Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Pendidikan Agama Anak Ambarwati, Aprina; Suarni, Suarni; Kholida, Leliy
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Religi, Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v1i2.614

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak perceraian orang tua terhadap pendidikan agama anak dalam keluarga di Kelurahan Wawombalata Kecamatan Mandonga Kota Kendari. Metode penelitian ini ialah kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analysis. Sumber data penelitian ini ialah data primer dan sekunder. Teknik penumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Selain itu, tahapan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Perceraian orang tua memberikan dampak positif terhadap pendidikan agama anak di Kelurahan Wawombalata, Kecamatan Mandonga, kota Kendari yaitu anak menjadi lebih mandiri mengakibatkan anak tetap melanjutkan kebiasaan ibadah setelah bercerai dan melakukan ibadah tanpa diperintah. Hal ini disebabkan karena perceraian terjadi ketika anak masih kecil, adanya sensitivititas dan kepedulian orang tua terhadap pendidikan agama anak, dan lingkungan yang mendukung pendidikan agama anak. Perceraian orang tua juga memberikan dampak negatif terhadap pendidikan agama anak yaitu renggangnya hubungan dengan orang tua mengakibatkan anak kehilangan minat atau motivasi dalam kegiatan keagamaan, seperti malas sholat, dan tidak mau mengaji. Renggangnya hubungan dengan orang tua disebabkan oleh kurangnya waktu bersama antara orang tua dan anak setelah perceraian disebabkan ibu harus bekerja mencari nafkah mengantikan peran ayah. Selain itu, watu perceraian yang terjadi ketika anak sudah mengerti akan perceraian mengakibatkan anak menunjukkan sikap berontak dan tidak terimanya akhirnya mereka melampiaskan pada hal negatif seperti tidak mau sholat, dan tidak mau mengaji. Kurangnya sensitivitas dan kepedulian orang tua terhadap pendidikan agama anak, dan lingkungan yang kurang mendukung pendidikan agama anak.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Media 3D Page Flip HTML5 Intan Afifa Fitia; Kholida, Leliy; Awardin, Awardin
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Religi, Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i1.675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menggambarkan penerapan media berbasis 3D Page Flip HTML5 untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik (2) Mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik setelah penerapan media berbasis 3D Page Flip HTML5 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X.1 di SMA Negeri 11 Bombana. Penelitian yang digunakan ialah penelitian Tindakan kelas (classroom action research). Penelitian ini dilaksanakan pada peserta didik kelas X.1 SMA Negeri 11 Bombana tahun Pelajaran 2023/2024 dengan jumlah peserta didik 19 orang. Instrument yang digunakan adalah tes hasil belajar, untuk mengukur kemampuan peserta didik berupa tes siklus I dan tes siklus II (setelah pemberian tindakan); dan lembar observasi bagi guru dan peserta didik untuk pelaksanaan aktivitas pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Penerapan media berbasisi 3D Page Flip HTML5 mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yaitu pendidik menjelaskan atau memberikan gambaran materi kepada peserta didik melalui media pembelajaran berbasisi 3D Page Flip HTML5 dimana masing-masing peserta didik dapat membaca ataupun mempelajari materi serta aktivitas yang akan dilakukan peserta didik melalui link yang telah dibagikan. Penerapan media ini pada materi “menjauhi pergaulan bebas dan perbuatan zina untuk melindungi harkat dan martabat” telah mencapai keberhasilan, hal ini dapat dilihat dari aktivitas observasi guru dan peserta didik yang dikategorikan dalam keadaan baik. (2) Menggunakan media 3D Page Flip HTML5 menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan dibuktikan dengan hasil belajar peserta didik yang berjumlah 19 orang menunjukkan bahwa pada siklus I peserta didik yang hasil belajarnya telah mencapai kriteria ketuntasan minimum yang telah ditetapkan sekolah yaitu (70) sebanyak 12 peserta didik dengan presentase 63,15%. Sedangkan pada siklus II peserta didik yang hasil belajarnya telah mencapai ketuntasan sebanyak 17 peserta didik dengan presentase 89,47%.
Evaluasi Formatif Dan Sumatif Dalam Pembelajaran PAI Serta Relevansinya Dalam Surah Al-Ankabut Ayat 2-3 Fitriah, Fitriah; Mattinetta, Ahmad Abdillah; Kholida, Leliy; Nirmala
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Religi, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i2.1120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas evaluasi formatif dan sumatif yang merupakan dua komponen penting dalam penilaian pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) serta pnegasan teologisnya dalam surah al-Ankabut ayat 1-2. Evaluasi formatif dilaksanakan dalam proses pembelajaran yang bertujuan untuk memantau kemajuan belajar peserta didik dan memberikan umpan balik yang konstruktif guna memperbaiki strategi pembelajaran. Sedangkan evaluasi sumatif dalam pembelajaran PAI dilakukan di akhir periode pembelajaran, seperti akhir semester atau tahun ajaran, untuk menilai pencapaian hasil belajar siswa secara menyeluruh yang bertujuan menentukan tingkat penguasaan materi, memberikan nilai akhir, dan menjadi dasar pengambilan keputusan terkait kelulusan atau kenaikan kelas. Penelitian ini menggunakan jenis kajian kepustakaan (library research) yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan koleksi perpustakaan saja tanpa memerlukan riset lapangan. Dengan menerapkan evaluasi formatif dan sumatif secara tepat, guru dapat mengukur efektivitas pembelajaran, mengidentifikasi kebutuhan belajar siswa, dan membantu siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran PAI yang diharapkan, yaitu memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Jika dikaitkan dengan Surah al-Ankabut ayat 2-3 bahwa ujian selama manusia hidup ibaratnya sebagai evaluasi formatif dari Allah swt., yaitu setiap tantangan, kesulitan atau nikmat yang dialaminya adalah bentuk ujian yang berfungsi untuk mengukur kemajuan imannnya, memberikan umpan balik dan memperbaiki dirinya. Adapun evaluasi sumatif ibaratnya adalah kehidupan di akhirat yang menentukan hasil akhir amal manusia yaitu surga bagi yang orang-orang yang lulus ujian-Nya, dan neraka bagi orang-orang yang gagal atau mendustakan ajaran-Nya.
Penerapan Strategi Peer Lesson Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Al-Qur’an Hadist Pada Peserta Didik Muliyani, Muliyani; Sitti Aisyah; Kholida, Leliy
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Religi, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v3i1.1282

Abstract

The purpose of this study is to find out the application of peer lesson strategies to improve the learning outcomes of the Qur'an Hadith in grade VII students at MTsN 1 Konawe, Tangkombuno Wawonii Islands, Northeast. This type of research is class action research or PTK which is carried out in two cycles, each cycle consists of two meetings, each cycle consists of 4 stages, namely Planning, Implementation of Actions, Observation and Reflection. The results of the study explained that 1) The application of this peer lesson strategy can improve the learning outcomes of students in the subject of Al-Qur'an Hadith at MTsN 1 Konawe Islands, it can be seen from the stage of implementation of learning analysis that the researcher got from the implementation stage is that from the first meeting to the last meeting, all students in the experimental class are very enthusiastic and enthusiastic to participate in the learning activities that are Implemented. Based on the results of the research that has been carried out, in the pre-cycle there are 4 students or 33% who have reached the KKM while there are 8 students or 66% who have not reached the KKM. Then in the implementation of cycle 1 there were 7 students or 58% who had reached KKM while there were 5 students or 41% who had not reached KKM in the implementation of cycle 2 there were 11 students or 91% who had reached KKM while there was one student or 8% who had not reached KKM with the results of the indicator research having reached 95% so that this research was declared successful