Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH BAHAN BLADE TERHADAP OUTPUT TURBIN JENIS SAVONIUS Arif Setyo Nugroho; Yulan Sadewa P; Muhammad Miftah Farid; Ardyansah Putra Sanjaya; Arif Hidayat Purwono; Musabbikhah Musabbikhah
Mechonversio: Mechanical Engineering Journal Vol 6, No 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Univervitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/mmej.v6i1.14108

Abstract

Energi terbarukan yang berasal dari angin yang dikonversi menjadi energi listrik dengan bantuan turbin angin adalah sebuah teknologi yang dikembangkan saat ini. Mengingat semakin menipisnya sumber energi dari fosil dan meningkatnya polusi udara, angin menjadi pilihan sebagai sumber energi untuk menghasilkan energi listrik. Indonesia memiliki kecepatan angin yang kecil maka dalam penelitian ini dipilih turbin jenis savonius, salah satu kelebihan turbin savonius adalah mampu menghasilkan output listrik untuk kecepatan angin kecil. Turbin angin savonius adalah diantaranya jenis turbin yang dapat digunakan pada kecepatan 5m/s. Jumlah sudu yang digunakan turbin yaitu tiga sudu. Turbin savonius dengan tiga sudu memiliki peforma yang lebih baik dalam menghasilkan kecepatan putaran rpm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui putaran turbin dan tegangan yang dihasilkan dari bahan yang digunakan antara lain alumunium, triplek, dan akrilik. hasil pengujian didapat data bahan blade alumunium menghasilkan putaran yang lebih stabil dari bahan lainnya. Dengan menggunakan kecepatan angin 5 m/s, bahan alumunium menghasilkan putaran 112 rpm, akrilik menghasilkan putaran 104 rpm dan triplek dapat menghasilkan putaran 99 rpm. Dengan menggunakan bahan alumunium dapat menghasilkan tegangan yang paling tinggi sebesar 11,5 Volt jumlah blade 2 buah. Blade dengan bahan triplek tegangan paling tinggi 9.3 Volt jumlah blade 2 buah, bahan blade dari akrilik menghasilkan tegangan sebesar 10,1 volt jumlah blade 2.
The Role of Fintech as a Mediator in the Influence of Economic Literacy on Impulsive Buying Behavior Muhammad Miftah Farid; Fatih Allam Misbah; Siti Mazilatus Sholikha; Deddy Setiawan; Vina Budiarti Mustika Sari; M. Riadhos Solichin; Naning Eko Noviana
Akuntansi Pajak dan Kebijakan Ekonomi Digital Vol. 1 No. 4 (2024): Akuntansi Pajak dan Kebijakan Ekonomi Digital
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/apke.v1i4.534

Abstract

This study aims to analyze the role of fintech as a mediator in the influence of economic literacy on impulsive buying behavior among consumers. Economic literacy is considered an important factor that can influence consumer purchasing behavior, especially in making wise financial decisions. However, technological advances in the financial sector, especially fintech, have also played a role in facilitating impulse buying behavior through the ease of digital transactions and quick access to financial services. This study uses a quantitative approach with a survey method involving 250 respondents. The data was analyzed using a path analysis model to evaluate the direct influence of economic literacy on impulse buying, as well as the mediation role played by fintech. The results show that economic literacy has a negative influence on impulsive buying behavior, but fintech plays a significant role as a mediator that strengthens impulse buying tendencies, even though individuals have good economic literacy. These findings have implications for the development of financial literacy policies and fintech regulations to reduce the risk of consumptive behavior in the digital era.
Peran Kepala Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Petani di Desa Kota Bangun Ilir Kecamatan Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegara Muhammad Miftah Farid
Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jip.v10i2.982

