Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN DAMPAKNYA TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI PROVINSI RIAU Nurulita, Suci; Arifulsyah, Hamdani; Yefni, Yefni
Jurnal Benefita Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Benefita : Ekonomi Pembangunan, Manajemen Bisnis & Akuntansi
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.849 KB) | DOI: 10.22216/jbe.v3i3.3350

Abstract

The purpose of this research is to examine the effect of regional financial performance on economic growth and its impact on unemployment rate in Riau Province. Measurement of regional financial performance are independence ratio, effectiveness ratio, and efficiency ratio. The economic growth is measured by using the growth rate of GRDP. For unemployment is measured by the percentage of unemployment rates. The sample is 12 Local Government in Riau Province for five years research that’s from year 2011 until 2015. Data analysis used in this research is path analysis method. The results of this study indicate that there is no significant influence between the independence ratio and effectiveness ratio of the region to the economic growth of Riau Province. As for the efficiency ratio, there is a significant influence between efficiency ratio to economic growth in Riau Province. In addition, the results of this study also shows that there is no significant influence between independence ratio and efficiency ratio of the region to the unemployment rate in Riau Province through the economic growth variable of Riau Province. As for the effectiveness ratio, there is a significant influence between effectiveness ratio to the unemployment rate through economic growth in Riau Province.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti pengaruh kinerja keuangan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi dan dampaknya terhadap tingkat pengangguran di Provinsi Riau. Pengukuran kinerja keuangan daerah berupa rasio kemandirian, rasio efektifitas, dan rasio efisiensi. Pertumbuhan ekonomi pada penelitian ini diukur dengan menggunakan laju pertumbuhan PDRB atas dasar harga konstan dengan tahun dasar 2010 menurut lapangan usaha dengan migas. Untuk pengangguran diukur dengan persentase tingkat pengangguran yang ada di masing-masing daerah tersebut berdasarkan data tingkat pengangguran terbuka. Sampel penelitian ini adalah 12 Pemerintah Daerah di Provinsi Riau selama 5 tahun penelitian yaitu dari tahun 2011 hingga 2015. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis jalur. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara rasio kemandirian dan rasio efektivitas keuangan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau. Sedangkan untuk rasio efisiensi, terdapat pengaruh yang signifikan antara rasio efisiensi terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau. Selain itu, hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara rasio kemandirian dan rasio efisiensi keuangan daerah terhadap tingkat pengangguran di Provinsi Riau melalui variabel pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau. Sedangkan untuk rasio efektivitas, terdapat pengaruh yang signifikan antara rasio efektivitas terhadap tingkat pengangguran melalui pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau.
LEBIH PENTING MANA SUSTAINABILITY REPORT ATAU LABA BAGI PERUSAHAAN PERKEBUNAN? Rangkuti, Hamdani Arifulsyah; Yuliantoro, Heri Ribut; Yefni, Yefni
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/jamal.2019.08.10021

Abstract

Abstrak: Lebih Penting Mana Sustainability Report atau Laba bagi Perusahaan Perkebunan? Penelitian ini berusaha untuk menemukan penjelasan lebih rinci mengenai determinasi sustainability report bagi kinerja keuangan perusahaan perkebunan. Metode yang digunakan adalah regresi linear berganda pada14 perusahaan perkebunan yang listed di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2013 sampai 2017. Penelitian ini menemukan bahwa laba lebih berperan penting daripada sustainability report. Laporan ini sudah diwajibkan bagi perusahaan yang listed di BEI namun belum memiliki hukuman yang tegas bagi yang belum membuatnya. Oleh karena itu, regulator perlu menindak tegas pelaku yang yang tidak melampirkan laporan berkelanjutannya atau membuat laporan berkelanjutan itu hanya sekedarnya saja Abstract: Which is Important between SR or Profit for Plantation Corporations? This study seeks to find a more detailed explanation of the determination of sustainability reports for the financial performance of plantation companies. The method used is multiple linear regression on 14 plantation companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2013 to 2017. This study found that earnings play a more important role than sustainability reports. This report is required for companies listed on the IDX but hasn’t strict penalties for those who have not made it. Therefore, regulators need to take firm action against actors who don’t attach their sustainability report or make the sustainability report only modestly.
KOLABORASI ANTARA MASYARAKAT DAN PEMERINTAH DESA DALAM UPAYA PENGENDALIAN STUNTING Laksana, Bayu Indra; Yefni, Yefni; Darusman, Darusman; Khairunnisa, Khairunnisa
Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat Vol 9, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jmm.v9i2.31869

