299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pencampuran bahasa yang digunakan oleh para tokoh dalam film tenggelamnya kapal Van Der Wijck serta gambaran kehidupan masyarakat minang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif karena akan mengklasifikasikan penggunaan campur kode pada penggunaan bahasa dan deskripsi kehidupan masyarakat minang dalam film ini. Hasil penelitian ini berupa temuan campur kode bahasa yang digunakan oleh tokoh sebagai kekayaan Indonesia yang memiliki beragam bahasa. Gambaran kehidupan masyakarat yang dimaksud dalam penelitian ini tidak hanya interaksi sosial tetapi juga aturan hidup. Masyarakat minang yang memiliki aturan untuk anak dan kemenakan merupakan keunikan tersendiri. Tatanan kehidupan masyarakat Minangkabau merupakan adat istiadat yang di bentuk oleh pemuka-pemuka adat terdahulu. Masyarakat Minangkabau menjadikan niniak mamak atau penghulu sebagai panutan dalam kehidupan sosial, alim ulama menjadi tempat bertanya, dan kemenakan menjadikan mamaknya sebagai tempat bermusyawarah dalam kehidupan. Selain fungsi mamak, gambaran kehidupan sehari-hari masyakarat minang tidak terlepas dari budaya sopan santun yang terikat dengan adat.
KAJIAN KEDIDAKTISAN NOVEL PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN KARYA ABIDAH EL KHALIEQI Welsi Damayanti
METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya Vol. 14 No. 1 (2021): METAMORFOSIS Edisi Bulan April 2021 | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Peng
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.573 KB) | DOI: 10.55222/metamorfosis.v14i1.972

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan kedidaktisan yang terdapat dalam novel Perempuan Berkalung Sorban yakni pendidikan agama, pendidikan kognitif, pendidikan sosial, dan pendidikan di bidang kedokteran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dan memakai teknik analisis isi. Data dalam analisis ini adalah elemen novel yang mengandung nilai kedidaktisan. Sumber data yakni novel Perempuan Berkalung Sorban yang ditulis oleh Abidah El Khaliqi. Prosedur penelitian dilakukan secara bertahap, diawali dengan membaca novel, mengidentifikasi kedidaktisan yang terkandung, mengungkapkan kedidaktisan isi novel dengan bukti dialog atau pernyataan yang terdapat dalam novel. Hasil penelitian ini terdapat (1) 17 kutipan nilai didaktis bidang pendidikan agama, (2) 4 kutipan nilai didaktis bidang pendidikan kognitif, (3) 12 kutipan nilai didaktis bidang pendidikan sosial, dan (4) 1 kutipan nilai didaktis bidang pendidikan kedokteran. Hasil analisis isi novel Perempuan Berkalung Sorban ini direkomendasikan untuk bahan ajar mata kuliah Sastra di sekolah menengah dan perguruan tinggi.
ANALISIS DAN REDESAIN RPS BERBASIS RISET UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN 6C MAHASISWA PADA MATA KULIAH BAHASA INDONESIA Welsi Damayanti; Ahmad Fuadin; Rama Wijaya Abdul Rozak
Jurnal Semantik Vol 12 No 2 (2023): Volume 12 Number 2, September 2023
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/semantik.v12i2.p251-264

Abstract

This research aims to update the Semester Learning Plan (RPS) which prioritizes research to improve the 6C (Communication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity, Compassion, and Computational Thinking) skills of students in the Indonesian Language Course. This research adopts a qualitative approach with a descriptive method. Data was collected through a review of existing RPS and interviews with Indonesian language lecturers. The results of the study of RPS indicated that the development of 6C skills in students had not been optimal in the existing RPS. Improvement of RPS includes learning strategies that encourage communication, collaboration, creative expression of ideas, and the application of computational thinking in the use of technology. The updated RPS is implemented in teaching Indonesian. Positive responses were received from students who were involved, showing a good response to a more active and collaborative learning approach. The results of this study confirm that improving RPS based on research is effective in improving students' 6C skills in the context of Indonesian Language Courses. The implications of this research emphasize the importance of developing RPS that supports the mastery of 6C skills in order to prepare students to face the increasingly complex and dynamic requirements of the world of work.
Meningkatkan Minat Literasi Siswa Sekolah Dasar melalui Pemanfaatan Aplikasi Tiktok Zhahira, Bilqis Syazqya; Fauziah, Hilma Ghifarina; Nugraha, Metha Putri; Damayanti, Welsi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.7852

