Muhammad Idris
Universitas Muslim Indonesia

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Semiotika Lirik Lagu You’ll Never Walk Alone sebagai Representasi Identitas dan Solidaritas Suporter Liverpool F.C Muh. Fahrum Azizul Asgar; Abd Majid; Muhammad Idris
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v7i1.327

Abstract

Musik sering kali memiliki peran yang lebih dari sekadar hiburan semata. Lagu-lagu tertentu dapat menjadi simbol yang mengandung makna mendalam bagi komunitas penggemarnya secara ilmiah dapat dianalisis dengan pendekatan semiotika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna simbolik dalam lirik lagu “You’ll Never Walk Alone” sebagai representasi identitas dan solidaritas pendukung Liverpool Football Club. Lagu ini bukansekadar hiburan, melainkan simbol kolektif yangmemuat pesan motivasional dan emosional mendalam bagi komunitas pendukung. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teori semiotika Ferdinand de Saussure serta Roland Barthes, analisis dilakukan terhadap lirik lagu melalui konsep penanda (signifier) dan petanda (signified) pada tingkat denotatif dan konotatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen lirik seperti “storm”, “golden sky”, dan frasa “you’ll never walk alone” merepresentasikan perjuangan hidup, harapan, dan dukungan kolektif yang menjadi identitas emosional para suporter Liverpool. Lagu ini juga memainkan peran penting sebagai media simbolik pasca Tragedi Hillsborough, menjadikannya lebih dari sekadar anthem pertandingan, melainkan lambang kekuatan moral dan spiritual. Penelitian ini memperkuat pemahaman bahwa musik dapat membentuk solidaritas komunitas melalui simbol yang dimaknai secara bersama.
Strategi Komunikasi Politik Komisi Pemilihan Umum Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih Pemula Dalam Pemilihan Walikota Makassar Tahun 2024 Dhiyaul Aulia Ifthitha.A; Ahdan Ahdan; Muhammad Idris
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v7i1.332

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi politik KPU Kota Makassar dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada Pilkada 2024. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi KPU meliputi penetapan sasaran jangka panjang, pemilihan tindakan yang tepat, dan alokasi sumber daya yang efektif. Faktor pendukungnya adalah kesadaran politik pemilih pemula dan citra positif kandidat, sedangkan hambatannya meliputi keterbatasan penyebaran informasi dan kendala pemutakhiran data. Diperlukan pendekatan yang lebih inklusif untuk mengoptimalkan partisipasi pemilih pemula.
Persepsi Followers Tasya Farasya Terhadap Gaya Komunikasi Beauty Influencer Dalam Mengedukasi Produk Skincare Skintific Di Media Instagram Nabila Putri Susilo; Muhammad Idris; Izki Fikriani Amir
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v7i1.335

Abstract

Banyak beauty influencer di Instagram membuat pengguna semakin selektif menerima informasi skincare. Namun, sejauh mana gaya komunikasi Tasya Farasya membentuk persepsi followers terhadap produk Skintific yang belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi followers terhadap gaya komunikasi Tasya Farasya dalam mengedukasi produk skincare Skintific melalui Instagram. Masalah yang dikaji adalah bagaimana gaya komunikasi dan bentuk edukasi yang diterapkan oleh Tasya Farasya mempengaruhi pemahaman dan ketertarikan pengikut terhadap produk Skintific. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tasya Farasya menggunakan beragam gaya komunikasi, antara lain gaya komunikasi santai, persuasif, dan kekinian. Ia juga memanfaatkan berbagai fitur Instagram seperti reels, instastory, dan unggahan foto untuk menyampaikan informasi secara menarik dan efektif. Bentuk edukasi yang diterapkan meliputi edukasi visual dan edukasi tentang cara penggunaan produk. Strategi komunikasi yang digunakan Tasya terbukti mampu membuat informasi terasa ringan, namun tetap informatif. Gaya komunikasi yang ia terapkan berhasil membangun hubungan yang dekat dengan pengikut, serta meningkatkan pemahaman dan kepercayaan mereka terhadap produk Skintific.
Strategi Promosi Melalui Media Sosial Instagram Untuk Meningkatkan Minat Pengunjung Di Cafe Sunset Palm Kabupaten Pinrang Putri Handayani; Muhammad Idris; Salim Hasan
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v7i1.343

