Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

MENERAPKAN KEBIJAKAN PUBLIK SEJAK DINI DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN JALAN BHASKARA RT 05 Fauzia S. Rahma; Sabrina D. Fatmawati; Kinanti R. Hayati
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 1 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v4i1.3434

Abstract

Penelitian ini menerapkan kebijakan publik sejak dini dalam pengelolaan lingkungan-kelurahan kalisari di kalangan mahasiswa Mata kuliah umum Program studi Kewarganegaraan kelas G155 angkatan 2023 di UPN VETERAN JAWA TIMUR serta pemahaman mereka terhadap dampak penelitian tersebut bagi warga Negara Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan publik sejak dini dalampengelolaan lingkungan di Kelurahan Kalisari. Lingkungan yang sehat dan berkelanjutan menjadi fokusutama dalam pembangunan perkotaan. Namun, pengelolaan lingkungan seringkali diabaikan atau hanyaditangani setelah terjadi kerusakan yang signifikan. Pendekatan preventif, seperti menerapkan kebijakan publik sejak dini, menjadi penting untuk memastikan perlindungan lingkungan jangka panjang. Penelitianini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dan observasi terhadapstakeholder terkait, seperti pemerintah daerah, masyarakat, dan organisasi non-pemerintah yang terlibat dalam pengelolaan lingkungan di Kelurahan Kalisari.
PERAN KOMUNITAS PENGAJIAN IBU - IBU DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEAGAMAAN DAN MORAL DI RW IV KELURAHAN KARAH KOTA SURABAYA Azarine A. S. Fitri; Nisfatul L. Nurazizah; Kinanti R. Hayati
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 1 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v4i1.3438

Abstract

Penelitian ini menguji bahwa komunitas pengajian ibu-ibu berfungsi sebagai pusat pembelajaran keagamaan dan moral yang penting bagi anggotanya. Melalui diskusi, pelatihan, dan kegiatan sosial, komunitas ini memberikan platform bagi ibu-ibu untuk memperdalam pemahaman mereka tentang nilai-nilai agama dan moralitas. Selain itu, komunitas pengajian ini juga menjadi tempat untuk berbagi pengalaman, mendukung satu sama lain, dan memperkuat ikatan sosial di antara anggotanya. Implikasi dari temuan ini menyoroti pentingnya peran komunitas dalam memperkuat aspek keagamaan dan moral dalam masyarakat, serta menawarkan pandangan tentang bagaimana upaya lebih lanjut dapat dilakukan untuk memperkuat komunitas pengajian ibu-ibu sebagai agen perubahan sosial dalam konteks keagamaan dan moral.
EVALUASI KESADARAN PENTINGNYA IDENTITAS NASIONAL DI LINGKUNGAN SISWA SMA NEGERI 2 PARE Effandy P. D. Putra; Moch F. Nazaruddin; Kinanti R. Hayati
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 1 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v4i1.3441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kesadaran akan pentingnya identitas nasional di kalangan siswa SMAN 2 Pare, serta mengevaluasi efektivitas kurikulum pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai identitas nasional. Identitas nasional merupakan bentuk khusus dari identitas sosial. Identitas nasional merupakan ciri-ciri yang membedakan suatu negara dengan negara lain. Penelitian ini menggunakan survei dengan responden penelitian adalah 25 siswa dari berbagai kelas di SMAN 2 Pare. Hasil dari survei menunjukkan mayoritas siswa memiliki pemahaman yang baik tentang definisi dan tujuan identitas nasional, meskipun ada kekurangan dalam pemahaman hubungan antara Pancasila dan identitas nasional. Berdasarkan hasil survei, dapat disimpulkan bahwa kurikulum pendidikan saat ini cukup efektif dalam menanamkan nilai-nilai identitas nasional pada generasi muda, sehingga tidak diperlukan perubahan kurikulum yang signifikan. Penelitian ini menekankan pentingnya pendidikan identitas nasional dalam menghadapi tantangan globalisasi dan teknologi informasi untuk menjaga kelestarian budaya dan stabilitas sosial bangsa Indonesia.
PENGARUH FEAR OF MISSING OUT TERHADAP PERSATUAN DAN KEAKTIFAN ANGGOTA KARANG TARUNA Ayudya A. Setiawan; Ikhlas P. Pambagyo; Kinanti R. Hayati
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 1 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v4i1.3444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak Fear of Missing Out terhadap persatuan di karang taruna medayu utara RT 7 RW 03 surabaya. FoMO atau Fear of Missing Out, merupakan perasaan ketakutan akan kehilangan momen atau pengalaman menyenangkan yang juga dialami orang lain. Penelitian ini menggunakan metodelogi deskriptif kuantitatif yang mana merupakan metode mendeskripsikan, menyelidiki, dan menjelaskan peristiwa dengan menggunakan data (angka) nyata tanpa maksud untuk menguji hipotesis tertentu. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Fear of Missing Out berpengaruh pada persatuan dan keaktifan antar anggota karang taruna dibuktikan sebagian besar responden setuju akan hal tersebut.
DAMPAK PEMILU 2024 DALAM MEMBENTUK IDENTITAS NASIONALISME DAN KEWARGANEGARAAN GENERASI Z DI PERUMAHAN IKIP Anita D. Hartanti; Daffa A. Azhar; Kinanti R. Hayati
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 1 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v4i1.3464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak Pemilu 2024 terhadap pembentukan identitasnasionalisme dan kewarganegaraan di kalangan generasi Z perumahan IKIP. Pemilu, atau Pemilihan Umum,merupakan sebuah proses demokratis untuk memilih wakil rakyat atau pejabat pemerintahan secara langsung oleh warga negara suatu negara. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa generasi Z perumahan IKIP menganggap Pemilu 2024 memiliki pengaruh signifikan terhadap identitas nasionalisme dankewarganegaraan mereka. Sebagian besar responden percaya bahwa Pemilu tersebut memberikan dampak positif dalam penguatan identitas nasional dan kewarganegaraan generasi Z, namun walaupun begitusejumlah responden juga melihat adanya dampak negatif yang merusak identitas nasionalisme dan kewarganegaraan generasi Z.
ANALISIS PENTINGNYA NILAI KEWARGANEGARAAN DI ORGANISASI IKATAN SUKU BATAK Agung S. Wicaksono; Rafael N. Nababan; Kinanti R. Hayati
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 2 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v4i2.3467

