Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENGEMBANGAN TOPIK BENCANA ALAM DALAM PEMBELAJARAN IPS UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN EKOLOGIS SISWA DALAM MERAWAT LINGKUNGAN SEKOLAH Satria, Rizky
International Journal Pedagogy of Social Studies Vol 1, No 2 (2016): Learning Social Science Education
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijposs.v1i2.4709

Abstract

Saat ini kondisi kerusakan alam di Indonesia sudah semakin memprihatinkan. Karena tidak banyak orang yang memedulikannya, kerusakan alam tersebut mencapai titik terparah hingga menyebabkan berbagai fenomena bencana. Siswa sekolah sebagai generasi muda diharapkan dapat ikut berpartisipasi dalam memperbaiki permasalahan tersebut, namun kondisi di lapangan menunjukkan bahwa siswa belum memiliki kecerdasan ekologis yang memadai dalam merawat lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kecerdasan ekologis siswa di Kelas 7 SMP Semi Palar Bandung. Metode penelitian menggunakan PTK dengan model spiral multi siklus dari Kemmis dan Taggart. Dari hasil analisis pencapaian level dan kompetensi kesadaran ekologis, menunjukkan bahwa melalui pengembangan topik materi bencana alam dalam pembelajaran IPS, kecerdasan ekologis siswa dalam merawat lingkungan dapat meningkat dengan optimal. Kesimpulan penelitian ini mengajak para guru agar dapat mengembangkan topik dan metode belajar yang beragam dalam pembelajaran IPS untuk meningkatkan kesadaran ekologis siswa sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kelas. Kata Kunci: Bencana Alam, Pembelajaran IPS, Kecerdasan Ekologis. 
ANALYSIS OF INTERFERENCE BETWEEN LTE SYSTEM AND TETRA SYSTEM IN THE 800 MHZ BAND Natasha, Fadhilah; Usman, Uke Kurniawan; Satria, Rizky
AVITEC Vol 2, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/avitec.v2i1.592

Abstract

Wireless communication is used in many sectors to support the need of communication, the example of wireless communication is applied in mission critical network. Wireless communication system that used in mission critical are Terrestrial Trunked Radio (TETRA) and Long Term Evolution (LTE). TETRA systems supports voice services while LTE supports voice and data services. Co-exsitence between LTE and TETRA in same frequency band is one of the optimilazition quality for mission critical network. For this final project analyses interference in co-exsitence between LTE and TETRA in frequency band 800 MHz. There are four scenarios using extended-hata model propagation in urban area. There are several parameters that reviewed, desired Received Signal Strength (dRSS), interfering Received Signal Strength (iRSS), Carrier to Interference ratio (C/I) and probability of interference. In all scenarios occur Co-Channel Interference (CCI) between LTE and TETRA in frequency band 800 MHz so the performance not optimal. The performance increased when add guard band variation. The variation that applied are 0,5 MHz, 0,75 MHz, 1 MHz. Based on the result of the simulation that have been done, proposed the used of guard band variation for elevate the performance.