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong pelaku usaha di sektor kuliner untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi yang efektif, dengan Instagram menjadi platform unggulan karena kemampuannya menyajikan konten visual yang menarik dan menjangkau audiens luas. Café Sunset Palm yang terletak di Kabupaten Pinrang memanfaatkan potensi ini dengan menerapkan strategi promosi melalui Instagram untuk meningkatkan daya tarik dan kunjungan, terutama dari kalangan muda yang aktif di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi promosi yang digunakan serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pemilik café, admin media sosial, dan pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Café Sunset Palm menerapkan lima strategi utama, yaitu promosi penjualan, hubungan masyarakat, konsistensi konten visual, pemanfaatan fitur Instagram, dan kolaborasi dengan influencer lokal. Strategi ini dilaksanakan secara konsisten dengan memperhatikan tren serta karakteristik audiens muda, yang berdampak positif terhadap peningkatan jumlah pengikut Instagram dari 500 menjadi 2.635 dalam setahun dan kenaikan rata-rata kunjungan harian dari 30 menjadi 60–80 orang. Faktor pendukung keberhasilan mencakup desain café yang estetik, Wi-Fi gratis, dan kreativitas tim media sosial, sementara hambatan utamanya adalah keterbatasan sumber daya manusia dan rendahnya literasi digital marketing
Komunikasi Antarbudaya Pada Mahasiswa Internasional Dengan Mahasiswa Lokal Di Universitas Muslim Indonesia Ayu Kirani Hasmy; Zelfia Zelfia; Muhammad Idris
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v7i2.381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran terkait proses adaptasi serta hambatan apa yang dihadapi mahasiswa internasional dalam menghadapi komunikasi antarbudaya di Universitas Muslim Indonesia. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenoligis. Terdapat 8 informan dalam penelitian ini yang merupakan mahasiswa lokal dan internasional dari beberapa negara dan bestatus sebagai mahasiswa aktif di Universits Muslim Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan analisis reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi antar budaya pada mahasiswa internasional dengan mahasiswa lokal meliputi interaktif, transaksional dan dinamis. Selain itu, terdapat beberapa hambatan yang dialam dalam proses komunikasi antarbudaya diantaranya yaitu adanya perbedaan bahasa serta adanya kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Cara penyesuain diri yang dilakukan oleh semua informan yaitu lebih mengenal dan mempelajari lagi bahasa, budaya hingga kebiasaan yang ada di makassar. Berada di lingkungan masyarakat yang berbeda secara sosial dan budaya kemungkinan seseorang menghadapi berbagai masalah baru terutama bagi mahasiswa internasional . Perbedaan yang muncul akan berpengaruh terhadap proses adaptasi di lingkungan baru. Adaptasi dapat merupakan masalah yang dihadapi mahasiswa internasional dalam menjalani proses studi di luar negeri. Terlebih terjadi pada mahasiswa internasional yang kuliah di Universitas Muslim Indonesia mengingat di Makassar sendiri cukup banyak budaya yang berbeda-beda yang berasal dari suku yang ada di daerah tersebut.
Pengaruh Pemasaran Digital Menggunakan Instagram Terhadap Minat Kunjungan Di Wirskopi Coffee Shop Moch Hattaram Usman; Muhammad Idris; Andi Hudriati
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v7i2.388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Strategi Digital Marketing menggunakan Media Sosial Instagram terhadap Minat Kunjungan di Wirskopi Coffee Shop. Penelitian ini menggnakan penelitian analisis deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan sekaligus pengikut akun Instagram resmi milik Wirskopi Coffee Shop, @wirskopi. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan data menggunakan kuisioner yang disebar melalui DM (direct message) Instagram maupun observasi dan wawancara langsung di outlet Wirskopi Coffee Shop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Strategi Digital Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Kunjungan dengan nilai β sebesar 0,311. Selain itu, nilai Thitung sebesar 2,505 > Ttabel 1,984 dengan tingkat signifikansi (α) sebesar 0,014 < 0,05; 2) Media Sosial Instagram berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Kunjungan dengan nilai β sebesar sebesar 0,628. Selain itu, nilai Thitung sebesar 6,112 > Ttabel 1,984 dengan tingkat signifikansi (α) sebesar 0,000 < 0,05; dan 3) Strategi Digital Marketing dan Media Sosial Instagram secara simultan (bersama-sama) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen Minat Kunjungan dengan nilai Fhitung sebesar 92,661 > Ftabel 3,09, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai R-squared (R2) sebesar 0,656, yang berarti sekitar 65,6% dari variasi dalam Minat Kunjungan dapat dijelaskan oleh Strategi Digital Marketing dan Media Sosial Instagram sisanya sebesar 34,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini.
Komunikasi Budaya Pada Pernikahan Sekufu Ahlul Bait Dalam Menjaga Nasab Di Kota Makassar Suhaela Alydrus; Hadawiah Hadawiah; Muhammad Idris
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/respon.v7i2.394

Abstract

Pernikahan merupakan salah satu sistem sosial yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam menjaga kelangsungan garis keturunan, nilai budaya, dan identitas sosial. Di Kota Makassar, pernikahan keturunan ahlul bait memiliki keunikan tersendiri karena keterkaitannya dengan nilai-nilai agama, budaya, dan sosial yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi dalam pernikahan keturunan ahlul bait dan mengetahui bagaimana komunikasi keturunan ahlul bait menjaga strata sosial dalam pernikahan serta untuk mengetahui bagaimana komunikasi antar budaya pernikahan keturunan ahlul bait dengan non keturunan ahlul bait di kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Kota Makassar provinsi Sulawesi Selatan. Teknik pengumpulan data, terdiri dari 3 yaitu observasi dimana mengamati kondisi lapangan, wawancara dengan informan yang terkait, dan dokumentasi sebagai metode pendukung untuk melengkapi data-data yang diperoleh. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bahwa komunikasi antara orang tua dan anak sangat penting, terutama dalam proses perjodohan yang dilakukan secara musyawarah dan tanpa paksaan. Tujuan utama dari perjodohan ini adalah menjaga nasab, keharmonisan rumah tangga, serta nilai-nilai agama dan budaya. Konsep sekufu atau kesetaraan nasab menjadi landasan utama dalam pemilihan pasangan. Komunikasi budaya berperan besar dalam mempertahankan nilai sosial, identitas, serta kehormatan keluarga melalui simbol dan tradisi. Dalam pernikahan lintas budaya antara keturunan ahlul bait dan non-ahlul bait, komunikasi yang terbuka, sikap saling menghormati, serta kemampuan beradaptasi menjadi kunci keberhasilan. Meskipun terdapat perbedaan bahasa, adat, dan struktur sosial, pasangan dengan pemahaman dan toleransi yang baik mampu menyesuaikan diri dan menjaga keharmonisan rumah tangga. Dengan demikian, komunikasi menjadi alat utama dalam menjembatani nilai tradisional dan perbedaan budaya.