Abstract

AbstractThe objective of this study was to determine the collaboration of the community and village government in efforts to control stunting in Sipungguk Village and Ranah Village, Kampar Regency. In this study, the author used a qualitative descriptive approach. The data generated in this study are primary and secondary data, primary data is generated by conducting observations and in-depth and structured interviews with informants, while secondary data is obtained from relevant literature and supported by photos and documents related to stunting. The research conducted shows that there is good collaboration between the village government and the community which is seen in communication, trust, commitment and innovation that builds a shared understanding between the community and the village government, and results in a decrease in stunting rates to zero or no stunted babies as shown by the data from the village-level stunting prevention convergence report. collaboration in controlling stunting not only increases the efficiency and effectiveness of the program, but also helps create more sustainable long-term changes for the community.Keywords: Collaboration, Stunting control, KamparAbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui kolaborasi masyarakat dan pemerintah desa dalam upaya pengendalian stunting di desa Sipungguk dan desa Ranah kabupaten kampar. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang dihasilkan dalam penelitian ini merupakan data primer dan sekunder, data primer dihasilkan dengan melakukan observasi dan wawancara mendalam dan terstruktur terhadap informan, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur yang relevan dan didukung dengan foto serta dokumen-dokumen terkait stunting. Penelitian yang dilakukan menunjukkan adanya kolaborasi yang baik diantara pemerintah desa dan masyarakat yang terlihat pada komunikasi, kepercayaan, komitmen dan inovasi yang membangun dalam pemahaman bersama antara masyarakat dan pemerintah desa, serta menghasilkan penurunan angka stunting yang menjadi nol atau tidak terdapat bayi stunting yang ditunjukkan dari data laporan konvergensi pencegahan stunting tingkat desa. kolaborasi dalam pengendalian stunting tidak hanya meningkatkan efisiensi dan efektivitas program, tetapi juga membantu menciptakan perubahan jangka panjang yang lebih berkelanjutan bagi Masyarakat.Kata Kunci: Kolaborasi, pengendalian Stunting, Kampar
Peran Modal Sosial dalam Peningkatan Ekonomi Pedagang Kaki Lima: Tinjauan Sosiologi Ekonomi di Objek Wisata Putri Kacamayang – Pekanbaru Haris, Muhammad; Anshori, Ahmad Maulana; Laksana, Bayu Indra; Yefni, Yefni
TATHWIR: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jt.v15i2.10114

Abstract

This study aims to analyze the role of social capital in enhancing the economy of street vendors (PKL) at the Putri Kacamayang tourist site in Pekanbaru. A qualitative research method was employed, involving in-depth interviews and observations of PKL productive aged in the range 25-55 years at the study location. The results show that social capital, in the form of strong social networks and high levels of trust among PKL, significantly contributes to increased income. Consumer trust in reputable PKL also supports customer loyalty and market expansion. Additionally, supportive social norms, such as maintaining cleanliness and respecting trade boundaries, create a conducive business environment. Thus, social capital plays an essential role in strengthening economic resilience and income stability for PKL in the tourist area, ultimately enhancing the economic welfare of the vendor community. Keywords: Social Capital, Street Vendors, Community Economy, Tourist Site, PKL IncomeABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran modal sosial dalam meningkatkan ekonomi pedagang kaki lima (PKL) di objek wisata Putri Kacamayang, Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi terhadap PKL berusia produktif dalam rentang 25-55 tahun di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial berupa jaringan sosial yang solid dan tingkat kepercayaan tinggi di antara PKL berkontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan mereka. Kepercayaan konsumen terhadap PKL yang memiliki reputasi baik turut mendukung loyalitas pelanggan dan memperluas pasar. Selain itu, norma sosial yang mendukung, seperti saling menjaga kebersihan dan menghormati batas berdagang, menciptakan lingkungan usaha yang kondusif. Dengan demikian, modal sosial berperan penting dalam memperkuat daya tahan ekonomi dan stabilitas pendapatan PKL di kawasan wisata, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan ekonomi komunitas pedagang tersebut.Kata Kunci: Modal Sosial, Pedagang Kaki Lima, Ekonomi Komunitas, Objek Wisata, Pendapatan PKL 
PERAN ALUMNI PRODI PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM (PMI) SEBAGAI KONSULTAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT MELALUI BUM-Nag Annisa, Yulia; Darusman, Darusman; Yefni, Yefni; Putri, Febriani
Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat Vol 8, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jmm.v8i2.26750

Abstract

AbstrakPeran alumni sangat dibutuhkan untuk berdedikasi membangun masyarakat. Khususnya Alumni Prodi PMI memiliki tanggung jawab sosial untuk melakukan aksi inovasi dalam memberdayakan SDM dan SDA yang ada di sekitarnya. Tujuan Kajian ini untuk mengetahui pengalaman alumni Prodi PMI yang menjalankan perannya sebagai Konsultan bidang pengembangan masyarakat untuk membantu BUM-Nag. Metode kajian kualitatif kritis, penentuan subjek menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan Teknik FGD. Pengolahan data menggunakan Teknik Content Analysis. Temuan kajian menyimpulkan bahwa Alumni prodi PMI sebagai konsultan           Pengembangan Masyarakat Islam dilapangan telah menjalankan perannya sebagai edukator, motivator, manajerial program dan fasilitator. Meskipun demikian peran alumni masih belum optimal dikarenakan masih terdapat faktor penghambat berupa faktor internal yang berasal dari alumni itu sendiri sehingga masih banyak hal yang belum dapat diimplementasikan oleh Alumni Prodi PMI di lapangan secara maksimal.Kata kunci: Peran, Alumni, Pemberdayaan, BUM-NagAbstractThe role of alumni is very much needed to be dedicated to building society. In particular, PMI Study Program Alumni have a social responsibility to carry out innovative actions in empowering human resources and natural resources in their surroundings. The purpose of this study is to find out the experiences of PMI Study Program alumni who carry out their roles as consultants in the field of community development to help BUM-Nag. Critical qualitative study method, determining subjects using purposive sampling. Data collection through observation, interviews and FGD techniques. Data processing uses Content Analysis Techniques. The study findings concluded that PMI study program alumni as Islamic Community Development consultants in the field have carried out their roles as educators, motivators, program managers and facilitators. However, the role of alumni is still not optimal because there are still inhibiting factors in the form of internal factors originating from the alumni themselves so that there are still many things that PMI Study Program Alumni cannot implement optimally in the field. Keywords: Roles, Alumni, Empowerment, BUM-Nag