Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Kualitas Udara Karbonmonoksida (Co) di Kota Padang Akibat Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan Metode AQMS Andi Irawan; Vina Lestari Riyandini; Nini Widyastuti
CIVED Vol 8, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v8i3.115699

Abstract

Pada akhir 2019 penyebaran Corona Virus Disease 19 atau lebih dikenal dengan virus corona  menular ke manusia dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara termasuk Indonesia hanya dalam waktu beberapa bulan. menyebabkan negara-negara didunia melakukan kebijakan lockdown dengan pengisolasian suatu kawasan untuk mencegah penularan virus yang menyebabkan berkurangnya aktivitas luar ruangan sehingga mempengaruhi konsentrasi kadar karbonmonoksida (CO) diudara. Dari hasil penelitian didapatkan selama PSBB tanggal 22 April s/d 05 Mei 2020 didapatkan rata-rata nilai CO tertinggi pada tanggal 22 April 2020 sebesar 292.33 µg/m. Sedangkan pada kondisi pada 22 April s/d 05 Maret 2019 didapatkan nilai tertinggi pada 01 Mei 2019 sebesar 305.46 µg/m³. Dan dari hasil uji stratistik perbedaan konsentrasi dari kedua kondisi tersebut didapatkan nilai regresi sebesar 0,228 sehingga hal ini menunjukkan  tidak ada perbedaan secara signifikan terhadap penurunan karbonmonoksida sebelum dan setelah psbb. Penerapan PSBB secara garis besar tidak berpengaruh terhadap kualitas udara.
Pengolahan Air Gambut Dengan Biji Asam Jawa (Tamarindus Indica L) Sebagai Biokoagulan Vina Lestari Riyandini; Shinta Elystia; Edward Edward
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains Vol 2, No 2 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peat water is surface water has a special characteristic, which is lightly browned, pH acidic and contains high organic and do not meet the quality standards of clean water that is PERMENKES No. 416/Menkes /Per/IX/ 1990 and Government Regulation No. 82 of 2001. One of the processing methods are widely applied in water treatment peat ie coagulation-flocculation. The use of natural coagulants such as tamarind seeds can be used as a substitute for synthetic coagulant. The aim of this study was to determine the influence of the mass and the particle size of tamarind seeds as coagulant for organic matter and COD, variations in the mass of peat water with tamarind seeds of 0.0025, 0.005, 0.0075, 0.01 and 0.0125 g / m3 and variations in particle size of 100, 170 and 200 mesh. Rapid stirring speed of 100 rpm for 4 minutes and stirring slow 40 rpm for 12 minutes. The results showed maximum efficiency on a mass of 2.5 g with 200 mesh tamarind seeds can decrease up to organic matter 76%, and COD 90%,. ANOVA test with SPSS shows that the mass of tamarind seeds and tamarind seeds particle size influence on organic matter and COD so that tamarind seeds can be used as a natural biokoagulan.  Keywords: Water Peat, Tamarind Seed, Coagulation Flocculation
PEMBUATAN BRIKET DARI LIMBAH PEMUCATAN MINYAK GORENG (SPENT BLEACHING EARTH) DAN ARANG TEMPURUNG KELAPA Mike Saputri; Vina Lestari Riyandini
JURNAL AERASI Vol 2, No 2 (2020): JURNAL AERASI
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (971.405 KB) | DOI: 10.36275/jaerasi.v2i2.338

Abstract

Limbah padat pada proses pemucatan dalam pemurnian CPO sering disebut dengan spent bleaching earth (SBE). Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 101 tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), SBE dikategorikan dalam jenis limbah B3 yang bersumber dari proses industri oleochemical dan/atau pengolahan minyak hewani atau nabati. SBE masih mengandung 19-20% minyak dan sulit dipisahkan tanpa penangan khusus. Sisa minyak yang tersisa inilah yang sebenarnya masih berpotensi jika dimanfaatkan karena memiliki nilai kalor yang tinggi, dan salah satu alternatif pemanfaatannya menjadi briket. Maka tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi campuran SBE dan arang tempurung kelapa yang berbeda terhadap nilai kalori, kadar air, kadar abu dan kadar volatil yang dihasilkan. Hasil uji kualitas dari briket tersebut dibandingkan dengan standard briket pada SNI 01-6235-2000 briket arang kayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi campuran SBE dan arang tempurung kelapa sangat berpengaruh terhadap  nilai kalori, kadar air, kadar abu dan kadar volatil. Hasil uji semua variasi campuran tidak memenuhi SNI 01-6235-2000. Tetapi ada tiga variasi campuran yang masih bisa digunakan sebagai bahan bakar yaitu variasi campuran 30:70, 20:80, 10:90. Karena penggunaannya diperuntukkan untuk skala industri, maka tiga variasi tersebut layak digunakan sebagai bahan bakar alternatif di industri semen. Ini mengacu pada standard batubara yang digunakan di industri semen
PENGARUH KOMPOSISI PLASTIK MULTILAYER DAN PLASTIK HDPE TERHADAP SIFAT FISIK PAPAN POLIMER Vina Lestari Riyandini; Wathri Fitrada; Hendri Sawir
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol 21, No 2 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/stsp.v21i2.385

