Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengendali Terbang Drone FPV Berbasis Betaflight via ExpressLRS HappyModel EP-1 Saputra, Ridho Ramadani; Hendrarini, Nina; Ema
eProceedings of Applied Science Vol. 11 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas perancangan dan implementasi sistem kendali terbang pada drone FPV (First person view) melalui integrasi modul penerima expresslrs happymodel ep-1. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sistem kendali yang secara relatif memiliki karakteristik relatif efisien, ringan, dan andal dalam performa transmisi sinyal pada frekuensi 2.4 GHz. Pengembangan sistem ini ditujukan sebagai solusi alternatif bagi drone yang tidak mendukung sistem plug and play, dengan konfigurasi dilakukan menggunakan betaflight configurator. Selain itu, komunikasi antara flight controller dan penerima dilakukan melalui jalur transmisi serial TX-RX (transmit-receive). Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan respons kendali yang presisi dan responsif dalam berbagai skenario penerbangan FPV. Diharapkan, penyusunan ini dapat mendukung pengembangan teknologi berbasis open-source yang lebih terjangkau dan mudah diakses, serta memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan drone FPV, khususnya dalam lingkup RA ATAP. Kata kunci: Drone FPV, Betaflight, Expresslrs
Implementasi Rtl-Sdr Untuk Pemantauan Lalu Lintas Pesawat Menggunakan Ads-B Zaky, Muhammad; Hendrarini, Nina; Rizal, Mochammad Fahru
eProceedings of Applied Science Vol. 9 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemantauan lalu lintas pesawat merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan penerbangan. Salah satu teknologi yang digunakan untuk pemantauan lalu lintas pesawat adalah Automatic Dependent Surveillance-Broadcast (ADS-B), yang merupakan sistem transmisi data posisi dan identitas pesawat secara otomatis. Namun, peralatan penerima ADS-B yang tersedia di pasaran memiliki harga yang cukup mahal dan membutuhkan instalasi yang rumit. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan RTL-SDR (Software Defined Radio) sebagai penerima ADS-B yang murah dan mudah digunakan. RTL-SDR adalah perangkat penerima radio yang dapat dikontrol oleh perangkat lunak komputer. Dengan menggunakan RTL-SDR, antena, dan komputer, peneliti dapat menerima dan menampilkan data ADS-B dari pesawat yang terbang di sekitar lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RTL-SDR dapat digunakan sebagai alternatif penerima ADS-B yang efektif dan efisien.Kata Kunci: ADS-B, ATC, GPS, RTL-SDR, GPS, pesawat
Sistem Sensor Untuk Pemantauan Kualitas Dan Temperatur Air Bryan Verdhatama; Hendrarini, Nina; Duddy Soegiarto
Journal of Applied Engineering and Social Science (JAESS) Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jaess.v3i2.9334

Abstract

Sebagai negara dengan hutan mangrove terbesar di dunia, Indonesia memiliki kekayaan hayati berupa kepiting soka yang memiliki potensi ekonomi tinggi. Indonesia juga merupakan negara eksportir krustasea laut tersebut. Namun, pada tahun 2021 nilai ekspor kepiting hanya mencapai 614,25 juta USD. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti faktor alami dan aktivitas manusia. Oleh karena itu, diperlukan pemanfaatan teknologi precision aquaculture yang dapat meningkatkan efisiensi budidaya melalui pemantauan kualitas air dengan memanfaatkan sensor, seperti sensor TDS (DS18B20), pH (SEN0161), dan temperatur (DS18B20), untuk mengetahui kondisi air pada media budidaya kepiting. Selain itu, digunakan juga aplikasi Firebase untuk mendukung sistem Internet of Things (IoT). Kepiting soka sendiri memiliki kebutuhan spesifik, yaitu temperatur 22–25°C, pH 7,5–7,7, dan salinitas 10–25 ppt. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sensor temperatur air mencatat 24,7°C dengan akurasi 98,33%, sensor pH mencatat 9,15 dengan akurasi 99,66%, dan sensor salinitas mencatat 2,83 ppt dengan akurasi 89,27%. Selisih nilai antara sensor dan alat ukur standar adalah 0,43 untuk temperatur, 0,04 untuk pH, dan 0,37 untuk salinitas. Informasi nilai-nilai tersebut ditampilkan pada LCD 16x2 dan Realtime Database Firebase.
Penggunaan Kamera Untuk Pemantauan Kondisi Kepiting Felix Vinansius Sihaloho; Hendrarini, Nina; Duddy Soegiarto
Journal of Applied Engineering and Social Science (JAESS) Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jaess.v3i2.9831

