Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

METODE PENGUKURAN DAN PENILAIAN PENGASUHAN: SERTA PENGASUHAN MENURUT RAGAM SOSIAL BUDAYA Rahayu, Titin; Hesa, Chintya Putri; Andriani, Septi; Pangestuti, Diah; Putri, Yecha Febrieanitha
Jurnal Multidisipliner Bharasumba Vol 1 No 03 (2022): Jurnal Multidisipliner Bharasumba
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/bharasumba.v1i03.223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memhamai secara komprehensif tentang metode pengukuran dan penilian pengasuhan: serta pengasuhan menurut ragam sosial budaya. Pengasuhan atau parenting dapat diartikan sebagai segala hal yang mencakup apa seharusnya dilakukan oleh orang tua dalam menjalangkan tugas-tugas dan tanggung jawab terhadap perkembangan anak. Pola asuh orang tua adalah perilaku yang diterapkan orang tua pada anak dan bersifat relatif konsisten dari waktu ke waktu. Kedudukan pengasuhan dalam kehidupan anak dapat dilihat dengan jelas dalam perspektif ekologi. Dalam perspektif ekologi, pengasuhan dari orang tua merupakan system di lingkungan terdekat atau microsystem anak. Sebagai microsystem anak, pengasuhan berada di bawah pengaruh system lingkungan yang lebih luas (microsystem) yaitu budaya atau nilai-nilai yang dihidupi oleh masyarakat setempat. Keyakinan dan tujuan dalam pengasuhan dipengaruhi oleh harapan masyarkat atau budaya setempat. Oleh karena itu, pengukuran pengasuhan semestinya dikembangkan dalam perspektif kontekstual. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data berupa artikel jurnal terlebih dahulu. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis isi. Hasil penelitian yang ingin dicapai berupa metode pengukuran dan penilaian pengasuhan: serta pengasuhan menurut ragam sosial budaya yang dapat dijadikan pedoman bagi seluruh individu dan lembaga yang membutuhkannya. Pengasuhan memiliki peran yang penting dan sering dijadikan sebagai determinan utama dalam penelitian di bidang ilmu keluarga dan perkembangan anak. Akan tetapi, ruang lingkup pengukuran masih terbatas. Maka dari itu peneliti kali ini akan mengkaji lebih dalam mengenai pengukuran dan penilaian pengasuhan. Pengukuran pengasuhan semestinya disusun secara kontekstual. Alat ukur pengasuhan yang sesuai dengan budaya setempat akan memberikan gambaran pengasuhan yang tepat dan hasil penelitian yang akurat.
Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sma Negeri Pada Mata Pelajaran Geografi Kamur, Sudarwin; Septi Andriani; Ahmad Iskandar; samsi awal; Gaby Nanda Kharisma
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.555

Abstract

This study aims to analyze the critical thinking skills of high school students in geography subjects in Mawasangka District. The type of research used in this study is descriptive research. The approach to this study is qualitative with a qualitative research method while the form of this research is qualitative descriptive. The instruments used were observation sheets and interview guidelines. The data analysis used is a qualitative data analysis technique according to Miles and Huberman. The subjects of this study are teachers and students of State High Schools in Mawasangka  district who are accredited A and B. Sampling techniques use random probability sampling. Data collection techniques with interviews, observations and documentation. Based on the results of the study, it can be seen that students' critical thinking skills from the five indicators that have been determined, namely analytical skills, synthesis skills, problem-solving skills, inference skills and evaluation skills in general, it can be concluded that students' critical thinking skills are quite good. This is evidenced by the indicators of problem-solving skills that students have are relatively less than other indicators. Meanwhile, students' skills that are classified as good are indicators of evaluating.  
Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sma Negeri Pada Mata Pelajaran Geografi Kamur, Sudarwin; Septi Andriani; Ahmad Iskandar; samsi awal; Gaby Nanda Kharisma
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.555