Abstract

Penelitian ini menguji kesadaran akan pentingnya nilai kewarganegaraan di kalangan organisasi suku atau adat termasuk salah satunya yaitu suku Batak di kota Indramayu serta pengaruh nilai kewarganegaraan dalam aktifitas organisasi yang berpengaruh pada lingkungan masyarakat. Kewarganegaraan didefinisikan sebagai keikutsertaan aktif warga negara dalam fungsi besar suatu negara. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa suku-suku adat di Indonesia termasuk suku Batak memiliki nilai serta norma masing-masing yang mereka jalani. Oleh karena itu, nilai kewarganegaraan merupakan aspek penting dalam setiap individu dan organisasi. Dalam konteks organisasi ikatan Suku Batak, pentingnya nilai kewarganegaraan terletak pada bagaimana anggota organisasi tersebut dapat mempertahankan identitas budaya mereka, sambil tetap berkontribusi secara positif bagi negara Indonesia. Dengan demikian, nilai-nilai kewarganegaraan dapat memperkuat ikatan antar anggota organisasi, serta memperkokoh posisi mereka sebagai bagian dari masyarakat Indonesia yang luas. (Kinanti. 2023)
PERAN KURIKULUM PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMBANGUN KARAKTER BANGSA DI LINGKUNGAN MADRASAH ALIYAH ISLAMIYAH ATTANWIR Nugraini D. Puspitasari; Athoul M. Arrohima; Kinanti R. Hayati
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 2 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v4i2.3475

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki secara menyeluruh bagaimana setiap orang memandang dan merasakan fungsi pendidikan kewarganegaraan di lingkungan madrasah, dengan fokus pada upaya-upaya untuk memperkuat nilai-nilai kewarganegaraan terhadap pembentukan karakter dan identitas bangsa. 30 siswa Madrasah Aliyah Attanwir Bojonegoro diberikan kuesioner sebagai bagian dari pendekatan kuantitatif untuk penelitian ini, dan 29 diantaranya memberikan tanggapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum pendidikan kewarganegaraan memiliki peran yang signifikan dalam membentuk karakter bangsa di lingkungan Madrasah Aliyah Attanwir Bojonegoro. Peran kurikulum pendidikan kewarganegaraan dapat berjalan secara efektif apabila adanya dampingan dari pihak guru dan dukungan dari pihak sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem pendidikan suatu bangsa harus mencakup pendidikan kewarganegaraan. Kurikulum pendidikan kewarganegaraan menggabungkan prinsip-prinsip yang diajarkan melalui pengalaman langsung. Kurikulum pendidikan kewarganegaraan menanamkan tanggung jawab, rasa hormat terhadap diri sendiri dan orang lain, kejujuran, kasih sayang, keadilan, dan kolaborasi sebagai cita-cita intinya. Dalam mengintegrasi nilai-nilai kebangsaan terdapat tantangan yaitu: globalisasi, perbedaan antar suku, agama, ras dan budaya, kesenjangan ekonomi dan sosial.
PERAN ARISAN IBU PKK DALAM MEMPERERAT TALI PERSAUDARAAN DAN KOLABORASI KOMUNITAS DI DESA BANGAH KABUPATEN SIDOARJO Latifatul Ma'rifah; Vocca V. F. Permana; Kinanti R. Hayati
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 3 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v4i3.3502