Perencanaan Jaringan Mobile Broadband 5G Stand Alone (SA) pada Frekuensi 3500 Mhz di Ibu Kota Nusantara Pratama , Arya; Usman, Uke Kurniawan; Satria, Rizky
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota cerdas dan berkelanjutan memerlukan infrastruktur telekomunikasi yang andal untuk mendukung konektivitas digital, salah satunya melalui layanan mobile broadband berbasis teknologi 5G. Penelitian ini bertujuan untuk merancang jaringan mobile broadband 5G Stand Alone (SA) di kawasan KIPP-1A IKN pada frekuensi 3500 MHz, dengan skema arsitektur jaringan opsi 2 sesuai standar 3GPP Release 17 dan IMT-2020. Perancangan dilakukan menggunakan perangkat lunak Atoll dengan parameter pengukuran mencakup SS-RSRP, SS-SINR, dan Downlink Throughput. Tahapan simulasi meliputi konfigurasi site, pemodelan propagasi, dan prediksi performa jaringan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa jaringan mampu mencapai nilai SS-RSRP sebesar -39,69 dBm, SS-SINR sebesar 17,16 dB, serta Downlink Throughput sebesar 604,43 Mbps, yang semuanya berada dalam kategori sangat baik berdasarkan Key Performance Indicator (KPI). Kata kunci— 5G Stand Alone, Mobile Broadband, Atoll
Studi Kelayakan Finansial Pembangunan Jaringan Telekomunikasi di Ibu Kota Nusantara Ridho, Muhammad Rasyid; Usman, Uke Kurniawan; Satria, Rizky
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan mengusung visi kota berkelanjutan berbasis teknologi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Jaringan telekomunikasi menjadi komponen utama, sehingga dibutuhkan analisis kelayakan finansial yang cermat guna memastikan keuntungan finansial proyek, dengan mempertimbangkan proyeksi populasi IKN sebesar 1,7–1,9 juta jiwa pada 2045. Penelitian ini menggunakan metode Net Present value dan Internal Rate of Return sebagai parameter kelayakan finansial. Bill of Quantity menjadi kunci yang menentukan nilai CAPEX. Selain itu, dilakukan perhitungan OPEX, revenue, dan arus kas sebagai dasar dari perhitungan NPV dan IRR. Hasil penelitian ini didapatkan nilai NPV sebesar Rp 67.254.903.996 dan IRR sebesar 41% yang membuktikan bahwa proyek layak secara finansial. Kata kunci — Net Present Value, Internal Rate of Return, Ibu Kota Nusantara, Jaringan Telekomunikasi, Kelayakan Finansial, Bill of Quantity
Perancangan Jaringan Fixed Broadband Sebagai Inner Ring dan Backhaul 5G di Ibu Kota Nusantara Zuhair, Alfandi; Usman, Uke Kurniawan; Satria, Rizky
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan mengusung visi kota berkelanjutan berbasis teknologi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dalam mewujudkan visi ini, jaringan telekomunikasi menjadi komponen utama, khususnya penyediaan layanan fixed broadband. Penelitian ini merancang jaringan fixed broadband berbasis standar ITU-T G.984.2, yaitu Gigabit Passive Optical Network (GPON). Desain ini mencakup pembangunan untuk inner ring dan backhaul jaringan 5G. Simulasi perancangan ini dilakukan menggunakan perangkat lunak Google Earth untuk pemetaan geografis dan OptiSystem untuk analisis performa jaringan, dengan parameter evaluasi LPB, SNR, Q-Factor, BER, dan RTB. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 inner ring di wilayah KIPP-1A dengan LPB ≥ -28 dBm, SNR ≥ 22 dB, Q-Factor ≥ 6, BER ≤ 10⁻⁹, dan RTB < 70 ps, dimana hasil pada keenam ring sudah memenuhi standar ITU-G.984.2. Kata kunci — Fixed Broadband, GPON, Ibu Kota Nusantara (IKN), ITU-G.984.2, Telekomunikasi
Perencanaan Desain Sistem dan Web Landing Page Berbasis Fiber Optik untuk Sistem Peringatan Dini Kebakaran Hutan Dianti, Erni; Usman, Uke Kurniawan; Satria, Rizky
