Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pendampingan Manajemen Referensi Zotero Bagi Guru Dalam Rangka Optimalisasi Penulisan Karya Ilmiah Rusdiana Rusdiana; Auliaul Fitrah Samsuddin; Ikmawati Ikmawati; Zainuddin Untu; Tri Widyasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Profesi Guru Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpmpg.v1i1.3582

Abstract

Salah satu kompetensi profesional yang harus dimiliki oleh guru adalah menulis dan mempublikasikan karya ilmiah. Kegiatan pendampingan manajemen referensi dalam hal ini Zotero dilakukan untuk menjawab kebutuhan guru dalam hal keterbatatsan pengelolaan kepustakaan dan membuat daftar pustaka. Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi guru dalam menggunakan manajemen referensi Zotero. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus 2023. Mitra pengabdian adalah guru SMPN 2 Sepaku yang berjumlah 24 peserta. Metode pendampingan yang digunakan adalah penyampaian materi dan praktik penggunaan Zotero. Kegiatan pendampingan dilaksanakan selama satu hari. Hasil pengabdian ini adalah guru dapat menggunakan aplikasi Zotero dalam pengelolaan referensi dan dapat membuat daftar pustaka.
Analisis Peran Guru dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik: Studi Literatur Tahun 2020–2025 Meisya Winda Wulandari; Leni Paskah Riahot Boru Manihuruk; Achmad Muhtadin; Ikmawati Ikmawati
LOKAKARYA Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/lokakarya.v5i1.5410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam membentuk karakter peserta didik sebagai upaya membangun bangsa yang memiliki nilai moral dan integritas yang kuat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dengan mengkaji sepuluh artikel ilmiah yang relevan dan dipublikasikan dalam rentang waktu 2020 sampai 2025 yang diperoleh dari Google Scholar Sumber artikel jurnal terakreditasi sinta 1 sampai dengan sinta 6. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan cara mengidentifikasi, mengelompokkan, dan menafsirkan temuan dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan karakter peserta didik sebagai pendidik, teladan, pembimbing, motivator, pengelola kelas, dan evaluator. Keteladanan guru menjadi faktor utama karena peserta didik cenderung meniru sikap dan perilaku guru. Pembentukan karakter juga dilakukan melalui integrasi nilai moral dalam pembelajaran, pembiasaan perilaku positif, dan lingkungan belajar yang kondusif. Temuan ini menegaskan bahwa peran guru sangat menentukan keberhasilan pendidikan karakter serta menjadi dasar untuk meningkatkan kompetensi guru dan kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Dalam Menyelesaikan Soal Persamaan Garis Lurus Ditinjau Dari Tingkat Kecemasan Matematika Di MTs Negeri Samarinda Aeinatul Auliyah; Asyril Asyril; Nanda Arista Rizki; Ikmawati Ikmawati
INSPIRAMATIKA Vol. 12 No. 1 (2026): Inspiramatika: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, Januari-
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Islam Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/inspiramatika.v12i1.11048

Abstract

The average mathematics score of eighth-grade students at MTsN Samarinda is still low (62.80). Students have difficulty solving modified problems, lack attention to detail, and show anxiety such as hesitation, lack of confidence, and fear of answering. This study aims to describe students' mathematical problem-solving abilities based on their level of mathematical anxiety in linear equation material. The research used a qualitative descriptive approach with eighth-grade students at MTsN Samarinda as the subjects. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that students with high anxiety have varying abilities: some experience difficulties in all stages of problem solving, but some are able to meet three indicators in some questions and only one indicator in other questions. They show somatic, cognitive, and attitudinal symptoms. Students with moderate anxiety are only able to meet three problem-solving indicators, with dominant symptoms in cognition and attitude. Meanwhile, students with low anxiety also showed varying abilities: some were able to meet all indicators on some questions, but others did not complete the final stage (rechecking) due to overconfidence and time constraints. The anxiety symptoms that appeared at low levels were mild and did not interfere with the problem-solving process.