Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Progressa: Journal of Islamic Religious Instruction

Pohon Zaqqum Menurut Tafsir Al-Mishbah Karya M. Quraish Shihab Fatih, Muhammad
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 8 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v8.1.487.32-42

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang mengandalkan data dari perpustakaan, mencakup data primer dari tafsir al-Misbah oleh M. Quraish Shihab dan data sekunder dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan internet. Semua data diklasifikasi, diolah, dan dianalisis dengan metode deskriptif analitis sebelum menyimpulkan temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pohon Zaqqum diidentifikasi sebagai makanan penghuni neraka, tumbuh di dasar neraka tanpa terbakar oleh api menyala-nyala. Kesimpulan lain mencakup gambaran mayang pohon Zaqqum yang menyerupai kepala setan, sebuah analogi untuk menyatakan keburukan dan menjijikkan. Penafsiran M. Quraish Shihab sejalan dengan mufassir lain seperti ar-Razi, Sayyid Thanthawi, dan Ibnu Katsir.
Kisah Qabil dan Habil Perspektif Tafsir Maqashidi Fatih, Muhammad
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 10 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v10.1.546.72-83

Abstract

Kisah Qabil dan Habil diceritakan dalam surat Al-Ma’idah ayat 27-31. Kisah ini secara substansial sangat menarik karena berbicara tentang sejarah kemanusiaan. Kisah ini bermula dari kurban Habil yang diterima Allah dan ditolaknya kurban Qabil. Qabil sakit hati, dengki lalu membuahkan kebencian yang besar. Karena dorongan hawa nafsunya Qabil lalu membunuh Habil. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Data-data dideskripsikan lalu dianalis. Sumber datanya terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer bersumber dari ayat-ayat Al-Qur’an, sedangkan data sekunder bersumber dari kitab-kitab tafsir, jurnal penelitian, dan lain-lain yang berkaitan dengan tema. Berdasarkan hasil analisis, tafsir maqashidi adalah tafsir Al-Qur’an yang memberikan penekanan pada prinsip-prinsip maqashid syari’ah dan menguak ideal moral, tujuan, maksud, dan cita-cita Al-Qur’an di balik teks ayat. Dari sudut pandang tafsir maqashidi, ditarik kesimpulan bahwa kisah Qabil dan Habil berkaitan erat dengan prinsip-prinsip maqashid syari’ah. Yakni hifdzud din (menjaga agama), hifdzun nafs (menjaga jiwa), hifdzun nasl (menjaga keturunan), hifdzul aql (menjaga akal), dan hifdzul mal (menjaga harta). Pembunuhan Qabil terhadap Habil adalah melanggar prinsip hifdzun nafs. Sikap tidak mau menyerang atau membalas yang dilakukan Habil karena takut kepada Allah, memilih sikap pasrah dan menjunjung prinsip ketaqwaan adalah cerminan dari prinsip hifdzud din. Demikian pula keteguhan Habil menjaga emosi, tidak dikuasai hawa nafsu, tetap berpikir dengan jernih penuh pertimbangan adalah termasuk dalam kerangka hifdzul aql. Pembunuhan Qabil terhadap saudaranya adalah melanggar prinsip hifdzun nasl. Sikap Habil mempersembahkan kurban berupa domba yang besar, gemuk dan sehat merupakan cerminan dari prinsip hifdzul mal.