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebakaran hutan di Indonesia merupakan bencana tahunan yang berdampak besar terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) yang mampu mendeteksi potensi kebakaran secara cepat dan akurat. Penelitian ini berfokus pada perencanaan desain sistem dan pengembangan web landing page berbasis fiber optik sebagai bagian integral dari EWS kebakaran hutan. Sistem dirancang dengan mengintegrasikan sensor suhu, kelembapan, dan asap yang terhubung ke mikrokontroler Arduino Uno, serta transmisi data melalui Ethernet Shield W5100 ke server berbasis Firebase. Web landing page dikembangkan untuk menerima data sensor secara real-time (≤1 detik), menampilkan informasi lingkungan secara visual, dan mendukung pemantauan melalui CCTV berbasis IP. Desain antarmuka web mengutamakan kejelasan informasi, kemudahan navigasi, dan responsivitas terhadap kondisi darurat. Pengujian dilakukan dengan variasi jarak sensor (30–70 cm) dan kecepatan angin (1,0–2,0 m/s) untuk mengevaluasi akurasi deteksi dan performa sistem. Hasil menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi perubahan suhu, kelembapan, dan asap secara efektif, dengan waktu respons yang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Web landing page terbukti mendukung pengiriman data secara cepat dan akurat, serta memberikan notifikasi otomatis saat kondisi bahaya terdeteksi. Kata Kunci— Desain Sistem, Web Landing Page, Fiber Optik, Early Warning System, Kebakaran Hutan
Implementasi dan Uji Coba Prototipe Early Warning Sistem Kebakaran Hutan dengan Integrasi Fiber Optic Theana, Verenz; Usman, Uke Kurniawan; Satria, Rizky
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebakaran hutan di Indonesia merupakan bencana tahunan yang memberikan dampak signifikan terhadap lingkungan, kesehatan, dan perekonomian. Deteksi dini menjadi langkah krusial untuk meminimalkan kerugian, salah satunya melalui penerapan Early Warning System (EWS). Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan dan menguji prototipe EWS kebakaran hutan berbasis fiber optik dengan fokus pada kinerja sensor dalam mendeteksi suhu, kelembapan, dan konsentrasi asap pada berbagai kondisi lingkungan. Pengujian dilakukan menggunakan variasi jarak sensor terhadap sumber panas/asap (30–70 cm), kecepatan angin (normal, 1,0 m/s, 1,5 m/s, 2,0 m/s), serta waktu pengamatan (pagi, siang, malam). Hasil pengujian menunjukkan bahwa jarak, kecepatan angin, dan waktu pengamatan berpengaruh nyata terhadap parameter yang terukur. Sensor yang ditempatkan lebih dekat ke sumber panas/asap menghasilkan suhu dan konsentrasi asap yang lebih tinggi serta kelembapan yang lebih rendah. Peningkatan kecepatan angin mempercepat waktu respon deteksi sekaligus memengaruhi besarnya nilai yang terbaca. Sistem ini mampu mengirimkan data secara real-time melalui fiber optik dengan latensi rendah.Kata kunci— Kebakaran hutan, Early Warning System, fiber optik, sensor DHT22, sensor MQ-2.
Pengembangan Aplikasi Mobile untuk Early Warning System (EWS) Kebakaran Hutan Hadi, Shasyabilla Ardita; Usman, Uke Kurniawan; Satria, Rizky
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebakaran hutan di Indonesia merupakan bencana tahunan yang berdampak besar terhadap lingkungan, kesehatan, dan perekonomian. Penelitian ini mengembangkan FireGuard, aplikasi Early Warning System (EWS) untuk kebakaran hutan. FireGuard menyediakan fitur pemantauan data sensor suhu, kelembapan, dan gas asap secara real-time, penentuan status potensi kebakaran, integrasi pantauan CCTV langsung (live streaming), serta notifikasi peringatan dini kepada pengguna. Pengujian dilakukan menggunakan black box testing untuk memverifikasi fungsionalitas, dan System Usability Scale (SUS) untuk mengukur kegunaan. Hasil menunjukkan seluruh fitur berjalan sesuai spesifikasi dan skor SUS sebesar 79,16 menempatkan FireGuard pada kategori baik. Aplikasi ini dinilai mudah digunakan, informatif, dan efektif dalam mendukung deteksi dini kebakaran hutan. Dengan kemampuannya menyajikan informasi cepat dan akurat, FireGuard diharapkan dapat mempercepat koordinasi antara masyarakat dan pihak berwenang serta meminimalkan dampak kebakaran. Kata kunci— Aplikasi Mobile, Flutter, Firebase, Early Warning System
