Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Mengurai Relasi Konsumsi Rumah Tangga, Belanja Pemerintah dan Investasi Terhadap Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nurfadilah Sarimunding; Sitti Aisyah
EcceS (Economics, Social, and Development Studies) Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ecc.v5i2.7077

Abstract

Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Polewali Mandar, bergerak tidak begitu akseleratif sementara pengeluaran konsumsi, pengeluaran pemerintah dan investasi pemerintah, dari tahun ke tahun semakin besar. Kontradiksi faktual tersebut, melatarbelakangi peneliti ini untuk menelusur masalah tersebut. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah dan investasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan data diolah dengan kebutuhan model yang digunakan . Teknik pengolahan data menggunakan regresi linear berganda melalui program SPSS. Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder, dengan jenis data time series tahunan periode 2008-2017  yang di peroleh dari BPS (Badan Pusat Statistik). Variabel yang dugunakan adalah pertumbuhan ekonomi, konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah dan investasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengeluaran konsumsi rumah tangga berpengaruh secara signifikan dan berhubungan positif terhadap pertumbuhan ekonomi, belanja pemerintah tidak berpengaruh signifikan tetapi berhubungan positif terhadap pertumbuhan ekonomi, investasi tidak berpengaruh secara signifikan tetapi berhungan positif terhadap pertumbuhan  ekonomi di Kabupaten Polewali Mandar tahun 2008-2017. Sedangkan secara bersama-sama variabel konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah dan investasi berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Polewali Mandar.
Pengaruh Modal, Lokasi, dan Jam Berdagang Terhadap Pendapatan Pedagang Pasar Sitti Aisyah; Muh. Zulfi Qadri
EcceS (Economics, Social, and Development Studies) Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ecc.v6i1.9541

Abstract

Pendapatan pedagang pasca relokasi di pasar sentral palakka, Kabupaten Bone semakin tidak menentu dari waktu ke waktu. Bahkan, struktur pendapatan pedagang setempat semakin memburuk, yang ditandai dengan rendahnya tingkat pendapatan para pedagang tersebut. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui: 1) apakah modal berpengruh terhadap pendapatan pedagang Pasar Sentral Palakka Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone. 2) apakah jam berdagang berpengaruh terhadap pendapatan pedagang Pasar Sentral Palakka Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone. 3) apakah lokasi usaha berpengaruh terhadap pendapatan pedagang Pasar Sentral Palakka Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone. Jumlah populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 450 orang, dengan penarikan sampel menggunakan rumus slovin menjadi 81 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) terdapat pengaruh positif modal  terhadap pendapatan Pedagang Pasar Sentral Palakka Kabupaten Bone; (2) terdapat pengaruh positif jam berdagang  terhadap pendapatan Pedagang Pasar Sentral Palakka Kabupaten Bone; (3) terdapat pengaruh positif lokasi  terhadap pendapatan Pedagang Pasar Sentral Palakka Kabupaten Bone. Koefisien determinasi R2 sebesar 0,784 dapat diartikan bahwa sebesar 78,4% variabel pendapatan Pedagang Pasar Sentral Palakka Kabupaten Bone dipengaruhi oleh variabel Modal (X1), Jam Berdagang (X2), Dan Lokasi(X3). Sedangkan  yang sebesar 21,6% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.
MAJU MUNDURNYA ISLAM DI SPANYOL Sitti Aisyah
Rihlah : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Vol 1 No 01 (2013): Oktober
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/rihlah.v1i01.652

Abstract

This paper discusses Islam in Spain which is one of the historical evidence of Muslim rule. Spain is an Islamic territory conquered in 705 AD, during the reign of the Umayyads. The arrival of Islam in Spain is an event that greatly influenced the Islamic world in which he brought and opened the eyes of the Europeans who have provided its own nuances and invaluable contribution to both the Islamic world and the Western world, in terms of science and civilization. The progress brought and introduced Islam to the Western world is characterized by the emergence of figures scientists and philosophers of the country. Muslim rule in Spain which had reached its peak and then slowly destroyed due to various factors.
PENGARUH MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG HIV & AIDS DI KOTA PAREPARE Sitti Aisyah; Muhammad Syafar; Ridwan Amiruddin
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 3 No. 1: Maret 2020
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jkmm.v3i1.10299

