Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Optimasi Persediaan Pupuk Non-Subsidi Menggunakan Programa Dinamis Model Inventory (UD. Barokah) Kusumah, Reynaldi Teja; Ilmaniati, Anita
Jurnal Media Teknik dan Sistem Industri Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jmtsi.v3i2.767

Abstract

Pupuk  merupakan  salah  satu  komponen yang berperan penting dalam peningkatan produksi dan produktivitas pertanian. Penyaluran pupuk yang efektif dan efisien menjadi kunci utama dalam optimasi penjualan. Sering kali timbul permasalahan dalam penyaluran pupuk yaitu persediaan yang tidak sesuai dengan jumlah permintaan. UD Barokah merupakan salah satu pengecer resmi pupuk bersubsidi maupun non-subsidi di Kabupaten Cianjur yang sering mengalami permasalahan penumpukan stok pupuk non-subsidi. Rata-rata penumpukan pada UD Barokah mencapai 4213 kg pupuk non-subsidi per-bulan dalam tahun 2017. Penumpukan tersebut menjadi beban biaya tambahan bagi UD Barokah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah persediaan pupuk non-subsidi yang optimal dan biaya optimal untuk persediaan pupuk non-subsidi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode peramalan permintaan dengan regresi linier dan programa dinamis untuk menentukan persediaan. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa pengaturan persediaan pupuk non-subsidi pada tahun 2018-2019 di UD. Barokah berikisar antara 18.000 kg -26.000 per bulan dengan total biaya adalah Rp.7.741.134.625.Kata Kunci: Optimasi, programa dinamis, peramalan permintaan
Analisis Pemilihan Supplier Hebel Dengan Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Di PT. Inti Bekasi Raya Heryansyah, Imam Ziqriya; Ilmaniati, Anita
Jurnal Media Teknik dan Sistem Industri Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jmtsi.v4i2.1044

Abstract

Abstract— PT. Inti bekasi Raya is a company in the contracting sector, founded in 2016. The company is often faced with problems in selecting suppliers of lightweight bricks (hebel) because after the supplier is selected, problems often occur such as poor quality (broken, poor adhesion, moss and others) so that it affects the reduced quantity of hebel. This study aims to determine the most appropriate decision making in selecting hebel suppliers (size 7.5x20x60cm) based on predetermined criteria. The method to be used is Simple Additive Weighing (SAW) by using 5 alternative suppliers and 4 product criteria that have been determined by PT. Inti Bekasi Raya. The product criteria are price, quality, speed of delivery and volume. The ranking result obtained with the largest value is V3 (Akbar Jaya) with a value of 97.87 so that Akbar Jaya was chosen as the best supplier for PT. Inti Bekasi Raya.Keywords— Decision making; Simple Additive Weighing (SAW); supplier selection Abstrak— PT. Inti bekasi Raya adalah perusahan  di bidang kontraktor, berdiri sejak 2016. perusahaan sering dihadapkan permasalahan dalam pemilihan supplier bata ringan (hebel) karena setelah supplier terpilih pun sering terjadi permasalahan-permasalahan seperti kualitas yang jelek (patah, daya rekat yang tidak kuat, berlumut dan lain-lain) sehingga mempengaruhi terhadap berkurangnya kuantitas hebel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengambilan keputusan dalam pemilihan supplier hebel (ukuran 7,5x20x60cm) yang paling tepat berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Metode yang akan digunakan adalah Simple Additive Weighing (SAW) dengan menggunakan 5 alternatif supplier dan 4 kriteria produk yang telah ditentukan oleh pihak PT. Inti Bekasi Raya. Kriteria produknya adalah harga, kualitas, kecepatan pengiriman dan volume. Hasil perangkingan yang didapat dengan nilai  terbesar yaitu V3 (Akbar Jaya) dengan nilai 97,87 sehingga Akbar Jaya terpilih sebagai supplier terbaik untuk PT. Inti Bekasi Raya.Kata kunci— Pengambilan keputusan; Simple Additive Weighing (SAW); pemilihan supplier
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Ayam Marinasi dengan Menggunakan Metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA) dan 5W+1H (Studi Kasus: PT. QL Trimitra) Hayuni, Anggita; Ilmaniati, Anita; Masrofah, Isma
Jurnal Media Teknik dan Sistem Industri Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jmtsi.v8i1.4064

Abstract

PT. QL Trimitra is a private company operating in the poultry slaughtering industry or poultry slaughterhouse (RPH-U). PT. QL Trimitra produces various processed chicken products, one of which is marinated chicken products. This product is intended for fast food customers with special specifications. Marinated chicken products produce the highest number of rejects compared to other products produced by PT. QL Trimitra is an average reject of 1.3% of the average total production of 1,374,465.18 kg, while PT. QL Trimitra has a rejection requirement of no more than 1%. This research aims to identify the causes of rejects in marinated chicken products using a cause and effect diagram. Then look for the root cause of the reject and the highest RPN value using the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method. Next, make suggestions for improvements that the company must make in order to minimize rejects using the 5W+1H method. The results of research using cause and effect diagrams produce factors that cause rejects in each type of reject for marinated chicken products. Meanwhile, the results of research using the FMEA method obtained the highest RPN value of 810 on the potential effects of failure to catch live chickens and the environment, which was then used as a reference for proposed improvements using the 5W+1H method. From the results of the 5W+1H method, companies must improve or renew contractual agreements with suppliers, carry out workload analysis, review SOPs, recruit and provide training to workers. PT. QL Trimitra merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang industri pemotongan unggas atau rumah potong hewan unggas (RPH-U). PT. QL Trimitra memproduksi berbagai produk ayam olahan salah satunya produk ayam marinasi. Produk ini ditujukan untuk salah satu pelanggan fast food dengan spesifikasi khusus. Produk ayam marinasi menghasilkan jumlah reject tertinggi dibandingkan dengan produk lain yang di hasilkan oleh PT. QL Trimitra yaitu rata-rata reject 1,3% dari rata-rata total produksi sebesar 1.374.465,18 kg, sedangkan PT. QL Trimitra memiliki ketentuan reject tidak boleh lebih dari 1%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya reject pada produk ayam marinasi menggunakan diagram sebab akibat. Kemudian mencari akar penyebab terjadinya reject dan nilai RPN tertinggi dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Selanjutnya membuat usulan perbaikan yang harus perusahaan lakukan agar dapat meminimalisir reject menggunakan metode 5W+1H. Hasil penelitian dengan diagram sebab akibat menghasilkan faktor-faktor penyebab terjadinya reject pada setiap jenis reject produk ayam marinasi. Sedangkan untuk hasil penelitian dengan metode FMEA didapat nilai RPN tertinggi sebesar 810 pada potensi efek kegagalan penangkapan ayam hidup dan lingkungan, yang kemudian digunakan sebagai acuan usulan perbaikan dengan metode 5W+1H. Dari hasil metode 5W+1H perusahaan harus memperbaiki atau memperbaharui kontrak perjanjian dengan pihak pemasok, melakukan analisis beban kerja, peninjauan ulang SOP, melakukan rekrutmen dan memberikan pelatihan pada pekerja.