Afifah Nur Hasanah
Universitas Negeri Padang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Relationship between Academic Persistence and Student Achievement in Chemistry and Its Implications for Curriculum Development: Hubungan Kegigihan Akademik dengan Prestasi Mahasiswa Kimia dan Implikasinya terhadap Pengembangan Kurikulum Joseph Rezeki Hulu; Ifan Rivaldo; Yerimadesi Yerimadesi; Afifah Nur Hasanah; Dwinita Sahalina
SEARCH: Science Education Research Journal Vol. 4 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/search.v4i2.2836

Abstract

Student achievement is an important indicator in assessing the quality of higher education, but this achievement still shows significant variation, indicating the influence of internal student factors. One non-cognitive factor suspected to play a role is academic persistence, namely the ability to maintain effort and consistency in achieving long-term goals. This study aims to analyze the relationship between academic persistence and student achievement and its implications for curriculum development. The study used a quantitative approach with a survey. Participants were 192 undergraduate students in Chemistry Education and Chemistry Science at Padang State University, selected using stratified random sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire to measure academic persistence and documented GPA as an indicator of achievement. Data analysis included validity, reliability, and normality tests, as well as Pearson correlation and simple linear regression. The results showed that the instrument had good validity and high reliability, with a Cronbach's Alpha value of 0.784. The normality test indicated that the data were normally distributed (p = 0.071). The results of the correlation analysis indicate a strong and significant positive relationship between academic persistence and student achievement (r = 0.780; p < 0.05). The regression results show a coefficient of determination (R²) of 0.609, which means that academic persistence contributes 60.9% to the variation in student achievement. This finding indicates that the higher the academic persistence, the higher the student achievement. The implications of this study emphasize integrating non-cognitive character strengthening into curriculum development. This can be realized through Project-Based Learning, process-based assessment, lecturers as facilitators providing constructive feedback, and supporting programs such as growth mindset training, academic mentoring, and stress management to produce graduates who are academically strong and resilient.
Hubungan Self Control dengan Kecanduan Game Online pada Mahasiswa Kampus V Universitas Negeri Padang Muhammad Fahri Nasution; Siti Mardhiah; Diva shafira; Verlin Orva linnisa; Iqbal Rahman; Afifah Nur Hasanah
Journal of Health, Medical, and Psychological Studies Vol 2 No 1 (2026): : August: Sanitas: Journal of Health, Medical, and Psychological Studies
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/zd7gk668

Abstract

Online game addiction is a behavioral disorder that is increasingly prevalent among university students and has the potential to impair academic performance, social functioning, and psychological well-being. This study aims to examine the relationship between self-control and online game addiction among students at Campus V of Universitas Negeri Padang. A quantitative approach with a correlational design was employed. The study involved 103 students selected using a purposive sampling technique. Data were collected using the Brief Self-Control Scale and the Game Addiction Scale, then analyzed using the Spearman rank correlation test with IBM SPSS Statistics 23. The findings revealed a significant negative relationship between self-control and online game addiction (rs = –0.514; p < 0.001). These results indicate that higher levels of self-control are associated with lower levels of online game addiction among university students. This study highlights the importance of strengthening self-control as a preventive strategy to reduce the risk of online game addiction in higher education settings.
Pengaruh Kecanduan Game Online terhadap Motivasi Akademik Mahasiswa Universitas Negeri Padang Khairiah Rawita; Afifah Nur Hasanah
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 4 (2026): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i4.602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecanduan game online terhadap motivasi akademik mahasiswa Universitas Negeri Padang. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory survey, penelitian ini melibatkan 100 mahasiswa aktif yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Video Game Addiction Test (VAT) dan Academic Motivation Scale (AMS), yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa kecanduan game online berpengaruh negatif secara signifikan terhadap motivasi akademik (β = -0,347; p = 0,000), dengan nilai R square sebesar 0,121. Artinya, kecanduan game online hanya menjelaskan 12,1% variasi motivasi akademik, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti minat jurusan, gaya belajar, dan kepribadian. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa kecanduan game online dapat menurunkan semangat belajar, menunda tugas, dan menurunkan kedisiplinan akademik. Namun, mayoritas responden tetap memiliki motivasi akademik tinggi, yang mengindikasikan adanya faktor protektif seperti manajemen waktu dan dukungan sosial. Penelitian ini menekankan pentingnya edukasi dan intervensi yang tepat untuk meminimalisir dampak negatif kecanduan game online terhadap motivasi akademik mahasiswa.
Rancangan Program Intervensi Psikologis untuk Anak Berbakat: Gamifikasi dalam kegiatan Ekstrakurikuler Matematika untuk Meningkatkan Tantangan Belajar Siswa Berbakat dalam Bidang Matematika Rahmah Tussadiyah; Afifah Nur Hasanah
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 4 No 1 (2026): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v4i1.644

Abstract

Siswa berbakat memiliki karakteristik dan kebutuhan belajar yang berbeda dibandingkan peserta didik pada umumnya sehingga memerlukan layanan pendidikan yang mampu mengembangkan potensi akademik sekaligus mendukung aspek psikologisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan siswa berbakat pada bidang matematika serta menyusun rancangan program intervensi psikologis berbasis gamifikasi sebagai alternatif layanan pengayaan di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang siswa berbakat bidang matematika di SMP Negeri 1 Padang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan model analisis interaktif. Hasil asesmen menunjukkan bahwa subjek memiliki kemampuan akademik yang tinggi dan motivasi belajar yang baik, namun memerlukan pengalaman belajar yang lebih menantang untuk mempertahankan motivasi dan mengoptimalkan potensinya. Berdasarkan temuan tersebut, disusun rancangan program intervensi psikologis berbasis gamifikasi yang diintegrasikan ke dalam kegiatan ekstrakurikuler matematika melalui penerapan elemen mission, experience points (XP), badge, dan leaderboard. Rancangan program ini diharapkan dapat menjadi alternatif layanan pengayaan yang lebih menarik, adaptif, dan sesuai dengan karakteristik siswa berbakat, serta menjadi acuan bagi sekolah dalam mengembangkan program pembinaan bagi peserta didik berbakat.