Abstract

Pertambahan jumlah kasus baru HIV & AIDS masih menjadi  hal yang mengkhawatirkan terutama dikalangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi melalui media sosial oleh peer educator terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV &  AIDS. Penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan randomized pretest posttest control group. Jumlah sampel sebanyak 100 orang yang berasal dari siswa-siswi SMAN 4 Parepare sebagai kelompok intervensi dan SMAN 2 Parepare sebagai kelompok kontrol. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Analisis skor pengetahuan dan sikap responden antara pretest dan postest menggunakan uji non parametrik two related sample( wilcoxon) dan uji t sampel berpasangan. Untuk membandingkan pengetahuan dan sikap responden kelompok intervensi dan kontrol menggunakan uji non parametrik two independent sample  (Mann- Whitney) dan uji t sampel tidak berpasangan. Batas kemaknaan (nilai alpha) ditetapkan 5% (0,05).  Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh intervensi melalui media sosial oleh peer educator dalam meningkatkan pengetahuan p = 0,000 (p<0,05) dan sikap positif p = 0,000 (p<0,05) responden mengenai HIV & AIDS. Ada perbedaan pengetahuan dan sikap responden mengenai HIV & AIDS setelah diintervensi melalui media sosial dibandingkan yang tidak diintervensi p = 0,000  (p<0,05 ). Kesimpulan dari penelitian ini adalah intervensi melalui media sosial oleh peer educator berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV & AIDS. Kelompok yang diintervensi oleh Peer Educator melalui media sosial memiliki skor pengetahuan dan sikap lebih baik daripada kelompok yang tidak diintervensi.
Students’ View on Using Online Application to Work on Online Assignment Nuraeni Nuraeni; Ita Suryaningsih; Sitti Aisyah
SELTICS Vol 4 No 1 (2021) Seltics Journal: Scope of English Language Teaching, Literature and Linguistics Jo
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.721 KB) | DOI: 10.46918/seltics.v4i1.940

