Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding Conference on Research and Community Services

PENGARUH METODE EMODEMO MODUL ASI SAJA CUKUP TERHADAP PELAKSANAAN ASI EKSKLUSIF 1-3 HARI POSTPARTUM. Wahida Yuliana; Bawon Nul Hakim
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EMODEMO (Emotional Demonstration) adalah sebuah panduan kegiatan yang sangat partisipatif yang bertujuan untuk menyampaikan pesan sederhana dengan cara menyenangkan dan atau menyentuh emosi, menggunakan alat peraga sehingga membuatnya mudah diingat dan inovatif dibandingkan dengan strategi perubahan perilaku sebelumnya (Mahani, Dkk. 2017). Modul emodemo salah satunya adalah terkait pemberian ASI saja cukup melalui metode yang interaktif, menyenangkan dan dapat menjadi pilihan dalam permasalahn terkait praktek ASI ekslusif.. Masalah dalam pemberian ASI di Indonesia berdasarkan hasil analisis Riskesdas 2013 antara lain presentasi bayi yang menyusu eksklusif enam bulan sebesar 15,3%, presentase  inisiasi menyusu dini kurang dari satu jam setelah lahir sebesar 29,3%, sebagian besar bayi mulai disusui pada kisaran waktu 1-6 jam setelah lahir, persentase proses menyusui bayi setelah 48 jam sebesar 11,1 % (Astuti, dkk., 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Metode Emodemo Modul ASI saja Cukup  terhadap pelaksanaan ASI eksklusif hari 1-3. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasy experimental. Populasinya adalah ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Kraksaan. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah uji statistik chi-square tingkat kemaknaan 95% (alpha 0,05). Hasil uji statistik menggunakan SPSS didapatkan p value 0,000 < 0,05 yang artina terdapat pengaruh emodemo modul ASI saja cukup terhadap pemberian ASI eksklusif 1-3 hari. Metode ini sangat penting untuk dapat merubah perilaku masyarakat khususnya terkait pelaksanaan ASI eksklusif. Saran untuk tenanga kesehatan dan semua pihak untuk mendukung kegiatan emodemo yang mampu merubah perilaku sehingga cakupan asi eksklusif mencapai target pemerintah
EFEKTIFITAS KELAS NENEK TERHADAP KEBERHASILAN PEMENUHAN GIZI BAYI (ASI EKSKLUSIF DAN MP-ASI) UNTUK MENCEGAH STUNTING Wahida Yuliana; Bawon Nulhakim
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelas Nenek merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat dengan membentuk kelompok komunitas nenek dalam menggerakkan kontribusi keluarga pada periode emas BALITA untuk mencegah stunting. Stunting dapat kita cegah dengan mendukung gizi 100 hari pertama kehidupan berupa keberhasilan ASI eksklusif dan pemberian Makanan pendamping ASI.Pemenuhan gizi bayi berpengaruh dalam kejadian stunting yang menjadi permasalahan kesehatan di Indonesia. Kabupaten Probolinggo dengan prevalensi balita stunting sebesar 49,43%. Dari studi pendahuluan masih banyak ibu balita yang belum memberikan menu seimbang MP-ASI 4 bintang. Setelah dilaksanakan kegiatan pendampingan kelas calon nenek untuk mendukung terlaksananya pemberian ASI Eksklusif pada hari 1-3, hasil evaluasi menunjukkan kegiatan ini meningkatkan cakupan pemberian ASI hari 1-3 mencapai 80%. Peran keluarga sangat penting terutama motivasi, persepsi, emosi dan sikap ibu dalam memenuhi kebutuhan gizi bayi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental,yaitu dengan memberikan perlakuan kelas nenek pada kelompok terpapar dan membandingkan dengan kelompok control. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa efektifitas kelas nenek terhadapkeberhasilan pemberian ASI Eksklusif dan menu seimbang MP-ASI.Penelitian ini dilakukan di desa Pandean dengan teknik puposive sampling,sejumlah 60 ibu yang memiliki bayi berusia 4 bulan.Data menggunakan lembar skrining, lembar observasi dan wawancara. Analisis bivariat menggunakan chi-squaredengan tingkat kemaknaan 95% (alpha 0,05) dan analisismultivariate menggunakan regresi logistik.program kelas nenek terhadap pemberian ASI Eksklusif denganvalue 0,00<α0,05 dan dengan pemberian MP-ASI dengan value 0,00<α0,05,maka menunjukkan kelas nenek berpengaruh dalam pemberian ASI Eksklusif dan MP-ASI.ASI Eksklusif  memiliki peluang 5,882 kali untuk berhasil dan Menu seimbang MP-ASI 4 bintang memiliki peluang meningkat 11,970 kali.Penelitian ini dapat menjadi sebuah program kelas nenek sebagai pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pencegahan stunting selama periode emas balita.