Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS KEBUTUHAN PEMBELAJARAN ADMINISTRASI PROYEK BAGI MAHASISWA TEKNIK SIPIL DALAM MENGHADAPI DUNIA KERJA KONSTRUKSI: STUDI BERDASARKAN DATA SURVEI Juli Andjani, Ni Made Ayu; Fiisyatin Rodiah
Surya Teknika Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Surya Teknika Volume 2 Nomor 1 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jst.v2i1.7568

Abstract

Administrasi proyek merupakan salah satu komponen utama dalam pengelolaan proyek konstruksi yang sering kali kurang mendapat perhatian dalam kurikulum pendidikan teknik sipil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana kebutuhan dan urgensi pembelajaran administrasi proyek bagi mahasiswa teknik sipil, berdasarkan data survei terhadap 55 responden dari berbagai latar belakang. Survei ini mengukur persepsi tentang pentingnya aplikasi perangkat lunak teknik, tingkat penguasaan keterampilan administratif, serta kendala dalam pengembangan kemampuan proyek. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden menganggap pembelajaran administrasi proyek sangat penting, namun masih menghadapi kendala penguasaan software dan manajemen proyek yang efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran administrasi proyek harus menjadi bagian integral dalam kurikulum teknik sipil untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik di lapangan.
KARAKTERISTIK TANAH BERDASARKAN DATA SONDIR PADA PERENCANAAN SALURAN DI KAWASAN HUNTAP POMBEWE KABUPATEN SIGI Warliawati, Sri; Fiisyatin Rodiah; Hardiyanti Sarika; Rizki Amaliah
Surya Teknika Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Surya Teknika Volume 2 Nomor 1 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jst.v2i1.7586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik tanah berdasarkan data Cone Penetration Test (CPT) sebagai dasar perencanaan saluran di kawasan Huntap Pombewe, Kabupaten Sigi. Data diperoleh dari tiga titik uji sondir (S08, S09, dan S10) dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Parameter utama seperti cone resistance (qc) dan sleeve friction (fs) digunakan untuk mengidentifikasi jenis tanah, kedalaman lapisan keras, serta stabilitas tanah permukaan. Hasil menunjukkan bahwa lapisan tanah keras ditemukan pada kedalaman 3,00–4,20 meter, sedangkan tanah permukaan umumnya tergolong lunak hingga sedang. Kondisi ini mengindikasikan perlunya tindakan stabilisasi, penguatan lereng galian, serta desain saluran yang memperhatikan risiko rembesan dan kelongsoran. Implikasi teknis dari karakteristik tanah ini mencakup penggunaan saluran tipe tertutup dan pemasangan struktur pendukung seperti sheet pile atau dinding penahan pada titik-titik dengan tanah lunak dominan. Kajian ini menegaskan pentingnya integrasi data geoteknik dalam mendukung perencanaan infrastruktur yang aman dan berkelanjutan.
Factors Causing Cost Overrun in Construction Projects in Central Sulawesi Andi Rizal; Teguh Hilmansyah; Yusfi Hasanah; Hendra Setiawan; Mohamad Sutrisno; Fiisyatin Rodiah; Muhammad; Irwan; Anang Arya N
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 7 No. 4: October-2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i4.8791

Abstract

Cost overrun is a major challenge in the construction sector, potentially leading to project delays, increased expenditures, and even project failure. Therefore, identifying the factors that contribute to cost overruns is essential for improving the efficiency and success of construction projects. This study focuses on identifying the key factors causing cost overruns in construction projects. By understanding these factors, effective mitigation strategies can be implemented to reduce the risk of cost overruns. The research will employ a descriptive method to evaluate the relationship between various contributing factors. The descriptive research will involve several stages, including the identification of causal factors, questionnaire design, data collection, data analysis, determination of key factors, and control of these factors.
Perbaikan Tanah Lempung Dengan Penambahan Zat Aditif (Magnesium Chloride dan Semen) Rodiah Firhansyah, Fiisyatin; Nurdin, Sukiman; Irdhiani, Irdhiani
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 3 No. 10 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v3i10.948

