Sri Yanti Lisha
Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

ANALISIS INTRUSI AIR LAUT DENGAN PENGUKURAN TOTAL DISSOLVED SOLIDS (TDS), DAYA HANTAR LISTRIK (DHL) DAN SALINITAS AIR SUMUR GALI Elsa Taufia Snalles; Wathri Fitrada; Sri Yanti Lisha
Lingkar: Journal of Environmental Engineering Vol 4 No 1 (2023): LINGKAR : Journal of Environmental Engineering
Publisher : Department of Environmental Engineering (Prodi Teknik Lingkungan), Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ljee.v4i1.2727

Abstract

This study aimed to analyze seawater intrusion by measuring TDS, DHL and Salinity in dug well water on the coast of Pasir Nan Tigo Village. Sampling was carried out in December on the third week. TDS concentration measurements showed that there were three wells that indicated seawater intrusion, Well 1 (1526.4 mg/L), Well 2 (2500.1 mg/L) and Well 3 (2733 mg/L). DHL value measurements showed that there were three wells that indicated seawater intrusion Well 1 (1765 uS/cm), Well 2 (1556.1 uS/cm) and Well 3 (2002.3 uS/cm). Salinity values showed that there were four wells which indicated seawater intrusion Well 1 (12.7 o/oo), Well 2 (15 o/oo), Well 3 (17.9 o/oo) and Well 4 (10.02 o/oo). The effect of the distance of the well from the shoreline on the concentration of TDS and DHL had an effect of 33% while on the Salinity value of 44%. The results showed that there were several wells that indicated seawater intrusion along the coast in Pasir Nan Tigo Village.
Pengaruh Variasi Komposisi Spent Bleaching Earth dan Kayu Kaliandra Terhadap Kualitas Briket Sebagai Bahan Bakar Alternatif Vina Lestari; Sri Yanti Lisha; Andi Irawan; Yulmidawati
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 26 No. 1 (2026): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/7n53z644

Abstract

Pertumbuhan industri minyak sawit meningkatkan volume limbah Spent Bleaching Earth (SBE) yang mengandung residu minyak 19–20% yang pengelolaannya masih menjadi tantangan lingkungan namun berpotensi untuk dioptimalkan sebagai bahan bakar terbarukan dengan dikombinasi menggunakan arang kayu kaliandra. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi komposisi campuran SBE dan arang kayu Kaliandra terhadap karakteristik termal dan fisik briket. Metode yang digunakan adalah pencampuran variasi proporsi SBE dengan arang kayu Kaliandra dengan memvariasikan rasio SBE: arang kayu Kaliandra sebesar 0:100, 10:90, 20:80, dan 30:70 (% berat). Kemudian diuji parameternya yang meliputi nilai kalor, kadar air, kadar abu, dan kadar zat menguap (Volatile Matter). Hasil pengujian dibandingkan dengan standar mutu briket arang kayu (SNI 01-6235-2000). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi komposisi berpengaruh signifikan terhadap seluruh parameter uji (p<0,05). Briket rasio 10:90 menghasilkan nilai kalor 5.735 kal/g, kadar air 7,72%, kadar abu 5,98%, dan kadar zat menguap 21,67%. Analisis statistik menunjukkan hubungan sangat kuat antara proporsi arang Kaliandra dengan nilai kalor (R2=0,988), kadar air (R2=0,971), serta kadar abu (R2=0,957). Berdasarkan standar SNI 01-6235-2000, rasio 10:90 merupakan formulasi paling optimum karena memenuhi ambang batas mutu nilai kalor, kadar air, dan kadar abu. Meskipun kadar zat menguap masih di atas standar (>15%), briket dengan rasio 10:90 menunjukkan performa termal yang baik, sehingga dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif industri yang potensial.
TEKNOLOGI PLASMA DIELECTRIC BARRIER DISCHARGE DALAM MENGURANGI BOD, COD LIMBAH CAIR INDUSTRI KELAPA SAWIT Lailatul Rahmi; Sri Yanti Lisha; Vina Lestari Riyandini
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 23 No. 1 (2023): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/f8x3xt08