Abstract

Jumlah timbulan sampah plastik di laut sebesar 521,540 ton, dikarenakan belum optimlanya pengolahan sampah plastik di darat. Hal ini menjadi perhatian khusus dalam pengolahan sampah plastik. Pengolahan sampah plastik salah satunya dilakukan dengan proses daur ulang (recycle). Salah satu jenis plastik yang dikeluhkan oleh banyak pemilik bank sampah karena tidak dapat dijual ke pengepul yaitu sampah plastik multilayer. Plastik multilayer merupakan plastik dilapisan bahan aluminium foil maupun bahan lainnya (multilayer). Pada umumnya, sampah plastik multilayer hanya di daur ulang menjadi prakarya seperti tas, sandal, dompet dan lain-lainl dengan tujuan memperlambat proses masuknya sampah plastik multilayer ke TPA. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan proses daur ulang sampah plastik multilayer menjadi papan polimer. Dimana papan polimer ini dibuat dengan kombinasi sampah plastik HDPE sebagai matrik. Sampah plastik HDPE dan plastik multilayer dicacah, dan dicetak dan dipanaskan menggunakan hotpress. Untuk mendapatkan kualitas papan polimer yang baik perlu dilakukan penentuan komposisi yang tepat antara filler dan matrik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi efektif agar didapatkan kualitas papan polimer, dengan memvariasikan komposisi penyusun papan polimer dengan variasi (90%multilayer :10%HDPE), (50% multilayer :50%HDPE), (30% multilayer :70% HDPE) dan (10% multilayer: 90% HDPE). Hasil penelitian menunjukkan papan polimer dengan menunjukkan komposisi yang terbaik pada variasi 10% Multilayer: 90% HDPE) dengan nilai uji keteguhan patah sebesar 60 kgf/cm2, nilai uji kerapatan sebesar 0,94 dan nilai kadar air 0,6. Dari kualitas tersebut papan polimer yang dihasilkan belum memenuhi standar nasional indonesia untuk papan partikel. Namun papan dengan kualitas dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk produk rumah tangga dengan kombinasi bahan lainnya.
PENGARUH AKTIVITAS MASYARAKAT TERHADAP KUALITAS AIR SUNGAI BATANG TAPAKIS KABUPATEN PADANG PARIAMAN Vina Lestari Riyandini
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol 20, No 2 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.619 KB) | DOI: 10.36275/stsp.v20i2.297

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) memiliki peran dalam menjaga lingkungan yang meliputi menjaga kualitas air, mencegah banjir saat musim hujan dan kekeringan saat musim kemarau, serta mendukung aktivitas masyarakat di sekitar sungai. Salah satu DAS yang terdapat di Kabupaten Padang Pariaman yaitu Sungai Batang Tapakis Sungai yang memiliki panjang 46 km ini memiliki banyak manfaat untuk masyarakat sekitar, sebagai tempat budidaya ikan air tawar, sebagai sarana rekreasi dan transportasi air, serta penunjang kegiatan pertanian yang ada di sekitar aliran sungai. Berbagai kegiatan yang dilakukan masyarakat disekitar sungai mempengaruhi kualitas air sungai. Berdasarkan hasil pengukuran di laboratorium yang meliputi parameter kimia yaitu pH, TSS, COD, daya hantar listrik, fosfat dan fenol yang dikaitkan dengan regulasi Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001 peruntukan kelas dua. Parameter COD dan daya hantar listrik telah melewati baku mutu yaitu sebesar 114 mg/L dan 214,8  Tingginya parameter COD disebabkan dari aktivitas masyarakat berupa MCK serta berasal dari sisa pakan ikan budidaya. Selanjutnya parameter daya hantar listrik berasal dari masuknya air laut kedalam air sungai Batang Tapakis.
PENGARUH PENAMBAHAN MALEAT ANHIDRIDA (MAH) TERHADAP SIFAT FISIK PAPAN POLIMER SAMPAH PLASTIK MULTILAYER DAN HDPE Vina Lestari Riyandini; Wathri Fitrada1; Jerry Jerry
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 8, No 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v8i1.13033

