Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

An internet of things-based touchless parking system using ESP32-CAM Vicky Andria Kusuma; Hamzah Arof; Sena Sukmananda Suprapto; Bambang Suharto; Rizky Amalia Sinulingga; Fadli Ama
International Journal of Reconfigurable and Embedded Systems (IJRES) Vol 12, No 3: November 2023
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijres.v12.i3.pp329-335

Abstract

As technology continues to advance, governments around the world have implemented health protocols to minimize direct contact between individuals and objects, in response to the ongoing COVID-19 outbreak. To address this need, a touchless parking portal was designed using a microcontroller-based and internet of things (IoT) -based system, with the Arduino UNO microcontroller device serving as the core component. The system employs an ultrasonic sensor HC-SR04 and passive infrared (PIR) to detect vehicles as they arrive at the portal area, in addition to requiring an ESP32-CAM camera, servo motor, light-emitting diode (LED), I2C 16x2 liquid crystal display (LCD), push button, universal serial bus (USB) to transistor-transistor logic (TTL) converter, power supply, and portal bar. The system builder software was developed using Arduino integrated development environment (IDE), Android, and Blynk. The authors conducted thorough testing and analysis of the system, concluding that its overall performance reaches 100%. Nevertheless, despite the extensive experimentation conducted, there remains a possibility that certain factors could still affect the results. Therefore, caution is advised when interpreting the outcomes of this experiment.
Identitas Kuliner Digital Melalui Food Porn: Meta-Analisis Tren dan Kesenjangan Teori Farah Azirinda Fazrin; Deavenue Auralaila; Bambang Suharto
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9639

Abstract

Evolusi pesat media digital telah merevolusi cara masyarakat berinteraksi dengan makanan, mengangkatnya dari kebutuhan biologis menjadi simbol identitas budaya dan sosial. Fenomena “food porn” representasi visual makanan yang estetis dan menggugah selera kini menjadi bagian integral budaya kuliner digital di platform seperti Instagram dan TikTok, sehingga konsumsi makanan berlangsung secara visual serta memengaruhi pembentukan identitas kuliner individu maupun kelompok. Namun, studi terkait food porn masih terfragmentasi dan belum sepenuhnya mengintegrasikan konsep hiperrealitas, estetisasi, dan dinamika sosial-budaya digital. Permasalahan utama dalam riset ini adalah bagaimana estetika makanan digital membentuk identitas individual dan kolektif. Penelitian ini bertujuan melakukan tinjauan sistematis terhadap tren dan kesenjangan teoretis dalam studi food porn dan identitas kuliner digital. Dengan pendekatan multidisipliner, kajian ini menyintesis literatur untuk memperkaya wacana komunikasi digital dan budaya makanan, serta merumuskan dasar konseptual dan metodologis bagi penelitian lanjutan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan penelusuran artikel melalui Google Scholar, ScienceDirect, dan Scopus, menggunakan kriteria seleksi berdasarkan relevansi topik dan periode publikasi 2015–2025. Sebanyak 10 artikel terpilih dianalisis secara kualitatif, dengan fokus pada konstruksi identitas, konsumsi visual, relasi kuasa, dan peran media sosial. Hasil menunjukkan dominasi pendekatan kualitatif dan analisis wacana visual, serta temuan bahwa food porn merupakan praktik komunikasi yang kompleks, sarat makna budaya, dan berperan dalam memperkuat maupun menantang identitas berbasis kelas, gender, dan ras. Studi ini menekankan pentingnya integrasi pendekatan visual, etnografi digital, dan data kuantitatif media sosial dalam riset mendatang.
Peran Festival Berkelanjutan dalam Penguatan City Branding Indonesia Lolita Paramesti Nariswari; Nilna Muna Sholihah; Bambang Suharto
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9740

