Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Mewaspadai Kolesterol Tinggi: Upaya Pengabdian kepada Masyarakat untuk Kesehatan Torang Siregar; Almira Amir; Suparni; Anita Adinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat DEDIKASI Vol 5 No 2 (2024): Community Service Journal DEDIKASI
Publisher : LP4M STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/jdk.v5i2.122

Abstract

Non-communicable diseases (NCDs) have become a significant health issue at both national and global levels. The increasing prevalence of NCDs is closely related to dietary habits that include high cholesterol intake. Excessive cholesterol in the body can lead to various complications, such as heart disease, stroke, and hypertension. Therefore, this outreach aims to educate and enhance public knowledge regarding the complications caused by high cholesterol and preventive measures that can be taken. The outreach activities were conducted face-to-face, involving active participation from the participants. The methods used in the outreach included presentations, interactive discussions, and Q&A sessions to ensure better understanding of the topic. Data were collected through pre-tests and post-tests conducted before and after the outreach. Data analysis using the Shapiro-Wilk test showed p < 0.05 for both pre-tests and post-tests, indicating that the data were not normally distributed (P > 0.05). Further analysis using the Wilcoxon test indicated a significant change in participants' knowledge before and after the outreach, with a p-value < 0.05. The results of this outreach are expected to have a positive impact on the public’s knowledge regarding health risks associated with high cholesterol and to encourage individuals to adopt healthier lifestyles. Thus, it is hoped that the prevalence of NCDs can decrease and the community will be more aware of the dangers of high cholesterol.
Studi Kasus Permasalahan Dalam Pembelajaran Matematika Anak Usia Dini Terkait Pengenalan Pra Matematika dan Matematika AUD Di TK Nurul Iman Torang Siregar
Banun: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 4 No 1 (2026): Vol 4 No 1 (2026) BANUN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI
Publisher : Prodi PIAUD STAI Al Badar Cipulus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika pada anak usia dini (AUD) merupakan fondasi penting dalam perkembangan kognitif mereka. Artikel ini membahas permasalahan yang sering dihadapi dalam pengenalan pra-matematika dan operasi bilangan di kalangan anak-anak. Berdasarkan hasil observasi di TK Nurul Iman, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, ditemukan bahwa anak-anak mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar matematika, yang disebabkan oleh kurangnya minat, metode pengajaran yang tidak variatif, dan perbedaan kemampuan individu. Penelitian menunjukkan bahwa pengalaman belajar yang menyenangkan dan interaktif dapat meningkatkan minat anak terhadap matematika. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih kreatif dan variatif dalam pengajaran matematika, termasuk penggunaan alat peraga menarik dan permainan edukatif. Dengan demikian, diharapkan anak-anak dapat lebih mudah mengenal dan memahami konsep matematika sejak dini, serta meningkatkan kemampuan logis dan pemecahan masalah mereka. Artikel ini juga menekankan pentingnya peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, sehingga anak merasa aman dan termotivasi untuk belajar.
MENGINTEGRASIKAN PEMBELAJARAN KELILING DAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI TINDAKAN SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS Torang Siregar
Natural Science Education Research Vol 9, No 2 (2026): Natural Science Education Research
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nser.v9i2.31479

