Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas integrasi Artificial Intelligence (ChatGPT dan Photomath), visualisasi dinamis (GeoGebra), serta gamifikasi (Quizizz) dalam meningkatkan pemahaman konseptual matematika siswa SMA. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Sinunukan, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Indonesia pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 (Juli–Desember 2025) dengan subjek sebanyak 64 siswa dari kelas XII-MIPA-A dan XII-MIPA-B. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yang didukung data kuantitatif melalui observasi, angket, serta analisis hasil pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman konseptual siswa, ditandai dengan kenaikan rata-rata skor dari 57,3 pada pretest menjadi 86,2 pada posttest, atau meningkat sebesar 28,9 poin. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek transformasi grafik fungsi, yaitu sebesar 36,5 poin (dari 52,1 menjadi 88,6), diikuti geometri ruang sebesar 26,8 poin dan interpretasi simbol aljabar sebesar 23,4 poin. Selain itu, data angket menunjukkan bahwa 89,1% siswa (57 dari 64 siswa) merasa terbantu dengan penggunaan Photomath dalam memahami langkah-langkah penyelesaian secara sistematis, bahkan 92,2% siswa menilai bahwa fitur penjelasan langkah demi langkah sangat membantu proses belajar. Penggunaan GeoGebra memungkinkan visualisasi konsep secara real-time sehingga memperkuat pemahaman abstrak, sementara gamifikasi melalui Quizizz meningkatkan keterlibatan dan partisipasi aktif siswa selama pembelajaran. Integrasi AI juga memberikan umpan balik personal yang adaptif terhadap kebutuhan belajar siswa. Dengan demikian, kombinasi ketiga teknologi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika abad ke-21, baik dari aspek kognitif maupun afektif siswa.