Abstract

Festival berkelanjutan semakin dipandang sebagai instrumen strategis untuk memperkuat city branding, karena mampu memadukan aspek lingkungan, sosial-budaya, ekonomi, tata kelola, dan teknologi. Namun, kajian akademik mengenai topik ini masih terbatas di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan menelaah perkembangan akademik tentang festival berkelanjutan sekaligus mengidentifikasi peluang penerapannya dalam konteks Indonesia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap publikasi internasional periode 2020–2025. Artikel terpilih dianalisis berdasarkan profil publikasi, tema utama, keterkaitan dengan city branding, serta tantangan dan peluang implementasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa festival berkelanjutan merupakan fenomena multidimensi. Aspek lingkungan menekankan pengurangan jejak karbon dan pengelolaan sampah; aspek sosial-budaya menyoroti partisipasi komunitas dan edukasi publik; aspek ekonomi menegaskan kontribusi pada perekonomian lokal; tata kelola mencakup model integratif yang mendukung bio-ekonomi, ekonomi sirkular, dan ekonomi hijau; sementara inovasi digital meningkatkan efisiensi dan promosi festival. Dalam konteks Indonesia, festival berkelanjutan berpotensi besar mendukung city branding dengan memadukan kearifan lokal, teknologi, dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan festival berkelanjutan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, kesadaran publik, serta dukungan inovasi digital untuk memperkuat citra kota yang kompetitif sekaligus ramah lingkungan
Memetakan Lanskap Penelitian Global tentang Fashion Upcycling dalam Industri Kreatif: Analisis Bibliometrik Menggunakan VOSviewer Nilna Muna Sholihah; Lolita Paramesti Nariswari; Bambang Suharto
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9799

Abstract

Industri fashion global menghadapi tantangan keberlanjutan yang signifikan dengan menghasilkan lebih dari 92 juta ton limbah tekstil setiap tahunnya. Fashion upcycling telah muncul sebagai strategi berkelanjutan yang menjanjikan dalam industri kreatif untuk mengatasi masalah lingkungan dan sosial yang ditimbulkan oleh model produksi linear. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan lanskap riset global tentang fashion upcycling melalui pendekatan bibliometrik menggunakan VOSviewer. Data dikumpulkan dari database Scopus dengan rentang waktu 2016-2025, menggunakan kata kunci “upcycl*” OR “up-cycl*” AND “creative industry” OR “fashion” OR “fashion industry” OR “textile”. Analisis meliputi co-authorship, keyword co-occurrence, dan co-citation untuk mengidentifikasi aktor utama, tema dominan, kolaborasi riset, dan tren perkembangan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan publikasi sejak 2019, dengan tema utama berfokus pada textiles, textile industry, recycling, upcycling, sustainability, dan circular economy. Penelitian ini mengidentifikasi gap riset dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan riset fashion berkelanjutan di masa depan, berkontribusi pada pengembangan strategi circular economy dalam industri kreatif.
Strengthening Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) Post COVID-19 Through Local Economic Development (LED) in Kampung Logam-Ngingas, Waru, Sidoarjo Angelia Setya Lukita; Shoffan Maulana; Aflahah Ramadhani Nidia Saputri; Bintoro Wardiyanto; Bambang Suharto
DIALEKTIKA: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 10 No 2 (2025): Dialektika: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/dialektika.v10i2.5444

Abstract

This paper analyzes the impact of the Sidoarjo Governments in fostering Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Kampung Logam, Desa Ngingas, Waru, Sidoarjo using the Local Economic Development (LED) framework during the Covid-19 pandemic. Researchers discovered problems delegating tasks within the Department of Industry and Trade where overlapping functions across the industrial area, particularly Ngingas, impede MSME growth. Data were acquired through observations, document analysis, and in-depth interviews utilizing a descriptive qualitative methodology in Sidoarjo and Ngingas Village. Research demonstrates that although policies regarding privatization, demand generation, new firm formation, and transformation methods beneficially impact MSME growth, substantial enhancements in programming are required. This encompasses enhancing industrial technical services, fortifying workforce development, and establishing resilient long-term investment plans to guarantee sustainable growth for MSMEs.