Abstract

Teknologi pengolahan limbah cair kelapa sawit saat ini masih banyak yang menggunakan teknologi konvensional berupa pengolahan biologis seperti kolam aerasi. Pengolahan ini membutuhkan lahan yang luas sehingga perlu dicari alternative teknologi pengolahan  lainnya yang tidak membutuhkan lahan luas tapi mampu untuk menurunkan kadar COD dan BOD pada limbah cair industri kelapa sawit, seperti teknologi plasma. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas teknologi plasma tipe dielectric barrier discharge dalam menurunkan BOD dan COD limbah cair kelapa sawit. Dalam pengujian ini limbah cair industri kelapa sawit diberi tegangan yang berbeda-beda sebesar 0 Kv, 15Kv, 20Kv, 25 Kv. Didapatkan kadar BOD dengan tegangan 25 kV sebesar 184 mg/l dengan tingkat efisiensi sebesar 97% dan COD sebesar 321 mg/l dengan tingkat efisiensi sebesar sebesar 97%.
PENERAPAN FITOREMEDIASI MENGGUNAKAN RUMPUT TEKI DALAM PENURUNAN BOD PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI MINYAK SAWIT Vina Lestari Riyandini; Hendri Sawir; Andi Irawan; Sri Yanti Lisha
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 23 No. 2 (2023): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/s8a2xy65

Abstract

Fitoremediasi merupakan salah satu teknologi dalam pemulihan pencemaran lingkungan. Teknologi ini memanfaatkan media tanaman sebagai penyerap zat pencemar. Tanaman rumput teki merupakan salah satu tanaman yang berpotensi dalam menyerap zat pencemar. Penerapan fitoremediasi menggunakan rumput teki pada limbah cair kelapa sawit diharapkan dapat menurunkan zat pencemar organik melalui parameter BOD. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efektifitas penerapan fitoremediasi menggunakan rumput teki dalam menurunkan kadar Biological Oxygen Demand (BOD) pada limbah cair industri kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan reactor batch dengan variasi jumlah tanaman 5, 10 dan 15 batang tanaman serta variasi waktu kontak terhadap limbah dengan tanaman 5 hari, 10 hari dan 15 hari. Konsentrasi BOD awal pada limbah sebesar 4.236 mg/L dengan pengenceran optimum 40%. Setelah dilakukan proses fitoremediasi selama 15 hari dengan menggunakan 15 tanaman didapatkan penurunan konsentrasi parameter BOD menjadi 98mg/L dengan efisiensi penyisihan 97,66%. Nilai tersebut memenuhi nilai baku mutu kadar BOD menurut PermenLH no 5 tahun 2014 maksimal 100 mg/L. Hal ini membuktikan bahwa tanaman rumput teki efektif dalam menurunkan kadar limbah cair industri minyak sawit khususnya BOD dengan metode fitoremediasi
Pengaruh Variasi Komposisi Spent Bleaching Earth dan Kayu Kaliandra Terhadap Kualitas Briket Sebagai Bahan Bakar Alternatif Vina Lestari; Sri Yanti Lisha; Andi Irawan; Yulmidawati
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 26 No. 1 (2026): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/7n53z644

Abstract

Pertumbuhan industri minyak sawit meningkatkan volume limbah Spent Bleaching Earth (SBE) yang mengandung residu minyak 19–20% yang pengelolaannya masih menjadi tantangan lingkungan namun berpotensi untuk dioptimalkan sebagai bahan bakar terbarukan dengan dikombinasi menggunakan arang kayu kaliandra. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi komposisi campuran SBE dan arang kayu Kaliandra terhadap karakteristik termal dan fisik briket. Metode yang digunakan adalah pencampuran variasi proporsi SBE dengan arang kayu Kaliandra dengan memvariasikan rasio SBE: arang kayu Kaliandra sebesar 0:100, 10:90, 20:80, dan 30:70 (% berat). Kemudian diuji parameternya yang meliputi nilai kalor, kadar air, kadar abu, dan kadar zat menguap (Volatile Matter). Hasil pengujian dibandingkan dengan standar mutu briket arang kayu (SNI 01-6235-2000). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi komposisi berpengaruh signifikan terhadap seluruh parameter uji (p<0,05). Briket rasio 10:90 menghasilkan nilai kalor 5.735 kal/g, kadar air 7,72%, kadar abu 5,98%, dan kadar zat menguap 21,67%. Analisis statistik menunjukkan hubungan sangat kuat antara proporsi arang Kaliandra dengan nilai kalor (R2=0,988), kadar air (R2=0,971), serta kadar abu (R2=0,957). Berdasarkan standar SNI 01-6235-2000, rasio 10:90 merupakan formulasi paling optimum karena memenuhi ambang batas mutu nilai kalor, kadar air, dan kadar abu. Meskipun kadar zat menguap masih di atas standar (>15%), briket dengan rasio 10:90 menunjukkan performa termal yang baik, sehingga dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif industri yang potensial.
TEKNOLOGI PLASMA DIELECTRIC BARRIER DISCHARGE DALAM MENGURANGI BOD, COD LIMBAH CAIR INDUSTRI KELAPA SAWIT Lailatul Rahmi; Sri Yanti Lisha; Vina Lestari Riyandini
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 23 No. 1 (2023): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/f8x3xt08