Abstract

Plastik multilayer adalah limbah plastik yang banyak dikeluhkan oleh pemilik bank sampah, hal ini disebabkan plastik multilayer tidak dapat dijual ke pengepul. Salah satu pengolahan yang telah dilakukan yaitu mendaur ulang menjadi prakarya dengan tujuan memperlambat masuknya sampah plastik multilayer ke Tempat Pemprosesan Akhir (TPA). Oleh karena itu, dibutuhkan proses daur ulang menjadi material yang bersifat jangka panjang. Pada penelitian ini dilakukan proses daur ulang sampah plastik multilayer menjadi papan polimer menggunakan alat Hot press. Papan polimer dibuat dengan kombinasi sampah plastik HDPE sebagai matrik. Untuk mendapatkan kualitas papan polimer yang baik dilakukan penentuan komposisi yang tepat antara filler dan matrik. Pada penelitian ini akan divariasikan komposisi penyusun papan polimer. Selanjutnya untuk meningkatkan kualitas perlu ditambahkan zat adiktif berupa Maleic Anhydride (MAH) sebagai compatibilizer dengan variasi 5% dan 10 %. Hasil penelitian menunjukkan papan polimer dengan variasi 30% multilayer: 70% HDPE dengan penambahan MAH 10% memiliki nilai keteguhan tekan sebesar 90 kgf/cm3, nilai kerapatan tertinggi sebesar 1,16 gr/cm2, kadar air 0% dan daya serap air 0%. Hal ini menunjukkan bahwa komposisi limbah plastik multilayer dengan berat maksimal 30% dari berat keseluruhan dan penambahan MAH 10% memberikan hasil memenuhi SNI 03 – 2105 -2006.Penambahan MAH memberikan pengaruh dalam meningkatkan kualitas papan polimer. Kata Kunci : Plastik Multilayer dan Papan Polimer. Multilayer plastic is plastic waste that many waste bank owners complain about, this is because multilayer plastic cannot be sold to collectors. One of the processes that have been carried out is recycling into crafts with the aim of slowing down the entry of multilayer plastic waste into the Final Processing Site (TPA). Therefore, a long-term recycling process is needed. In this study, the process of recycling multilayer plastic waste into polymer boards was carried out using a hot press. Polymer board is made with a combination of HDPE plastic waste as a matrix. To get a good quality polymer board, it is done with the right composition between filler and matrix. In this study, the composition of the polymer board will be varied. Furthermore, to improve the quality of additives that need to be added in the form of Maleic Anhydride (MAH) as a compatibilizer with variations of 5% and 10%. The results showed that the polymer with 30% multilayer variation: 70% HDPE with the addition of 10% MAH had a compressive strength value of 90 kgf/cm3, the highest density value was 1.16 gr/cm2, 0% moisture content and 0% water absorption. This shows that the composition of multilayer plastic waste with a maximum weight of 30% of the total weight and the addition of 10% MAH gives results that meet SNI 03 – 2105 -2006. The addition of MAH has an effect in improving the quality of the polymer board. Keywords: Multilayer Plastic dan Polymer Board.
Pengaruh Koagulan Biji Asam Jawa (Tamarindus indica) Terhadap Efisiensi Penurunan Zat Organik Pada Air Gambut Vina Lestari Riyandini; Muhammad Iqbal
Jurnal Serambi Engineering Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v5i3.2145

Abstract

Organic substances in peat water cause smell, have a brown color and taste, in addition to that it can interfere the processing process by forming carcinogenic trihalomethane which is produced from the reaction between organic compounds and chlorine. Peat water used in this study came from the village of Tuah Indrapura, Siak Regency with a concentration of organic matter of 95.2 mg/L. Based on Permenkes No. 492 of 2010 the concentration of organic substances exceeds the quality standard, so it needs to be treated before being used as a source of clean water. Therefore, in this study, uses the coagulation method of flocculation by utilizing natural coagulants, namely tamarind seeds (Tamarindus Indica). The study was conducted using variations in the size of biokoagulan by 200 mesh, 230 mesh, and 270 mesh with a dose variation of 1 gr, 2 gr, 3 gr, 4 gr dan 5 gr. The result showed that using 270 mesh biokoagulan particle size as much as 2 grams can set aside organic matter by 64%. This allowance is not large enough because tannins only form aggregates with organic substances in the form of proteins and alkaloids.
MODEL PEMBELAJARAN SIMULASI DENGAN METODA SISTEM PAKAR UNTUK MAHASISWA DISABILITAS INTELEKTUAL Veni Wedyawati; Nofriadiman Nofriadiman; Eko Amri Jaya; Vina Lestari Riyandini
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol 22, No 1 (2022): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/stsp.v22i1.438