Abstract

Sebagian besar wilayah Indonesia terdiri dari tanah lempung termasuk desa Tanamea, kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Tanah lempung merupakan tanah yang memiliki daya dukung rendah dan penurunan yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan karakteristik mekanis tanah lempung sebelum dan setelah distabilisasi secara kimia dengan penambahan zat aditif. Dalam penelitian ini bahan stabilisator yang digunakan adalah Magnesium Chloride dan semen dengan variasi kadar campuran zat aditif 0%, 5%, 10%, dan 20% terhadap berat kering tanah lempung. Dalam penelitian ada 3 tahapan, 1.) pengujian sifat fisik tanah untuk menentukan klasifikasi tanah lempung. 2.) pengujian sifat mekanis tanah lempung, dan 3.) pengujian sifat mekanis tanah yang telah dicampur dengan zat aditif. Hasil pengujian sifat fisik tanah lempung menunjukkan bahwa tanah yang digunakan adalah tanah lempung organik dengan nilai LL > 50 yang termasuk dalam plastisitas rendah. Adapun pengujian mekanis tanah yang dilakukan yaitu, pemadatan, kuat tekan, pemampatan dan geser langsung. Hasil pengujian mekanis tanah menunjukkan penambahan campuran zat aditif dengan berbagai variasi kadar campuran pada tanah lempung organik, membuat nilai wopt cenderung menurun hingga 8,85% dan berat isi kering maksimum yang juga ikut menurun hingga 38,25%, meningkatkan nilai kuat tekan bebas tanah mencapai 56,21%, menurunkan nilai penurunan tanah, menurunkan nilai kohesi tanah lempung hingga 64,59%, serta meningkatkan nilai sudut gesek tanah lempung hingga 65,05%. Hal tersebut karena adanya proses sementasi, dimana air didalam pori-pori tanah akan mengikat zat aditif yang mengakibatkan terbentuknya butiran sedimen. Dari hasil penelitian, pencampuran zat aditif membuat tanah menjadi semakin ringan dan lebih padat, sehingga meningkatkan kekuatan tanah. Pada kadar campuran 10% zat aditif pada tanah diperoleh nilai kuat tekan yang terbesar dengan nilai wopt yang terkecil, serta nilai kohesi terendah dan nilai sudut gesek yang tertinggi dari pengujian
Evaluasi Stabilitas Lereng Berbasis Data CPT dengan Metode Kesetimbangan Batas dan Fellenius : Studi Kasus di Kawasan Huntap Pombewe, Kab. Sigi Fiisyatin Rodiah
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v10i2.134

Abstract

Pascabencana gempa dan likuifaksi di Sulawesi Tengah, pemerintah membangun kawasan Hunian Tetap (Huntap) sebagai upaya relokasi, salah satunya di Pombewe, Kabupaten Sigi. Kawasan ini berada di wilayah lereng dengan kemiringan cukup curam, sehingga memerlukan kajian geoteknik yang matang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi stabilitas lereng menggunakan data Cone Penetration Test (CPT) pada enam titik uji. Analisis dilakukan dengan metode kesetimbangan batas sederhana dan divalidasi menggunakan metode Fellenius. Hasil menunjukkan bahwa nilai faktor keamanan (FS) pada seluruh titik berada di atas batas minimum yang direkomendasikan (>1,5), yang mengindikasikan kondisi lereng relatif stabil secara statis. Namun, karakteristik tanah yang bervariasi serta riwayat bencana di kawasan ini tetap menuntut kewaspadaan, khususnya pada musim hujan. Kajian ini diharapkan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan teknis serta perencanaan pembangunan infrastruktur yang aman dan berkelanjutan di kawasan Huntap.
Evaluasi Perilaku Tanah Dasar Embung Rano Tadulako terhadap Pengaruh Gempa Rodiah , Fiisyatin; Sarika , Hardiyanti; Amaliah , Rizki; Warliawati , Sri; Andjani, Ni Made Ayu Juli
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 7 No. 4 (2025): Paulus Civil Engineering Journal, Vol.7, No.4
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/zj8j2t19

Abstract

Palu City is an earthquake-prone area, notably marked by the September 28, 2018 earthquake (Mw 7.4) which caused significant damage. Rano Tadulako Reservoir serves as a crucial raw water supply for Tadulako University, necessitating evaluation of its subgrade stability against seismic effects. This study evaluates subgrade stability through dynamic bearing capacity analysis using the pseudostatic method. Primary data includes Cone Penetration Tests at 4 points across 20 cross-sections, while secondary data comprises seismic parameters showing PGA = 0.919 g. Analysis involved calculating horizontal seismic coefficient (kh = 0.46), ultimate bearing capacity using Terzaghi's method, and seismic capacity reduction. Results show 84% of the reservoir (16 of 19 segments) meets safety criteria with SF ≥ 1.5, ranging from 0.150 to 7.402. Critical points were identified at segments 9-10 with SF = 0.150. Overall, the subgrade is relatively safe, though local reinforcement and continuous monitoring are essential for long-term stability.