Abstract

Teknologi pengolahan limbah cair kelapa sawit saat ini masih banyak yang menggunakan teknologi konvensional berupa pengolahan biologis seperti kolam aerasi. Pengolahan ini membutuhkan lahan yang luas sehingga perlu dicari alternative teknologi pengolahan  lainnya yang tidak membutuhkan lahan luas tapi mampu untuk menurunkan kadar COD dan BOD pada limbah cair industri kelapa sawit, seperti teknologi plasma. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas teknologi plasma tipe dielectric barrier discharge dalam menurunkan BOD dan COD limbah cair kelapa sawit. Dalam pengujian ini limbah cair industri kelapa sawit diberi tegangan yang berbeda-beda sebesar 0 Kv, 15Kv, 20Kv, 25 Kv. Didapatkan kadar BOD dengan tegangan 25 kV sebesar 184 mg/l dengan tingkat efisiensi sebesar 97% dan COD sebesar 321 mg/l dengan tingkat efisiensi sebesar sebesar 97%.
PENERAPAN FITOREMEDIASI MENGGUNAKAN RUMPUT TEKI DALAM PENURUNAN BOD PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI MINYAK SAWIT Vina Lestari Riyandini; Hendri Sawir; Andi Irawan; Sri Yanti Lisha
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 23 No. 2 (2023): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/s8a2xy65

Abstract

Fitoremediasi merupakan salah satu teknologi dalam pemulihan pencemaran lingkungan. Teknologi ini memanfaatkan media tanaman sebagai penyerap zat pencemar. Tanaman rumput teki merupakan salah satu tanaman yang berpotensi dalam menyerap zat pencemar. Penerapan fitoremediasi menggunakan rumput teki pada limbah cair kelapa sawit diharapkan dapat menurunkan zat pencemar organik melalui parameter BOD. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efektifitas penerapan fitoremediasi menggunakan rumput teki dalam menurunkan kadar Biological Oxygen Demand (BOD) pada limbah cair industri kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan reactor batch dengan variasi jumlah tanaman 5, 10 dan 15 batang tanaman serta variasi waktu kontak terhadap limbah dengan tanaman 5 hari, 10 hari dan 15 hari. Konsentrasi BOD awal pada limbah sebesar 4.236 mg/L dengan pengenceran optimum 40%. Setelah dilakukan proses fitoremediasi selama 15 hari dengan menggunakan 15 tanaman didapatkan penurunan konsentrasi parameter BOD menjadi 98mg/L dengan efisiensi penyisihan 97,66%. Nilai tersebut memenuhi nilai baku mutu kadar BOD menurut PermenLH no 5 tahun 2014 maksimal 100 mg/L. Hal ini membuktikan bahwa tanaman rumput teki efektif dalam menurunkan kadar limbah cair industri minyak sawit khususnya BOD dengan metode fitoremediasi
Efektivitas Pengelolaan Sampah TPS 3R (Reduce-reuse-recycle) di Kecamatan Pondok Tinggi Sri Yanti Lisha; Vina Lestari Riyandini; Andi Irawan; Nahna Ratia Ningsih
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/jxrq2n06

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di TPS 3R Kecamatan Pondok Tinggi yaitu kurangnya fasilitas sehingga terjadinya penumpukan dan pembakaran sampah disekitar TPS 3R, dan terdapat tumpukan sampah hasil pengolahan sampah  organik disekitar TPS 3R. Salah satu upaya dalam pengurangan sampah dengan melibatkan peran aktif masyarakat melalui kegiatan pengelolaan 3R (reduce-reuse-recycle). Tujuan penelitian ini mengetahui bagaimana kondisi eksisting di TPS 3R Kecamatan Pondok Tinggi dan menganalisis efektivitas pengelolaan sampah di TPS 3R. Metode pengumpulan data menggunakan data primer yaitu  keefektivitasan TPS 3R berdasarkan petunjuk teknis TPS 3R Tahun 2017, kondisi eksisting TPS 3R, partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, dan jumlah timbulan sampah di TPS 3R berdasarkan SNI 19-3964-1994 sedangkan data sekunder yaitu data kartu keluarga (KK) yang dilayani di TPS 3R, alat dan fasilitas di TPS 3R serta studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian timbulan sampah yang masuk di TPS 3R Lawang agung rata-rata sebesar 587,6 kg/hari dengan rata-rata sampah residu sebesar 225 kg/hari serta persetase sampah yang dapat dikurangi sebesar 10% dari sampah yang masuk. Timbulan sampah di TPS 3R karya Bakti rata-rata sebesar 137,5 kg/hari dengan rata-rata sampah residu sebesar 78,75 kg/hari dengan persentase pengurangan sampah 49% dari sampah yang masuk. Efektivitas TPS 3R Lawang Agung dikategorikan kurang atau kurang efektif dengan nilai 13,65  dan TPS 3R Karya Bakti dikategorikan sedang atau efektif dengan nilai 15,45.
Kajian efisiensi proses koagulasi-flokulasi menggunakan biokoagulan kulit singkong terhadap parameter pencemar limbah laundry Vina Lestari Riyandini; Sri Yanti Lisha; Elsa Tri Utami
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/qg9vmp88

