Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PELATIHAN DEDIKASI (DETEKSI DINI PENYAKIT PADA LANSIA) KADER POSYANDU LANSIA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER Muhammad Taufik Page; Erviana Erviana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.3022-3027

Abstract

Memasuki masa tua seseorang lansia kemungkinan akan mengalami permasalahan fisik maupun psikologis.  Pendampingan dalam rangka mewujudkan masa tua yang berguna dan bahagia perlu dilakukan. Posyandu lansia adalah bentuk pelayanan terpadu bagi lansia. Keberhasilan pelayanan posyandu tentu saja harus dibarengi oleh kompetensi kader yang harus memadai sebagai pelaksana posyandu. Kegiatan dalam pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader posyandu dalam melakukan deteksi dini penyakit pada lansia melalui posyandu lansia. Metode pengabdian yang dilaksanakan yaitu dengan memberikan penyuluhan DEDIKASI dan praktik pemeriksaan kesehatan yang diwujudkan dalam bentuk simulasi pelaksanaan Posyandu Lansia. Peserta dalam kegiatan ini terdiri dari 15 orang kader posyandu lansia. Kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan yang diawali dengan pretest kemudian materi dan pelatihan dilanjutkan dengan posttest. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner yang berjumlah 10 pertanyaan. Hasil kegiatan didapatkan peningkatan pengetahuan tentang deteksi dini penyakit pada lansia. Hasil pretest responden dengan pengetahuan baik berjumlah 2 orang (13,3%), pengetahuan cukup 2 orang (13,3%), dan kurang 11 orang (<56%). Hasil posttest pengetahuan kader mengalami peningkatan yaitu 13 (86,7%) kader yang memiliki pengetahuan baik dan 2 orang kader memiliki pengetahuan cukup. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat disimpulkan memberikan dampak positif yaitu peningkatan pengetahuan kader tentang deteksi dini penyakit lanjut usia melalui posyandu lansia.
Gambaran Pengetahuan Keluarga Tentang Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga Erviana Erviana; Masniati Masniati; Masita Masita; Muhammad Taufik; Kurnia Harli
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 5 (2023): Oktober 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i5.989

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) adalah tanaman herbal yang ditanam di pekarangan rumah,yang digunakan dalam upaya peningkatan kesehatan baik dalam upaya pencegahan, promotif maupun upaya penyembuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan keluarga tentang pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga di RW 04 Copala. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Deskriptif Kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah individu yang berada pada satu rumah yang memiliki TOGA dan berstatus sebagai Ibu Rumah Tangga. Populasi pada penelitian ini yaitu 40 Rumah dengan teknik sampel yang digunakan adalah Total Sampling dengan jumlah 40 sampel. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat RW 04 Copala tentang Tanaman Obat Keluarga (TOGA) adalah Baik dengan presentase 87,5%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan TOGA di RW 04 Copala termasuk dalam kategori pengetahuan baik. Saran dari penelitian ini yaitu Pemanfaatan TOGA perlu ditingkatkan lagi sebagai pengobatan alternatig yang berguna bagi kesehatan Masyarakat.
PEMANFAATAN TERAPI RELAKSASI DZIKIR TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI DI DESA ULIDANG Masyita Haerianti; Indrawati Indrawati; Aco Mursid; Erviana Erviana; Risna Damayanti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.33-38

Abstract

Data menunjukkan sebagian besar masyarakat Indonesia yang berada pada fase lansia mengalami penyakit kardiovaskuler seperti hipertensi. Hipertensi dapat menyebabkan berbagai komplikasi bagi kesehatan lansia seperti stroke, penyakit jantung koroner, dan gagal ginjal. Untuk mencegah komplikasi yang berkelanjutan dibutuhkan intervensi yang tepat. Salah satu intervensi yang dapat diberikan berupa terapi nonfarmakalogis seperti terapi dzikir. Dzikir merupakan bagian dari meditasi  transendetal yang melibatkan faktor keyakinan. Terapi yang melibatkan keyakinan yang dianut akan mempercepat terjadinya keadaan relaksasi. Semakin kuat keyakinan seseorang berpadu dengan respon relaksasi maka semakin besar pula efek yang didapat. Oleh karena itu tim pengabdian merasa perlu untuk memberikan pendidikan kesehatan mengenai terapi dzikir pada lansia untuk penanganan masalah hipertensi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan para lansia tampak antusias dan menunjukkan keinginan untuk menerapkan terapi ini sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi tekanan darah tinggi yang dialami lansia. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat juga menunjukkan ada respon peningkatan pemahaman terkait tekanan darah tinggi dan terapi dzikir.
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MAJENE irfan irfan ners; Masyita Haeriati; Maryati Maryati; Erviana Erviana; Fathiyah Nur; irfan irfan
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol 6 No 1 (2022): November 2022
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v6i1.48