Abstract

This study aims to identify and analyze the role of the village head in empowering farmers in Kota Bangun Ilir Village, Kota Bangun District, Kutai Kartanegara Regency and to identify the inhibiting factors. This type of research uses qualitative research and data collection by means of interviews, observation and documentation, while the informant technique uses a purposive sampling technique as resource persons, namely the Head of Service, staff, community or visitors. The data analysis used is an interactive model developed by Milles and Huberman. The results showed that the role of the Village Head of Kota Bangun Ilir had been carried out well, which was identified from the awareness stage, the socialization carried out by the Village Head such as training on giving vitamins to farmers' plants was effective. The community transformation stage is given an understanding through the Village Head program to broaden horizons and provide basic skills regarding rice farming so that they can take a role in society through rice farming. Through the improvement stage, the village head has provided appropriate programs such as honing community skills and skills through outreach so that innovative initiatives and capabilities are formed to deliver independence. The inhibiting factors for the village head's role in empowering farmers are the lack of community participation and budget constraints.
Evaluasi Program Kampung Iklim sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan di Kampung Airport Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang Muhammad Miftah Farid; Juliannes Cadith
Jurnal Hukum, Administrasi Publik dan Negara Vol. 2 No. 4 (2025): Juli : Jurnal Hukum, Administrasi Publik dan Negara
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/hukum.v2i4.376

Abstract

Climate change is an urgent global challenge demanding local adaptation and mitigation. This research focuses on evaluating the sustainability of the Climate Village Program ProKlim in Kampung Airport, Teluknaga Village, Tangerang Regency. Although this location achieved national "ProKlim Utama" status in 2022, initial observations revealed a significant decline in program implementation. Identified issues include neglected facilities, suboptimal institutional management, decreased community participation, and regulatory gaps. This study employed a descriptive qualitative approach with a case study design, applying Leo Agustino’s policy evaluation model. Data was collected through interviews with relevant informants, direct field observations, and document analysis. The data analysis followed the interactive model of Miles and Huberman, with source and technique triangulation ensuring the findings' credibility. The research indicates that despite initial competence and positive characteristics of ProKlim managers, several factors hinder its sustainability. These include human resource capabilities technical skills and limited personnel, institutional management lack of formal structure and inconsistent monitoring, infrastructure maintenance damaged facilities and insufficient operational budget, and inadequate understanding of regulations. The long-term success of ProKlim in Kampung Airport is threatened by a lack of strong institutionalization, consistent resource allocation, and sustained multi-stakeholder involvement beyond the initial certification momentum.
Strategi Kesehatan Masyarakat dalam Perspektif Islam terhadap Stres dan Depresi di Era Modern: Scoping review Abul A’la Al Maududi; Muhammad Miftah Farid; Naura Shafarina Nasution; Adisty Puspitasari
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2026): MEI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/nant0g22

Abstract

Stres dan depresi mengalami peningkatan di era modern akibat tekanan sosial, perkembangan teknologi, dan tuntutan ekonomi, sementara intervensi kesehatan mental masih didominasi oleh pendekatan biomedis yang cenderung mengabaikan dimensi spiritual. Dalam perspektif Islam, kesehatan dipahami secara holistik yang mencakup aspek fisik, mental, spiritual, dan sosial, sehingga relevan untuk memperkaya strategi kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan memetakan dan menganalisis bukti ilmiah mengenai strategi kesehatan masyarakat dalam perspektif Islam terhadap stres dan depresi di era modern melalui pendekatan scoping review berdasarkan pedoman PRISMA-ScR. Pencarian literatur dilakukan pada database Scopus, PubMed, DOAJ, dan Google Scholar dengan kriteria inklusi artikel terbit tahun 2020–2025, berbahasa Indonesia atau Inggris, relevan dengan topik, dan tersedia teks lengkap. Dari 15 artikel yang teridentifikasi, 10 artikel dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi kesehatan masyarakat dalam perspektif Islam menekankan pendekatan holistik dengan mengintegrasikan dimensi spiritual, psikologis, sosial, dan edukatif, di mana nilai-nilai Islam seperti iman, sabar, tawakkal, syukur, dan dzikir berperan sebagai mekanisme koping adaptif dalam menurunkan tingkat stres dan depresi. Beberapa studi juga menunjukkan efektivitas integrasi teknik psikologi modern, seperti konseling kognitif dan mindfulness, dengan prinsip-prinsip Islam. Selain itu, institusi keagamaan seperti masjid dan lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam promosi kesehatan mental, penguatan dukungan sosial, serta pengurangan stigma. Kesimpulannya, strategi kesehatan masyarakat berbasis perspektif Islam menawarkan pendekatan yang komprehensif dan kontekstual dalam menghadapi stres dan depresi serta berpotensi melengkapi model kesehatan mental konvensional, sehingga integrasi nilai spiritual Islam dan penguatan peran komunitas keagamaan menjadi penting untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan intervensi kesehatan mental di masa depan.