Abstract

Penelitian ini menyelidiki integrasi pembelajaran keliling dan pembelajaran berbasis masalah (PBL) untuk meningkatkan kompetensi tindakan siswa dalam pemecahan masalah dan keterampilan berpikir kritis yang diperlukan untuk mewujudkan mandat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG). Studi ini menggunakan pendekatan metode campuran, menggabungkan penilaian kuantitatif dan umpan balik kualitatif untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran terpadu ini. Para peserta adalah 120 mahasiswa sarjana dari berbagai disiplin ilmu yang terlibat dalam rangkaian kegiatan PBL yang difasilitasi melalui aplikasi mobile untuk mendukung pembelajaran kolaboratif dan penyelidikan kritis. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan pemecahan masalah dan berpikir kritis siswa, sebagaimana dibuktikan dengan penilaian pra dan pasca intervensi. Meskipun siswa mengalami beberapa tantangan teknis, penelitian ini mengungkapkan bahwa model dan strategi pembelajaran ini merupakan pendekatan yang berharga untuk membekali siswa dengan keterampilan pemecahan masalah dan berpikir kritis yang diperlukan untuk berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Pemanfaatan AI (ChatGPT, Photomath), Visualisasi Dinamis (GeoGebra), dan Gamifikasi (Quizizz) pada Tren Pembelajaran Matematika Abad 21 Torang Siregar
PenaEmas Vol 4 No 1 (2026): PenaEmas
Publisher : MAN 1 Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64688/jpe.v4i1.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas integrasi Artificial Intelligence (ChatGPT dan Photomath), visualisasi dinamis (GeoGebra), serta gamifikasi (Quizizz) dalam meningkatkan pemahaman konseptual matematika siswa SMA. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Sinunukan, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Indonesia pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 (Juli–Desember 2025) dengan subjek sebanyak 64 siswa dari kelas XII-MIPA-A dan XII-MIPA-B. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yang didukung data kuantitatif melalui observasi, angket, serta analisis hasil pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman konseptual siswa, ditandai dengan kenaikan rata-rata skor dari 57,3 pada pretest menjadi 86,2 pada posttest, atau meningkat sebesar 28,9 poin. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek transformasi grafik fungsi, yaitu sebesar 36,5 poin (dari 52,1 menjadi 88,6), diikuti geometri ruang sebesar 26,8 poin dan interpretasi simbol aljabar sebesar 23,4 poin. Selain itu, data angket menunjukkan bahwa 89,1% siswa (57 dari 64 siswa) merasa terbantu dengan penggunaan Photomath dalam memahami langkah-langkah penyelesaian secara sistematis, bahkan 92,2% siswa menilai bahwa fitur penjelasan langkah demi langkah sangat membantu proses belajar. Penggunaan GeoGebra memungkinkan visualisasi konsep secara real-time sehingga memperkuat pemahaman abstrak, sementara gamifikasi melalui Quizizz meningkatkan keterlibatan dan partisipasi aktif siswa selama pembelajaran. Integrasi AI juga memberikan umpan balik personal yang adaptif terhadap kebutuhan belajar siswa. Dengan demikian, kombinasi ketiga teknologi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika abad ke-21, baik dari aspek kognitif maupun afektif siswa.
Analisis Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget dalam Bimbingan Belajar Anak Usia Dini Torang Siregar
Jurnal Ilmiah Al-Muttaqin Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Al-Muttaqin
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/al-muttaqin.v10i2.4327

Abstract

Cognitive development in early childhood is a crucial aspect that determines the success of learning processes in later stages. However, in practice, tutoring for young children often employs instructional approaches that are not aligned with their developmental characteristics, such as overly abstract methods and teacher-centered instruction. This condition highlights the need for a strong theoretical foundation in designing appropriate tutoring strategies for early childhood learners. Therefore, this study aims to analyze the cognitive development theory proposed by Jean Piaget and examine its relevance in early childhood tutoring. This study employs a qualitative approach using a library research method. Data sources were obtained from various original works directly related to Piaget’s cognitive development theory, such as his books and scholarly writings. Data were collected through documentation techniques and analyzed using content analysis. The findings indicate that Piaget’s cognitive development theory emphasizes stages of cognitive growth, namely sensorimotor, preoperational, concrete operational, and formal operational stages. Early childhood learners are in the preoperational stage, characterized by symbolic thinking, language development, and imagination, although still limited in logical reasoning. Key principles such as assimilation, accommodation, and constructivism form the foundation for understanding children’s learning processes. In the context of tutoring, Piaget’s theory is highly relevant, particularly in promoting experiential learning, the use of concrete materials, and play-based activities. The implications of this theory highlight the importance of designing tutoring strategies that align with children’s cognitive developmental stages to enhance effective and meaningful learning experiences. In conclusion, Piaget’s cognitive development theory provides an essential theoretical foundation for designing and developing early childhood tutoring practices that optimize children’s cognitive development.
PENGEMBANGAN WORKSHEET MANIPULATIF BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DI SEKOLAH DASAR Torang Siregar; Yuni Rhamayanti
Jurnal Inovasi Pendidikan Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : LLDIKTI WILAYAH XIII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64958/jipn.v3i1.137

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar, khususnya pada materi pecahan, seringkali menghadapi kendala karena penyajian yang abstrak dan kurangnya penggunaan media konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan worksheet manipulatif berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) dan menguji efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan siswa. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 01 Bintungan, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI-A sebanyak 23 orang dan kelas VI-B sebanyak 25 orang. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes hasil belajar (pretest dan posttest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa worksheet manipulatif berbasis CTL yang dikembangkan valid dan praktis digunakan. Efektivitas media terlihat dari peningkatan hasil belajar siswa kelas VI-A sebesar 34,2% (pretest 60,2 menjadi posttest 80,8) dan kelas VI-B sebesar 33,7% (pretest 59,8 menjadi posttest 79,9). Aktivitas manipulatif seperti memotong dan menyusun pecahan meningkatkan keterlibatan aktif siswa. Kesimpulannya, worksheet manipulatif berbasis CTL efektif dan layak digunakan untuk mendukung pembelajaran pecahan yang bermakna di sekolah dasar.