Abstract

Indonesia memiliki banyak hutan mangrove yang berperan sebagai ekosistem penting, mendukung kehidupan berbagai makhluk, termasuk kepiting bakau. Ekosistem mangrove di Indonesia juga menawarkan peluang besar untuk pengembangan budidaya kepiting. Masalah utama yang dihadapi dalam pemantauan kepiting bakau adalah kurangnya sistem monitoring yang efektif untuk memantau pertumbuhan kepiting, yang dapat berdampak langsung pada hasil produksi kepiting, diharapkan dapat mengurangi biaya operasional dan meningkatkan peluang ekonomi dalam pembudidayaan kepiting bakau. Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) menawarkan solusi inovatif dalam mengoptimalkan budidaya kepiting bakau. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem monitoring berbasis IoT menggunakan ESP32-CAM untuk memantau kondisi kepiting bakau, terutama dalam hal pertumbuhan kepiting bakau secara visual tanpa melakukan pengukuran ukuran secara langsung. Dengan mengambil gambar secara berkala dan mengirimkan gambar secara real-time ke database Firebase. Firebase berperan sebagai pusat penyimpanan data yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja sehingga sistem ini memungkinkan pengelola untuk memantau kondisi dengan lebih efektif. Metode yang saya gunakan adalah studi literatur, diskusi dan prototipe. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ESP32-CAM dan Firebase mampu berfungsi dengan baik, dengan ESP32-CAM yang mampu mengambil gambar dan Firebase menunjukkan performa yang baik dalam menyimpan gambar secara realtime.
Sistem Sensor Untuk Pemantauan Kekeruhan Air Dan Oksigen Terlarut Muhammad Fakhrial Latief; Hendrarini, Nina; Duddy Soegiarto
Journal of Applied Engineering and Social Science (JAESS) Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jaess.v3i2.9960

Abstract

Kepiting bakau merupakan salah satu jenis kepiting yang mempunyai habitat alami, terutaman karena keberadaan ekosistem mangrove yang berlimpah di Indonesia. Budidaya kepiting bakau di Indonesia memiliki potensi besar dalam meningkatkan nilai ekonomi, tetapi masih terdapat beberapa hambatan, salah satunya adalah kurangnya penerapan teknologi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem Precison Aquaculture berbasis Internet of Thing (IoT) pada sensor untuk memantau kekeruhan air dan oksigen terlarut pada budidaya kepiting secara Real-time. Metodologi yang digunakan adalah pengambilan data dari sensor DO, sensor turbidity, dan sensor amonia untuk membaca data kekeruhan air, oksigen terlarut, dan ammonia. Hasil pengujian menunjukkan yang dimana mikrokontroller mengirimkan data sensor kepada dashboard website. Implementasi ini diharapkan dapat memudahkan pengelola dalam memantau nilai dari kekeruhan air, oksigen terlarut dan amonia pada kepiting bakau, sehingga mengurangi resiko kematian, dan meningkatkan hasli panen kepiting bakau.
Pembangunan Sistem Kendali Pergerakan Kamera Untuk Pemantauan Kondisi Kepiting Aldi Ahmad Fadilah; Hendrarini, Nina; Duddy Soegiarto
Journal of Applied Engineering and Social Science (JAESS) Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jaess.v3i2.10060