Abstract

This study aims to analyze the critical thinking skills of high school students in geography subjects in Mawasangka District. The type of research used in this study is descriptive research. The approach to this study is qualitative with a qualitative research method while the form of this research is qualitative descriptive. The instruments used were observation sheets and interview guidelines. The data analysis used is a qualitative data analysis technique according to Miles and Huberman. The subjects of this study are teachers and students of State High Schools in Mawasangka  district who are accredited A and B. Sampling techniques use random probability sampling. Data collection techniques with interviews, observations and documentation. Based on the results of the study, it can be seen that students' critical thinking skills from the five indicators that have been determined, namely analytical skills, synthesis skills, problem-solving skills, inference skills and evaluation skills in general, it can be concluded that students' critical thinking skills are quite good. This is evidenced by the indicators of problem-solving skills that students have are relatively less than other indicators. Meanwhile, students' skills that are classified as good are indicators of evaluating.  
The Effect of Competency, Motivation and Discipline on Employee Performance: The Case of Population and Civil Registration Office of Palembang City Andriani, Septi; Idris, Muhammad; Choiriyah, Choiriyah
International Journal of Marketing & Human Resource Research Vol. 6 No. 4 (2025): International Journal of Marketing and Human Resource Research
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/ijmhrr.v6i4.3007

Abstract

This study aims to determine 1) the Effect of Competence, Motivation, and Work Discipline on Employee Performance at the Population and Civil Registration Service of Palembang City. 2) The Effect of Competence on Employee Performance at the Population and Civil Registration Service of Palembang City. 3) The Influence of Motivation on the Performance of Employees of the Population and Civil Registration Service of Palembang City. 4) The Influence of Work Discipline on the Performance of Employees of the Population and Civil Registration Service of Palembang City. This type of research is Associative. The variables used by researchers include Competence, Motivation, Work Discipline, and Performance. The population of this study consisted of all Employees of the Population and Civil Registration Service of Palembang City, and the sample size in the study amounted to 101 employees. The sampling technique used was Proportionate Stratified Random Sampling. The data used in this study are primary data collected through a questionnaire. The data analysis technique used is multiple linear regression. The results of this study indicate that: 1) Competence, Motivation, and Work Discipline have a significant effect on the Performance of Employees of the Population and Civil Registration Service of Palembang City. 2) Competence has a significant effect on the Performance of Employees of the Population and Civil Registration Service of Palembang City. 3) Motivation significantly influences the performance of employees at the Palembang City Population and Civil Registration Service. 4) Work discipline significantly influences the performance of employees at the Palembang City Population and Civil Registration Service.
METODE PENGUKURAN DAN PENILAIAN PENGASUHAN: SERTA PENGASUHAN MENURUT RAGAM SOSIAL BUDAYA Rahayu, Titin; Hesa, Chintya Putri; Andriani, Septi; Pangestuti, Diah; Putri, Yecha Febrieanitha
Jurnal Multidisipliner Bharasumba Vol 1 No 03 (2022): Jurnal Multidisipliner Bharasumba
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/bharasumba.v1i03.223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memhamai secara komprehensif tentang metode pengukuran dan penilian pengasuhan: serta pengasuhan menurut ragam sosial budaya. Pengasuhan atau parenting dapat diartikan sebagai segala hal yang mencakup apa seharusnya dilakukan oleh orang tua dalam menjalangkan tugas-tugas dan tanggung jawab terhadap perkembangan anak. Pola asuh orang tua adalah perilaku yang diterapkan orang tua pada anak dan bersifat relatif konsisten dari waktu ke waktu. Kedudukan pengasuhan dalam kehidupan anak dapat dilihat dengan jelas dalam perspektif ekologi. Dalam perspektif ekologi, pengasuhan dari orang tua merupakan system di lingkungan terdekat atau microsystem anak. Sebagai microsystem anak, pengasuhan berada di bawah pengaruh system lingkungan yang lebih luas (microsystem) yaitu budaya atau nilai-nilai yang dihidupi oleh masyarakat setempat. Keyakinan dan tujuan dalam pengasuhan dipengaruhi oleh harapan masyarkat atau budaya setempat. Oleh karena itu, pengukuran pengasuhan semestinya dikembangkan dalam perspektif kontekstual. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data berupa artikel jurnal terlebih dahulu. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis isi. Hasil penelitian yang ingin dicapai berupa metode pengukuran dan penilaian pengasuhan: serta pengasuhan menurut ragam sosial budaya yang dapat dijadikan pedoman bagi seluruh individu dan lembaga yang membutuhkannya. Pengasuhan memiliki peran yang penting dan sering dijadikan sebagai determinan utama dalam penelitian di bidang ilmu keluarga dan perkembangan anak. Akan tetapi, ruang lingkup pengukuran masih terbatas. Maka dari itu peneliti kali ini akan mengkaji lebih dalam mengenai pengukuran dan penilaian pengasuhan. Pengukuran pengasuhan semestinya disusun secara kontekstual. Alat ukur pengasuhan yang sesuai dengan budaya setempat akan memberikan gambaran pengasuhan yang tepat dan hasil penelitian yang akurat.