Abstract

Sistem pakar merupakan sistem berbasis komputer yang menggunakan pengetahuan,”fakta dan teknik penalaran dalam memecahkan masalah. Media pembelajaran simulasi yang didasarkan dengan sistem pakar yang dirancang untuk mahasiswa berkebutuhan khusus (disabilitas) intelektual meliputi pembuatan keputusan (decicion making), pemanduan pengetahuan (knowledge fusing), pembuatan desain (designing), perencanaan (planning), prakiraan (forecasting), pengaturan (regulating), perumusan (prescribing), penjelasan (explaining), pemberian solusi (advising) dan pelatihan (tutoring). Tujuan Perancangan adalah Menghasilkan Model    pembelajaran Simulasi berbasis sistem pakar untuk mahasiswa berkebutuhan khusus intelektual. Metode Penelitian dengan memanfaatkan Media belajar model simulasi dengan sistem pakar ini diawali dengan mendeteksi minat mahasiswa dalam proses pembelajaran berupa video ataupun media animasi penuh warna. Setelah terpilih salah satu dari beberapa pilihan pembelajaran, maka akan dilakukan proses pembelajaran sesuai dengan minat mahasiswa berkebutuhan khusus (disabilitas). Hasil dari penelitian diharapkan proses pembelajaran yang tepat dan efektif yang dapat diberikan kepada mahasiswa kesulitan belajar (disabilitas) yang ada di Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTIND) Padang maupun diterapkan pada perguruan tinggi lainnya.
Perancangan Prototype Alat Pendeteksi Ketinggian Air sebagai Mitigasi Risiko Dampak Banjir Berbasis IoT (Studi Kasus: Kota Padang) Deri Kurniadi; Vina Lestari Riyandini
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 20, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v20i1.19332

Abstract

Padang merupakan salah satu kota yang berada pada pesisir pulau sumatera. Kota Padang dialiri oleh 5 sungai besar dan 16 sungai kecil. Sungai yang ada sering terjadi luapan air ketika musim hujan. Luapan air yang tidak terduga dan tanpa adanya pemberitahuan membuat terjadinya kerugian materi yang dirasakan oleh masyarakat yang diakibatkan dari banjir. Permasalahan tidak adanya alat pendeteksi ketinggian air menjadi dasar permasalahan yang penting untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. Sehingga tujuan dari penelitian ini yaitu menghasilkan prototype alat pendeteksi ketinggian air pada musim hujan sebagai langkah mitigasi risiko berbasis IoT. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan mikrokontroler Arduino Uno, Sensor Ultrasonic untuk mengukur ketinggian air dan Sensor DT22 untuk mendeteksi awal hujan turun. Adapun luaran wajib yang ditargetkan dari penelitian ini adalah publikasi jurnal nasional terakreditasi dan draft seminar internasional. Tingkat kesiapan teknologi saat ini fokus pada perancangan sistem dengan target akhir yang ingin dicapai adalah prototype alat pendeteksi ketinggian air.
Pengaruh Maleic Anhydride (MAH) Terhadap Kualitas Papan Komposit Termodifikasi Sebagai Produk Daur Ulang Suci Handayani; Vina Lestari Riyandini; Sri Yanti Lisha
Jurnal Engineering Vol. 5 No. 1 (2023): Volume 5, Nomor 1, 2023
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v5i1.16927

Abstract

Pertumbuhan penduduk menyebabkan terjadinya peningkatan produksi limbah yang dihasilkan khususnya limbah plastik. Di pulau Sumatera kontribusi limbah plastik menepati posisi kedua setelah limbah organik yaitu 17% dengan jenis terbanyak adalah limbah plastik jenis Polyprophylene (PP). Disamping itu produksi minyak kelapa sawit menghasilkan limbah tandan kosong yang hanya dibuang ke lingkungan karena tidak dimanfaatkan dengan maksimal sehingga merusak lingkungan. Salah satu solusi untuk memberdayakan potensi limbah plastik dan tandan kosong kelapa sawit adalah dengan mendaur ulangnya menjadi papan komposit. Untuk meningkatkan kualitas papan komposit tersebut dan sesuai dengan standar, maka dilakukan penambahan zat aditif Maleic Anhydride (MAH). Penelitian ini dilakukan dengan menvariasikan komposisi MAH sebanyak 5%, 10%, dan 15% dari total berat TKKS dan Plastik PP (40% : 60%). Selanjutnya dilakukan pengujian sifat fisik dan mekanik berdasarkan pada SNI 03–2105–2006. Dari hasil pengujian papan komposit yang dihasilkan sudah memenuhi SNI 03–2105–2006 kecuali untuk nilai MOE masih jauh dibawah standar. Secara keseluruhan papan komposit yang menghasilkan nilai terbaik adalah pada penambahan MAH 15% dimana hasil uji sifat fisiknya (kerapatan 0,72 g/cm3, pengembangan tebal 0%, kadar air 1,6%) dan sifat mekaniknya (MOR 139 kgf/cm2, dan MOE 13.965,42 kgf/cm2). Kata kunci: TKKS, PP, MAH, dan Papan Komposit