Abstract

Minat literasi siswa sekolah dasar di era digital ini adalah rendah. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, yang paling menonjol adalah peningkatan keterlibatan siswa dengan platform media sosial seperti TikTok. Penggunaan teknologi dalam pendidikan menjadi semakin penting dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki potensi TikTok sebagai alat untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan data yang dikumpulkan di tempat di sekolah V SDN Winayamukti. Temuan penelitian menunjukkan bahwa menggunakan TikTok sebagai alat belajar dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan membaca siswa. Siswa lebih terlibat dalam pembelajaran literasi mereka berkat konten interaktif dan menarik yang disediakan oleh aplikasi TikTok.Penggunaan aplikasi TikTok dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan keterampilan siswa di sekolah dasar, memberikan informasi baru, dan memberikan solusi efektif untuk peningkatan keterampilan belajar siswa di era digital. Data utama untuk penelitian ini adalah hasil testimonial siswa tentang apa yang mereka lihat dan apa yang ditulisnya tentang konten yang ditampilkan
Co-Authors A Embhun Nurani Dwi Sari Heryanto Heryana Aan Hasanah Abdul Razak Abdul Razak Al-Jannah, Halwa Haura Alfian Lutfi Alnaysha, Shanenthly Alyannisa, Naila Sabrina Amalia, Sabrina Firda Amanda Naila Eka Putri Amry, Muhammad Faizal Andrean Dzulhijrah Andriani, Alya Syifa Anggraeni, Deswita Anggraeni, Wilda Annisa Ayu Handayani Annisa Putri Andini Apandi, Sekar Ayu Ar-Rifdah, Nabila Az-zahra, Zihan Atthahira Azizah, Farah Balqis Naura Izzati Bening Wafa Gema Ashofi Chaerunnisa, Nisrina Chairina, Nafisa Aulia Dalimunthe, Miftah Nurul Fathiyya Damayanti, Safira Tri Dewi, Yulis Sulistiana Diana Nur’azzah Dinda Deviandini Emiliawati, Emil Eyad Saleh Bani-Domi Fadia, Rahma Fahrurrazi, Muhammad Syauqi Asy-syafiq Fahrurrazi Farhan Zidan Fadilah Fauzi Ridwan, Muhammad Fauziah, Hilma Ghifarina Fayyaza, Aisha Rahma Firmanzah, Revalian Amanda Fuadin, Ahmad Gulo, Melvin H. Suhada Halimah Halimah Hamzah, Naila Cahyaningtyas Handini, Shahnaz Azka Handini Harini, Yostiani Noor Hidajat, Putri Balqis Rizkita Ida Nuraeni Imani, Iqbal Tazkiya Imani Irlani Pratiwi Isah Cahyani Jendriadi, Jendriadi Khairina, Raisha Siti Khoerunisa, Sabilla Khoerunnisa, Milky Khoirunnisa Khoirunnisa Komara, Riska Laila, Hasya Tsalist Lushinta, Istiqomah Putri Lutvie Novita Zalwa M. Zaky Khaerul Rijal Manoch, Frelsa Fairus Addailamy Masyudi, Ayudia Rostiara Meliawati, Vini Milasiti Nursadiyah Muhammad Arsyad Nadisa Wiasqi Faza Nafsah Hasna Mardiyyah Nizar, Alif Naf'an Nugraha, Metha Putri Nur Rahmad Yahya Wijaya Nurjannah Nurjannah Nurmutia, Fitri Nursyifa, Dinar Nuryana, Aurel Naila Permana, Rafli Priatna, Anjani Dwi Maharani Priatna Putri, Dewi Arras Putri, Leony Assyifa Putri, Zaskia Auliana Rafi Alfarizi, Muhamad Rahman, Rhadiyah Rahmawati, Siti Salma Raihan, Muhammad Rama Wijaya Abdul Rozak Rasheesa, Tyaswahyu Neema RASUKI RASUKI, RASUKI Rasyid, Diva Khadijah Rika Widawati, Rika Rohayati Rohendi, Hikmah Putra Santoso, Madeline Magani Azzara Siminto Siregar, Muhammad Alfarizh Siti Hamidah Suwatno Suwatno Syafiq, Farrelio Syahidah, Alya Nurul Syahidah Tubagus Melvy Syauqi Fadhia Sunartadirja Urbaningrum, Anastiya Vismania S. Damaianti, Vismania S. Yanifah, Sofia Yulianeta Yulianita, Diva Zahra Aulia Zahwa Nur Hasya Zhahira, Bilqis Syazqya