Abstract

Communication is the key to the success of health services in hospitals.. The purpose of this study was to determine the relationship of nurse therapeutic communication with inpatient satisfaction at majene hospital. This type of research is a cross sectional study and the sampling technique used in this study is purposive sampling. The number of samles in the study was 197 inpatients samples from the last 3 months of 2022 in 5 rooms, namely Dahlia, Orchid, Mawar, Melati and Cempaka. Demographic data collection trough questionnaires. The test used is the Chi-Squart test. The test results determined that there was a relationship between therapeutic communication and patient satisfaction with a p values of 0,00 (p>0,05). This shows that there is a relationship between nurse therapeutic communication and patient satisfaction in the inpatient room of majene hospital. Abstrak. Komunikasi merupakan kunci kesuksesan pelayanan kesehatan di Rumah sakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien rawat inap di RSUD Majene. Jenis penelitian ini adalah Cross Sectional study dan teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 197 orang sampel pasien rawat inap dari 3 bulan terakhir tahun 2022 di 5 ruangan yaitu Dahlia, Anggrek, Mawar, Melati dan Cempaka. Pengumpulan data demografi melalui kuesioner. Uji yang digunakan adalah uji Chi-Squart. Hasil uji ditemukan adanya hubungan komunikasi terapeutik dengan kepuasan pasien dengan p value sebesar 0,00 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap RSUD Majene.
PELATIHAN DEDIKASI (DETEKSI DINI PENYAKIT PADA LANSIA) KADER POSYANDU LANSIA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER Muhammad Taufik Page; Erviana Erviana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.3022-3027

Abstract

Memasuki masa tua seseorang lansia kemungkinan akan mengalami permasalahan fisik maupun psikologis.  Pendampingan dalam rangka mewujudkan masa tua yang berguna dan bahagia perlu dilakukan. Posyandu lansia adalah bentuk pelayanan terpadu bagi lansia. Keberhasilan pelayanan posyandu tentu saja harus dibarengi oleh kompetensi kader yang harus memadai sebagai pelaksana posyandu. Kegiatan dalam pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader posyandu dalam melakukan deteksi dini penyakit pada lansia melalui posyandu lansia. Metode pengabdian yang dilaksanakan yaitu dengan memberikan penyuluhan DEDIKASI dan praktik pemeriksaan kesehatan yang diwujudkan dalam bentuk simulasi pelaksanaan Posyandu Lansia. Peserta dalam kegiatan ini terdiri dari 15 orang kader posyandu lansia. Kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan yang diawali dengan pretest kemudian materi dan pelatihan dilanjutkan dengan posttest. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner yang berjumlah 10 pertanyaan. Hasil kegiatan didapatkan peningkatan pengetahuan tentang deteksi dini penyakit pada lansia. Hasil pretest responden dengan pengetahuan baik berjumlah 2 orang (13,3%), pengetahuan cukup 2 orang (13,3%), dan kurang 11 orang (56%). Hasil posttest pengetahuan kader mengalami peningkatan yaitu 13 (86,7%) kader yang memiliki pengetahuan baik dan 2 orang kader memiliki pengetahuan cukup. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat disimpulkan memberikan dampak positif yaitu peningkatan pengetahuan kader tentang deteksi dini penyakit lanjut usia melalui posyandu lansia.
Tingkat Kecemasan Anak Usia Sekolah Pasca Bencana Gempa Bumi Erviana Erviana; Ismar Ismar; Masniati Masniati
KOLONI Vol. 2 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v2i2.308

Abstract

Earthquakes have always been shown to be linked to mental health problems, such as anxiety and post-traumatic stress disorder. A survey shows that after a disaster event around 15-20% of the population will experience mild or moderate mental disorders. Earthquakes have consistently been shown to be associated with mental health problems such as anxiety, depression and post-traumatic stress disorder in the immediate aftermath of disasters. This condition will get worse if it is not detected early and handled properly, thus requiring mental health services (trauma healing). Excessive anxiety can have a detrimental effect on the mind and body and can even lead to physical ailments. The purpose of this study was to determine the anxiety level of post-earthquake school-age children in Taan Village, Tapalang District, Mamuju Regency. Method, this study uses a quantitative descriptive method. The population of this study were school-age children in Taan Village, Tapalang District, Mamuju Regency. Results In this study, it was found that most school-age children experienced mild anxiety (45.5%), normal anxiety (6.1%) moderate anxiety (30.3%) severe anxiety (18.2%). Conclusion: This study shows that most school-age children experience mild anxiety after the earthquake in Taan Village, Tapalang District, Mamuju Regency. Keywords: Earthquake, Anxiety, School Aged Children
Analisis Tingkat Stres Mahasiswa dengan Kuliah Daring di Masa Pandemi Covid-19 Erviana Erviana; Jusman Jusman; Indrawati Indrawati
KOLONI Vol. 1 No. 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v1i3.536

Abstract

The Corona virus pandemic or Covid-19, is the main priority cause of current health problems for all individuals, groups, nations and countries. The impact of corona or Covid-19 has greatly affected all sectors, especially the education sector in universities. The impact of Covid has forced the government to issue policies regarding the implementation of lectures which are usually conducted face-to-face and become brave (online). The purpose of this research is to determine the description of students' stress levels during brave lectures. Method: This research uses quantitative descriptive methods. The population of this study were Nursing study program students class of 2019, Faculty of Health Sciences, University of West Sulawesi (UNSULBAR). Results: In this study, it was found that the majority of students experienced mild stress (42.3%), normal stress (25.4%), moderate stress (23.9%), severe stress (7%), and very severe stress (1 , 4%).Conclusion, this research shows that the majority of Class of 2019 students of the Nursing Study Program, Faculty of Health Sciences, University of West Sulawesi (UNSULBAR) experienced mild stress in the dare learning system in the era of the COVID-19 pandemic.