Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Digital Marketing dan Manajemen Keuangan pada UMKM Gardenia Art Indonesia Yusuf Hendrawanto; Aditya Rizqi Senoaji; Andriyan Eka Sapta; Bagas Putra Pradana
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat STIE AKA Semarang Vol 2 No 2 (2023): Agustus : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/abdimas.v2i2.304

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam pertumbuhan pembangunan dan ekonomi. Salah satu UMKM yang sedang berkembang adalah Gardenia Art Indonesia yang bergerak di bidang kerajinan, yaitu pot hias. Permasalahan yang ditemukan pada UMKM Gardenia Art Indonesia adalah minimnya pengetahuan dan pemahaman pemilik dan pengelola UMKM tentang akuntansi, khususnya pencatatan dan pembukuan hingga penyusunan laporan keuangan serta belum maksimalnya pemasaran produk yang dilakukan oleh Gardenia Art Indonesia. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari lima tahap, yaitu (1) analisis kebutuhan; (2) penyusunan materi pelatihan; (3) sosialisasi; (4) pelatihan manajemen keuangan; (5) pelatihan digital marketing; dan (6) evaluasi. Kegiatan pelatihan digital marketing dan manajemen keuangan pada UMKM Gardenia Art Indonesia menghasilkan Ms. Excel yang sudah di-costumize yang bisa digunakan oleh pemilik dan pengelola UMKM Gardenia Art Indonesia untuk mencatat keuangan, membuat pembukuan, laporan keuangan sederhana dan akun YouTube yang bisa digunakan untuk mempromosikan produk pot hias UMKM Gardenia Art Indonesia serta juga akun Tokopedia dan Shopee untuk menambah jangkauan konsumen. Selama dua bulan setelah dilaksanakannya pelatihan, pemilik dan pengelola UMKM Gardenia Art Indonesia berhasil membuat pencatatan keuangan, pembukuan, dan laporan keuangan yang baik. Selain itu, terjadi peningkatan pembelian produk pot hias, khususnya melalui Tokopedia dan Shopee.
APAKAH GROSS PROFIT MARGIN, LIKUIDITAS DAN LEVERAGE DAPAT MEMPENGARUHI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PERKEBUNAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Fanniya Dyah Prameswari; Aditya Rizqi Senoaji
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.22624

Abstract

Salah satu aspek penilaian yang digunakan investor, kinerja keuangan adalah pencapaian kegiatan berdasarkan kualitas dan kuantitas yang diperoleh dari pengelolaan keuangan selama perusahaan beroperasi. Indonesia merupakan negara penghasil minyak sawit terbesar ke 5 di dunia, peran sektor perkebunan dapat memberikan kontribusi terhadap produk domestik bruto Indonesia sebesar 3,94% pada tahun 2021, namun terdapat fluktuasi pada keuntungan yang diperoleh perusahaan perkebunan di Indonesia. Laba yang menurun dapat menandakan pengelolaan keuangan perusahaan yang kurang maksimal. Hal ini dapat disebabkan oleh penurunan penjualan, peningkatan utang, atau pengelolaan aset yang tidak efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh Gross Profit Margin, Liquidity (yang diukur dengan Current Ratio), dan Leverage (yang diukur dengan Debt-Debt-Asset Ratio dan Debt to Equity Ratio) terhadap kinerja keuangan (diproksikan dengan Return On). Assets and Return on Equity) perusahaan perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data keuangan 16 perusahaan perkebunan pada tahun 2017 hingga 2019 digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan kuantitatif. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa Current Ratio dan Gross profit margin berpengaruh positif terhadap Return on Assets dan Return on Equity. Sementara itu, hanya Debt to Debt-Asset Ratio yang diproksi oleh variabel leverage yang merugikan Return on Assets. Sedangkan Debt to Asset Ratio dan Debt to Equity Ratio tidak berpengaruh terhadap Return on Equity.