Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN LEMBAGA ADAT MELAYU RIAU DALAM PELESTARIAN BUDAYA MELAYU DI KOTA PEKANBARU indah permata mustika; Hambali; Haryono
JURNAL RANDAI Vol. 3 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/randai.3.2.p.1-15

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena pelaksanaan kebudayaan Melayu Riau, khususnya meliputi unsur Bahasa, Busana dan Kuliner yang sudah mulai ditinggalkan masyarakat melayu kota Pekanbaru. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah peran Lembaga Adat Melayu Riau dalam pelestarian kebudayaan melayu di kota Pekanbaru dan Bagaimanakah kendala-kendala Lembaga Adat Melayu Riau dalam pelestarian kebudayaan melayu di kota Pekanbaru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakan peran Lembaga Adat Melayu Riau dalam pelestarian kebudayaan melayu di kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah pengurus Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau Provinsi Riau dan pengurus Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau Provinsi Riau. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrument penelitian adalah peneliti berpedoman kepada panduan pengumpulan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif model Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Lembaga Adat Melayu Riau telah melaksanakan perannya dalam pelestarian budaya Melayu Riau. Sementara itu, kendala yang dihadapi Lembaga Adat Melayu Riau antara lain: perbedaan dialek bahasa melayu yang berbeda disetiap daerah, jumlah dan kemampuan guru Budaya Melayu Riau yang terbatas, lebih banyaknya jumlah penduduk pendatang di kota Pekanbaru dan keterbatasan anggaran
PERSEPSI MAHASISWA PRODI PPKn TERHADAP BUDAYA MELAYU RIAU ERA MODERNISASI DI UNIVERSITAS RIAU: penelitian deskriptif NAMIRA RAMADHANI; Edea Mecca Safitri; Fyka Selima Salsabila; Aruma Ayu Wulandari; Mila Amalia; Raihana Raisa; Aila Novianti; Aditya Rifandi; Haryono
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10259

Abstract

This study aims to analyze the perceptions of Civics and Citizenship Education PPKn students regarding Riau Malay culture. This study used a descriptive qualitative approach, conducting in-depth interviews for data collection. The results indicate that each student has their own perception of Riau Malay culture in this era of modernization. They consider Riau Malay culture a guideline for behavior, politeness, and religiosity. The results also indicate that they possess knowledge of Malay culture, including language, customs, traditional arts, and so on. Riau Malay culture must be preserved to prevent extinction. According to the students, this preservation is crucial, and they play a significant role in its preservation, starting with promoting culture on social media through creative and engaging content and participating in cultural activities in their local communities. Meanwhile, some students are concerned about the influence of modernization on Riau Malay culture due to the growing influence of foreign cultures within the country. This study concludes that despite facing various challenges, Riau Malay culture remains resilient, and Civics and Citizenship Education PPKn students have the potential to be a pathway to preserving Riau Malay culture amidst these changing times.