Abstract

Kulit singkong memiliki potensi besar sebagai koagulan alami karena kandungan senyawa aktif seperti pati, selulosa, dan tanin. Kulit dalam lebih kaya akan pati, selulosa, dan hemiselulosa yang efektif dalam proses koagulasi dan flokulasi. Koagulan kulit singkong memiliki kemampuan dalam penyisihan kontaminan dalam air limbah, tidak terkecuali diterapkan pada limbah laundry. Pertumbuhan usaha laundry di Kota Padang yang pesat telah meningkatkan jumlah limbah cair yang dihasilkan, di mana konsentrasi parameter COD dan surfaktan melebihi baku mutu sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Sehingga dibutuhkan penerapan teknologi yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah kulit singkong sebagai koagulan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi dosis kulit singkong sebagai koagulan terhadap penurunan kadar COD dan surfaktan pada limbah cair laundry, menentukan dosis terbaik terhadap penurunan COD dan surfaktan, serta menghitung efisiensi penurunan COD dan surfaktan. Metode yang digunakan adalah proses koagulasi-flokulasi dengan variasi dosis kulit singkong sebesar 7 g, 8 g, dan 9 g dalam 500 mL sampel limbah laundry, pada pH 6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dosis koagulan berpengaruh signifikan terhadap penurunan konsentrasi COD dan surfaktan. Dosis 8 g merupakan dosis terbaik yang menghasilkan efisiensi penyisihan COD sebesar 84,15% dengan konsetrasi akhir 24,70 mg/L, dan surfaktan sebesar 92,81% dengan konsentrasi akhir 0,99 mg/L. Nilai ini telah memenuhi baku mutu yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2014. Berdasarkan hasil tersebut, kulit singkong terbukti efektif digunakan sebagai koagulan alami dalam pengolahan limbah cair laundry dengan dosis terbaik 8 g
Efektivitas Pengelolaan Sampah TPS 3R (Reduce-reuse-recycle) di Kecamatan Pondok Tinggi Sri Yanti Lisha; Vina Lestari Riyandini; Andi Irawan; Nahna Ratia Ningsih
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/jxrq2n06

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di TPS 3R Kecamatan Pondok Tinggi yaitu kurangnya fasilitas sehingga terjadinya penumpukan dan pembakaran sampah disekitar TPS 3R, dan terdapat tumpukan sampah hasil pengolahan sampah  organik disekitar TPS 3R. Salah satu upaya dalam pengurangan sampah dengan melibatkan peran aktif masyarakat melalui kegiatan pengelolaan 3R (reduce-reuse-recycle). Tujuan penelitian ini mengetahui bagaimana kondisi eksisting di TPS 3R Kecamatan Pondok Tinggi dan menganalisis efektivitas pengelolaan sampah di TPS 3R. Metode pengumpulan data menggunakan data primer yaitu  keefektivitasan TPS 3R berdasarkan petunjuk teknis TPS 3R Tahun 2017, kondisi eksisting TPS 3R, partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, dan jumlah timbulan sampah di TPS 3R berdasarkan SNI 19-3964-1994 sedangkan data sekunder yaitu data kartu keluarga (KK) yang dilayani di TPS 3R, alat dan fasilitas di TPS 3R serta studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian timbulan sampah yang masuk di TPS 3R Lawang agung rata-rata sebesar 587,6 kg/hari dengan rata-rata sampah residu sebesar 225 kg/hari serta persetase sampah yang dapat dikurangi sebesar 10% dari sampah yang masuk. Timbulan sampah di TPS 3R karya Bakti rata-rata sebesar 137,5 kg/hari dengan rata-rata sampah residu sebesar 78,75 kg/hari dengan persentase pengurangan sampah 49% dari sampah yang masuk. Efektivitas TPS 3R Lawang Agung dikategorikan kurang atau kurang efektif dengan nilai 13,65  dan TPS 3R Karya Bakti dikategorikan sedang atau efektif dengan nilai 15,45.