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendokumentasikan peran pertemuan perempuan PKK dalam mempererat tali persaudaraan dan kerjasama masyarakat di desa Bangah kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Materi dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan anggota PKK, observasi langsung pada arisan dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertemuan ibu-ibu PKK di Desa Bangah berperan penting dalam mempererat tali persaudaraan. anggotanya. Anggota PKK dapat saling berbagi cerita, pengalaman dan memberikan dukungan moral melalui arisan rutin. Selain itu, arisan juga menjadi wadah untuk menciptakan kerja sama dan solidaritas dalam masyarakat, sehingga tercipta hubungan erat dan saling pengertian antar anggota dalam pelaksanaan program sosial ekonomi.Hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman. Peran perempuan PKK yang timbul dalam memperkuat persaudaraan dan kerjasama masyarakat. Makna dari penelitian ini adalah untuk melestarikan tradisi arisan sebagai sarana pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat desa serta mempererat kerjasama antar warga untuk mewujudkan masyarakat yang inklusif dan berdaya. Dampak positif pertemuan perempuan PKK terhadap kesejahteraan keluarga dan pembangunan masyarakat di Desa Bangah dapat dilakukan secara lebih komprehensif.
PENTINGNNYA BERBAGI PADA BULAN RAMADHAN BERSAMA REMAJA MASJID DI MASJID AL-IKHLAS DELTA SARI KABUPATEN SIDOARJO Dwi R. Khaerani; Reffa Yulia; Kinanti R. Hayati
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 3 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v4i3.3528

Abstract

Penelitian ini menguji seberapa pentingnya berbagi di bidang sosial terutama pada bulan Ramadhan. Dimana manusia merupakan makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendirian tanpa bantuan manusia lain, berjiwa sosial senang membantu merupakan sebuah ajaran yang universal dan dianjurkan oleh semua agama. Kepekaan untuk melakukan semua itu tidak bisa tumbuh begitu saja pada diri setiap orang karena kita tidak bisa hidup sendirian di dunia ini. Dalam kepedulian ini manusia diharapkan mampu mengembangkan sikap dan tindakan yang selalu ingin dibutuhkan masyarakat sebagai bekal untuk hidup di lingkungan sosialnya.
TRADISI MEGENGAN DALAM MENYAMBUT BULAN RAMADHAN DI DESA BANGAH, GEDANGAN Shinta D. Anggraini; Ardelia D. Agustiani; Kinanti R. Hayati
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 3 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v4i3.3531

Abstract

Tradisi megengan merupakan praktik yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari persiapan menyambut bulan Ramadan di Desa Bangah, Gedangan. Dalam tradisi ini, masyarakat setempat bersatu untuk menyiapkan hidangan khas yang melambangkan kebersihan spiritual dan kehangatan persaudaraan. Laporan ini bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang tradisi megengan, bulan Ramadan, dan tujuan dari tradisi megengan dalam menyambut bulan Ramadan di Desa Bangah, Gedangan. Melalui penelitian yang teliti dan analisis yang mendalam, kami menemukan bahwa tradisi megengan tidak sekadar sebuah ritual persiapan fisik, tetapi juga memiliki dimensi spiritual, sosial, dan budaya yang mendalam. Tujuan dari tradisi megengan adalah mempersiapkan secara fisik, spiritual, dan sosial bagi umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesungguhan dan kekhusyukan. Tradisi megengan juga menjadi wujud dari upaya pelestarian dan penghargaan terhadap warisan budaya lokal, serta merayakan kebersamaan, persaudaraan, dan kegembiraan dalam menyambut bulan Ramadan. Dengan demikian, tradisi megengan bukan hanya merupakan sebuah ritual atau kebiasaan, tetapi juga merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas dan kehidupan masyarakat Desa Bangah, Gedangan.