Abstract

Kepiting bakau merupakan salah satu makhluk hidup laut yang memiliki peluang ekonomi yang besar. Meskipun memiliki potensi yang besar, pembudidayaan kepiting bakau masih terkesan manual yang menyebabkan kepiting rawan gagal panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan sistem precision aquaculture berbasis Internet of Things (IoT) untuk budidaya kepiting bakau. Tujuan sistem ini dirancang adalah untuk memantau kondisi kepiting secara berkala tanpa campur tangan manusia, dimana motor stepper akan menggerakan kamera untuk mengambil gambar dan mengirim gambar tersebut menuju website. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan Prototipe. Hasil dari penelitian ini adalah motor stepper mampu berhenti tepat diatas box kepiting dan memberikan sinyal kepada ESP32-CAM untuk mengambil gambar dan kembali ke posisi awal setelah sampai pada titik terakhir. Diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan efisiensi budidaya kepiting dengan mengoptimalkan kondisi lingkungan yang mendukung pertumbuhan kepiting, mengurangi risiko kematian, dan meningkatkan hasil produksi secara keseluruhan.
Drone Development Training at SMAN 22 Bandung for Precision Agriculture Nina hendrarini; Unang Sunarya; Gita Indah Hapsari; Samuel S.A.M; M Naufal Z; Adi Nugraha
JITER-PM (Jurnal Inovasi Terapan - Pengabdian Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2026): JITER-PM
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/jiter-pm.v4i2.6886

Abstract

Precision agriculture is a strategy that leverages technology to enhance agricultural practices through systematic data collection and analysis. One of the key technologies used in this field is unmanned aerial vehicles (UAVs). These drones are widely utilized for environmental monitoring, mapping, and regional management due to their ability to quickly and accurately gather spatial data. The integration of drones with sensors and data recording systems has proven beneficial in supporting data-driven decision-making across various sectors, including agriculture, disaster management, and infrastructure monitoring. However, the implementation of drones in agriculture is largely dominated by imported, ready-to-use products, which limits users' understanding of system architecture, sensors, and UAV control technology. Modifying these drones can be a complex task. To address this, a community service initiative was conducted in the form of training sessions focused on the design and use of drones for teachers, aimed at enhancing human resource capacity. The drones were constructed using components that are relatively easy to source domestically and were equipped with sensors for agricultural data collection, following the principles of UAV-based mapping and regional monitoring. Accurate data obtained through these methods serves as a foundation for effective decision-making in precision agriculture.
Penerapan Sistem Precision Aquaculture Berbasis IoT Untuk Sistem Pelaporan Berbasis Web Pada Budidaya Kepiting Muhammad Muflih Muhsinin; Nina Hendrarini; Duddy Soegiarto
Journal of Applied Engineering and Social Science (JAESS) Vol. 3 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jaess.v3i1.9237

Abstract

Kepiting bakau merupakan salah satu spesies yang hidup di ekosistem mangrove, terutama di Indonesia, dan memiliki potensi ekonomi yang tinggi. Untuk mendukung budidaya kepiting bakau, diperlukan teknologi yang dapat memberikan data kualitas air secara real-time, sehingga membantu pengelola mencegah kegagalan panen. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem Internet of Things (IoT) berbasis web untuk memantau kondisi air secara akurat. Sistem ini menggunakan metodologi prototyping, yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, dan evaluasi. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah web yang mampu menampilkan nilai sensor kualitas air serta gambar secara real-time dengan dukungan Firebase. Web ini diharapkan dapat memvisualisasikan data dengan baik, memudahkan pengelola dalam pengambilan keputusan, serta mendukung keberhasilan budidaya kepiting bakau.
Pelatihan Simulator IoT untuk Siswa SMK Nasional bandung Nina Hendrarini; Giva Mutiara Andriana; devie Ryana Suchendra
JITER-PM (Jurnal Inovasi Terapan - Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 3 (2023): JITER-PM
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/jiter-pm.v1i3.6138

Abstract

Pengabdian masyarakat ini diselenggarakan kepada siswa SMK Nasional Bandung dengan tujuan memperkenalkan dan mengajarkan konsep Internet of Thing (IoT). Pelatihan ini dilaksanakan dengan diawali penjelasan tentang teori IoT, terutama manfaat dan implementasi pada saat wabah Covid berjangkit. Teori yang disampaikan mencakup pengenalan tentang IoT, perangkat keras yang umumnya diintegrasikan dengan sistem ini dan perangkat lunak yang digunakan dalam IoT, serta protokol komunikasi dalam IoT. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktikum pembuatan alat otomatis berbasis sensor dan mikrokontroller Arduino. Kegiatan ini bertahap dan direncanakan akan berlanjut pada program pengabdian masyarakat selanjutnya. Hasil dari pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memperluas wawasan berpikir siswa SMK dalam meningkatkan kompetensi mereka dalam bidang IoT. Hal ini dikarenakan teknologi ini ke depannya banyak dibutuhkan di masyarakat.