Perancangan Dan Analisis Jaringan Wi-Fi 6 Untuk Gedung Tokong Nanas, Telkom University Harismawan, Saskia Ananda; Hambali, Akhmad; Satria, Rizky
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Tokong Nanas Telkom University berfungsi sebagai pusat kegiatan akademik dengan jumlah pengguna yang sangat tinggi, baik mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan. Infrastruktur jaringan nirkabel yang tersedia saat ini masih menggunakan standar Wi-Fi generasi sebelumnya, sehingga belum mampu mengakomodasi kebutuhan konektivitas yang terus meningkat. Permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan jangkauan sinyal, kualitas Received Signal Strength Indicator (RSSI) yang tidak merata, serta keterbatasan kapasitas dalam menangani kepadatan trafik harian lebih dari 7.000 pengguna. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini berfokus pada perancangan dan analisis jaringan Wi-Fi 6 (IEEE 802.11ax) sebagai solusi yang lebih adaptif. Teknologi Wi-Fi 6 menghadirkan fitur utama seperti Orthogonal Frequency Division Multiple Access (OFDMA), Multi-User Multiple Input Multiple Output (MU-MIMO), dan modulasi 1024-QAM yang secara signifikan dapat meningkatkan efisiensi kanal, memperbesar kapasitas, serta menurunkan latensi jaringan. Metodologi penelitian meliputi pengumpulan data kebutuhan trafik pengguna, drafting layout gedung berbasis lantai, pemodelan propagasi menggunakan COST-231 Multiwall Indoor, serta simulasi heatmap untuk mengevaluasi cakupan sinyal dan kebutuhan access point (AP). Hasil perancangan menunjukkan bahwa untuk memastikan kualitas layanan sesuai standar (RSSI > –67 dBm), dibutuhkan 158 AP yang tersebar merata pada seluruh lantai, meningkat dibandingkan jumlah eksisting sebanyak 97 AP. Peningkatan jumlah AP tersebut berdampak langsung pada cakupan sinyal yang lebih stabil, kapasitas koneksi yang lebih besar, serta berkurangnya area dengan sinyal lemah. Dengan demikian, penerapan Wi-Fi 6 terbukti layak sebagai infrastruktur jaringan nirkabel di Gedung Tokong Nanas, serta dapat menjadi acuan perancangan pada gedung akademik lain dengan tingkat kepadatan pengguna yang serupa Kata kunci— Wi-Fi 6, IEEE 802.11ax, RSSI, jaringan nirkabel, Tokong Nanas
Perancangan Jaringan Fiber To The Building Untuk Mendukung Jaringan Komunikasi Pada Gedung Tokong Nanas Di Telkom University Purwanto , Zaki Nurrahman; Hambali , Akhmad; Satria, Rizky
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan infrastruktur telekomunikasi menuntut penerapan teknologi jaringan yang mampu memberikan kecepatan tinggi, stabilitas transmisi, dan dukungan terhadap berbagai layanan digital. Gedung Tokong Nanas di Telkom University merupakan pusat kegiatan akademik, penelitian, dan administrasi yang memerlukan sistem distribusi jaringan yang andal. Penelitian ini bertujuan merancang jaringan Fiber to the Building (FTTB) untuk mendukung kebutuhan tersebut. Tahapan perancangan meliputi analisis kebutuhan pengguna, pemetaan jalur serat optik dari pusat jaringan hingga titik layanan menggunakan perangkat lunak SketchUp, serta analisis performa sistem dengan perangkat lunak OptiSystem. Evaluasi dilakukan menggunakan parameter Link Power Budget (LPB), Signal-to- Noise Ratio (SNR), Q-Factor, Bit Error Rate (BER), dan Rise Time Budget (RTB) mengacu pada standar ITU-T G.984.2, yaitu daya terima ≥ -28 dBm, SNR ≥ 22 dB, Q-Factor ≥ 6, BER ≤ 10⁻⁹, dan RTB ≤ 70 ps. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua parameter yang diuji berada pada nilai yang memenuhi, sehingga rancangan FTTB ini dinyatakan sesuai dengan standar ITU-T G.984.2. Kata kunci— Fiber To The Building, Gedung Tokong Nanas, ITU T -G.984.2, Telkom University, Telekomunikasi