Hendrikus Likusina Kaha
Universitas Katolik Widya Mandira Kupang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tata Kelola Laut dan Pesisir Berbasis Kearifan Lokal Desa Lewomuda Kabupaten Flores Timur Kristianus Simon Hale Molan; Hendrikus Likusina Kaha; Frans Nyong; Frans Bapa Tokan; Yosef Dionisius Lamawuran
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 9 No 3 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v9i3.1425

Abstract

Increased exploration of coastal and marine areas can damage the environment and threaten ecosystem sustainability. Renewal of governance based on local values is needed. The article seeks to introduce local values in the Letu Ai and Lara Lowa rituals while offering a local value-based governance model. This research is a descriptive qualitative research. Ritual analysis unravels local values: ecosystem harmonization; religiosity, social integration and the existence of customary institutions. Governance reform is directed at improving conservation points and systems; increasing ethical awareness in the form of environmental respect attitudes and behaviors; local government intervention to protect the existence of customary institutions, involving the active role of young people in maintaining ancestral heritage.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pembentukan Kelompok Ekonomi Produktif dan Kreatif di Kelurahan Pohon Bao Elisabeth Date Masan Welin; Veronika Boleng Kelen; Hendrikus Likusina Kaha; Yoseph D. Pala Weruin; Paulus Ile Koten
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1110

Abstract

Ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Pohon Bao, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, memiliki potensi ekonomi yanag besar namun dihadapkan pada tiga masalah utama: ketiadaan kelembagaan usaha formal, lemahnya manajemen dan pencatatan keuangan, serta minimnya literasi digital. Pengabdian ini bertujuan untuk: (1) mendirikan kelompok ekonomi produktif dan kreatif (KEPK), (2) meningkatkan kemampuan manajemen usaha dan literasi keuangan, serta (3) meningkatkan literasi digital berbasis pemasaran media sosial. Kegiatan dilaksanakan pada 30 Desember 2025 bersama mitra Pemerintah Kelurahan Pohon Bao dan Dinas Koperasi UKM Kabupaten Flores Timur, melibatkan 25 peserta, dengan metode partisipatif melalui workshop, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi berbasis observasi serta diskusi reflektif. Hasil kegiatan melampaui target: terbentuk dua KEPK (target satu), seluruh 25 peserta berpartisipasi aktif melampaui ambang 80% dan terbentuk dua akun Instagram aktif. Hambatan utama adalah keterbatasan durasi kegiatan dan infrastruktur jaringan lokal yang belum merata.