Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MASA SIMPAN PUPUK HAYATI BERISI ISOLAT BAKTERI TERPILIH DARI RIMPANG NANAS DAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) Fakhri Amir; Dermiyati Dermiyati; Suskandini Ratih; Syamsul Arif
Jurnal Agrotek Tropika Vol 11, No 3 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, Agustus 2023
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v11i3.7522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masa penyimpanan pupuk hayati untuk menentukan kemampuan isolat bakteri bertahan hidup dan mengetahui pengaruh isolat bakteri terpilih asal rimpang nanas, tandan kosong kelapa sawit, dan isolat bakteri terpilih gabungan serta interaksi kedua perlakuan terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun.  Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial 6x4 dengan 3 ulangan.  Faktor yang pertama adalah masa simpan pupuk hayati selama 6 bulan penyimpanan. Faktor kedua tanpa isolat bakteri, isolat bakteri terpilih asal rimpang nanas (RN) dengan kerapatan awal 3,63x108 CFU mL-1, tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dengan kerapatan awal 4,27x108 CFU mL-1, dan isolat bakteri terpilih gabungan (RN+TKKS).  Hasil penelitian menunjukkan masa simpan tidak berpengaruh nyata, namun pemberian isolat bakteri terpilih berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman, bobot basah brangkasan, bobot kering brangkasan, bobot buah dan diameter buah.  Panjang tanama yang diberi  isolat bakteri RN dan TKKS lebih tinggi dibandingkan gabungan (RN+TKKS), namun tidak berbeda dibandingkan dengan tanpa isolat bakteri. Pada bobot kering brangkasan isolat bakteri terpilih RN lebih tinggi dibandingkan TKKS, dan gabungan, namun tidak berbeda dibandingkan dengan tanpa isolat bakteri. Interaksi antara isolat bakteri RN dan masa simpan 4 bulan memiliki bobot basah brangkasan tanaman mentimun lebih tinggi dibandingkan jenis isolat lainnya dan tanpa isolat bakteri.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TOWER GARDEN UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI SAYURAN ORGANIK SKALA RUMAH TANGGA DI KECAMATAN TANJUNG KARANG BARAT Solikhin Solikhin; Selvi Helina; Tri Maryono; Rugayah Rugayah; Suskandini Ratih; Muhammad Nurdin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 7 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i7.%p

Abstract

Keterbatasan lahan pekarangan di wilayah perkotaan menjadi salah satu kendala dalam pengembangan budidaya sayuran skala rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan lahan sempit melalui penerapan teknologi tower garden untuk produksi sayuran organik. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Kelapa Tiga Permai, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung melalui metode penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, serta pembangunan demplot sebagai sarana pembelajaran. Materi yang diberikan meliputi konsep pertanian perkotaan, budidaya sayuran organik, teknologi tower garden, pemilihan media tanam, pemeliharaan tanaman, pengendalian organisme pengganggu tanaman, dan pengelolaan hasil panen. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme yang tinggi dan mengalami peningkatan pemahaman mengenai konsep pertanian vertikal serta pemanfaatan ruang vertikal untuk budidaya sayuran. Peserta juga memperoleh pengetahuan tentang pemilihan jenis tanaman yang sesuai untuk sistem tower garden dan peluang pengembangan usaha berbasis hasil budidaya sayuran. Implementasi teknologi tower garden memberikan solusi yang praktis, efisien, dan mudah diterapkan pada lahan terbatas sehingga berpotensi mendukung ketahanan pangan keluarga, meningkatkan ketersediaan sayuran sehat, serta menciptakan lingkungan permukiman yang lebih hijau dan produktif