Abstract

This research aimed to examine students’ views on using online applications, particularly Edmodo to do online assignments (e-assignment). This study was conducted at Universitas Muslim Maros in the English language education department. Eight students joined as the participants voluntarily. This research used qualitative research with a semi-structured interview method. Data were recorded then transcribed. The data then were analyzed using thematic analysis. The result showed that most participants were engaged to work on their assignments online. Positive views were given by the participants as they gained effective learning through the online assignment. However, some students felt the pressure when doing online learning. The big problems are a low internet connection and the use of timer features.
FEMINITAS DAN MASKULINITAS SEBAGAI PEMBEDA DALAM BERBUSANA Sitti Aisyah
HomeEC Vol 8, No 1 NOV (2009)
Publisher : HomeEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Busana adalah kebutuhan manusia yang sangat mendasar, hal ini adalah sifat alamiah yang dimiliki manusia sebagai mahluk sosial memiliki rasa malu, rasa untuk melindungi tubuh dari gangguan-gangguan alam yang dapat mempengaruhi kondidi fisik manusia seperti panas matahari, cuaca dingin dan lain-lain.  Dalam sebuah pengertian diartikan bahwa busana adalah semua yang melekat ditubuh yang dikenakan secara sadar dan sengaja, mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki.  Perbedaan busana perempuan dan laki-laki itu berawal dari adanya perbedaan secara biologis yang mengindikasikan model busana perempuan cenderung modelnya ketat untuk menberikan efek gambaran bentuk tubuh perempuan yang seksi dengan lekukan tubuhnya seperti gitar. Sedangkan sebaliknya, kemeja laki-laki cenderung longgar yang mengindikasikan kebebasan dan keleluasaan bergerak. Celana panjang adalah indentifikasi  busana laki-laki yang mengidikasikan bentuk tegas dengan garis lurus yang membungkus kedua paha dan betis, sehingga akan memberikan kebebasan untuk mengangkang, dan melangkah dengan langkah kaki yang lebar, serta melompat jauh tidak menimbulkan kesulitan dengan adanya kain yang membungkus tungkai dan kaki. Sedangkan sebaliknya perempuan yang teridentifikasi dengan rok-rok, baik rok kerut, lipit-lipit maupun klok akan memberikan kesan krunganya kebebas bergerak bagi perempuan. Demikian juga apabila rok ini dihembus angin, maka rok ini akan terangkat ke atas sehingga menampakkan paha dan betis perempuan. Key words : Feminin, Maskulin, Busana
BUDIDAYA ULAT SUTERA DALAM MENUNJANG USAHA PERSUTERAAN DI SULAWESI SELATAN Sitti Aisyah
HomeEC Vol 10, No 1 NOV (2010)
Publisher : HomeEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidayaan ulat sutera di Sulawesi Selatan adalah untuk menunjang kegiatan persuteraan, pembudidayaan ini dilakukan di Balai Persuteraan Bii-Bili Kabupaten Gowa,  jenis ulat sutra yang dibudidayakan adalah hasil persilangan antara bibit ulat sutera dari Cina (Bc 117) dengan bibit ulat sutera  dari Jepang (BN 18), Hasil persilangan tersebut menghasilkan jenis bibit F1 dengan kualitas kokon yang lebih besar dan panjang serat ± 1000 meter. Jenis inilah yang dikembang biakkan di Perum Perhutani di Kabupaten Soppeng dan disertifikasi untuk didistribusikan kepada masyarakat. Pemeliharaan ulat sutera yang dilakukan pada masyarakat masih sangat sederhana dan belum memenuhi standar serta suplai makanan (daun murbey) belum mencukupi akibatnya hasil produksi kokon dan benang sutera dalam kualitas masih rendah dan belum mampu memenuhi kebutuhan pasar.   Key Word: Budidaya ulat sutera, pemurnian jenis, pemeliharaan ulat sutera
PROMOSI BIDANG USAHA BUSANA MELALUI MEDIA IKLAN DENGAN FESYEN (FASHION) DESAIN ILUSTRASI Sitti Aisyah
HomeEC Vol 8, No 1 NOV (2009)
Publisher : HomeEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proposal usaha. blogspot.com (2010) memberikan tips strategi usaha penjualan busana, sehingga usaha busana yang di jalankan bisa berjalan eksis. Strategi usaha busana  ini saya kutip dari tips bisnis sukses. Jika anda ingin menjalankan usaha penjualan busana skala kecil dengan modal terbatas, harus mencari jenis barang yang cepat laku. Terlepas dari melakukan pinjaman tanpa jaminan atau tidak, indikasi cepat laku adalah kalau barang itu sering berganti atau cepat habis. Bisnis usaha busana memang sedikit memerlukan waktu lakunya agak lama, dibandingkan dengan jualan makanan. Oleh sebab itu ada dua alternatif hal yang dapat dipilih yaitu memilih produk busana yang mahal agar dapat keuntungan besar, atau memilih produk yang murah dengan keuntungan  kecil. Selanjutnya melakukan promosi busana secara kontinu, baik yang tradisional dari mulut kemulut, maupun dengan penggunaan media modern. Key Words: Media iklan, desain ilustrasi, promosi usaha busana
PROMOSI BIDANG USAHA BUSANA MELALUI MEDIA IKLAN DENGAN FESYEN (FASHION) DESAIN ILUSTRASI Sitti Aisyah
HomeEC Vol 9, No 1 PEB (2010)
Publisher : HomeEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proposal usaha. blogspot.com (2010) memberikan tips strategi usaha penjualan busana, sehingga usaha busana yang di jalankan bisa berjalan eksis. Strategi usaha busana  ini saya kutip dari tips bisnis sukses. Jika anda ingin menjalankan usaha penjualan busana skala kecil dengan modal terbatas, harus mencari jenis barang yang cepat laku. Terlepas dari melakukan pinjaman tanpa jaminan atau tidak, indikasi cepat laku adalah kalau barang itu sering berganti atau cepat habis. Bisnis usaha busana memang sedikit memerlukan waktu lakunya agak lama, dibandingkan dengan jualan makanan. Oleh sebab itu ada dua alternatif hal yang dapat dipilih yaitu memilih produk busana yang mahal agar dapat keuntungan besar, atau memilih produk yang murah dengan keuntungan  kecil. Selanjutnya melakukan promosi busana secara kontinu, baik yang tradisional dari mulut kemulut, maupun dengan penggunaan media modern. Key Words: Media iklan, desain ilustrasi, promosi usaha busana
PERAN UNIT PELAYANAN PEREMPUAN DAN ANAK DALAM PENERAPAN PRINSIP RESTORATIVE JUSTICE PADA TINDAK PIDANA DENGAN PELAKU ANAK DI MAKASSAR Nanang Ardiansyah; Sitti Aisyah; Asni
Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam Vol 3 No 3
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/qadauna.v3i3.25032

Abstract

Abstract The subject of this research is the role of the PPA Unit in the application of the principles of Restorative Justice in criminal acts with child offenders in Makassar. This research is a field research using syar'i, theological and normative juridical approaches. The results of this study indicate that in the implementation of Restorative Justice the PPA Unit Polrestabes Makassar only acts as a mediator and facilitator. There are two driving factors for the PPA Unit, namely internal factors including the integrity and capability of the PPA Unit and external factors including collaboration between the PPA Unit and related agencies to facilitate the application of Restorative Justice principles in case resolution. The view of Islamic law relating to Restorative Justice is in line with Islamic teachings because basically the concept of Restorative Justice places more emphasis on solving problems in a family manner. The PPA unit should carry out studies and education related to the principles of Restorative Justice to the community so that cases of child crimes can be resolved amicably. The PPA Unit must also improve the understanding and capability of the PPA Unit apparatus by holding training on case resolution based on the principles of Restorative Justice. Keywords: Children, Restorative Justice, Crime.