Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KINERJA PEGAWAI DESA DI DESA TONUSU, KECAMATAN PAMONA PUSELEMBA, KABUPATEN POSO, PROVINSI SULAWESI TENGAH Desvitasari, Nana; Aviliani, Aviliani; Rumope, Marsyah; Putri, Niluh Jwuty Swari; Dharma, Rizky Satya; Febrian, Febrian
PARADIGMA : Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55100/paradigma.v4i2.86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja pegawai Desa Tonusu, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso, dengan menggunakan lima indikator kinerja aparatur menurut Agus Dwiyanto (2006), yaitu produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi Kepala Desa, Sekretaris Desa, Ketua BPD, pegawai desa, serta masyarakat Desa Tonusu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pegawai desa berada pada kategori baik. Dari aspek produktivitas, pegawai mampu menyelesaikan pelayanan secara cepat serta membagi tugas secara efektif. Kualitas layanan tergolong baik ditinjau dari sikap ramah, sopan, serta transparansi informasi kepada masyarakat. Responsivitas pegawai juga baik, terlihat dari kemampuan merespons keluhan dan kebutuhan masyarakat secara cepat dan proaktif. Pada aspek responsibilitas, pegawai telah bekerja sesuai aturan, prosedur, serta standar operasional yang berlaku. Akuntabilitas aparatur desa menunjukkan kualitas yang baik melalui keterbukaan informasi program desa dan pengawasan BPD yang berjalan ideal. Secara keseluruhan, kinerja pegawai desa mendukung terselenggaranya tata kelola pemerintahan desa yang efektif dan akuntabel.
Pengembangan Media Pembelajaran Game Adventure dengan Konteks Budaya Melayu Maritim untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis pada Siswa SMP Syahfiqah, Syarifah Iffa; Febrian, Febrian; Siregar, Nur Asma Riani
Jurnal Gantang Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Gantang
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/90a9j610

Abstract

Students' mathematical problem-solving skills remain a critical challenge in junior high school education, with only 5% of students able to solve problems effectively. This difficulty is compounded by abstract learning materials and a lack of engaging, culturally relevant learning media. This research project aims to develop an adventure game learning medium set in the context of Maritime Malay culture to enhance junior high school students' mathematical problem-solving abilities. The purpose of this study is to determine the validity, practicality, and effectiveness of the learning media. This study employed the ADDIE research method, consisting of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects of this study were 35 eighth-grade students from SMP Negeri 1 Tanjungpinang. The instruments used were validation, practicality, and media effectiveness sheets. Data analysis techniques use both qualitative and quantitative methods. The material expert validation results showed an average assessment of 85.6%, indicating very valid criteria. The practicality results from the student-teacher trial showed 86.5% practicality, with very practical criteria. Furthermore, the product's effectiveness, measured using the N-Gain score, obtained a value of 0.61. Based on the data obtained, adventure games with a maritime Malay cultural context that improve mathematical problem-solving skills in junior high school students meet the criteria of validity, practicality, and effectiveness, making them suitable for use as learning media in the mathematics learning process.
Edukasi kesehatan lingkungan dan praktik pembuatan mainan inovatif berbahan sampah plastik Kharisma, Dwi; Febrian, Febrian
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21950

Abstract

Abstrak Penanganan sampah plastik yang tidak tepat memiliki dampak serius terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Kegiatan edukasi kesehatan lingkungan dan praktik pembuatan mainan dari sampah plastik ini memiliki tujuan memberikan informasi tentang pentingnya menjaga kesehatan lingkungan serta meningkatkan keterampilan siswa dalam mendaur ulang sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan terkait sampah plastik. Adapun kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, serta pelatihan dengan tahapan pelaksanaan meliputi tahap analisis situasi, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi melalui metode tanya jawab. Mitra dari kegiatan ini yaitu SDN 64 Gresik, dilaksanakan di ruang kelas 3 yang diikuti sebanyak 20 siswa. Program edukasi kesehatan lingkungan dan praktik pembuatan mainan berhasil dilaksanakan dengan efektif dan memenuhi target yang ingin dicapai. Kegiatan edukasi berhasil meningkatkan pengetahuan siswa yang dibuktikan dengan seluruh pertanyaan (100%) pada sesi diskusi berhasil terjawab dengan benar. Selain itu, kegiatan praktik pembuatan mainan dari sampah plastik yang diikuti oleh sebanyak 20 orang telah berhasil meningkatkan keterampilan siswa yang dapat dilihat dari keberhasilan seluruh siswa (100%) dalam membuat mainan gangsing sebagai upaya daur ulang sampah plastik. Kata kunci: penanganan sampah plastik; dampak lingkungan; kesehatan; daur ulang. Abstract Improper handling of plastic waste has serious impacts on the environment and human health. This environmental health education activity and the practice of making toys from plastic waste have the aim of providing information about the importance of maintaining environmental health and increasing students' skills in recycling as an effort to overcome problems related to plastic waste. The activities were carried out using lecture, discussion, and training methods with the implementation stages including the situation analysis stage, activity implementation, and evaluation through the question and answer method. The partner of this activity is State Elementary School 64 Gresik, held in classroom 3 which was attended by 20 students. The environmental health education program and toy making practice can be carried out well and achieve the specified targets. Educational activities succeeded in increasing student knowledge as evidenced by all questions (100%) in the discussion session being answered correctly. In addition, the practice of making toys from plastic waste which was attended by 20 people has succeeded in improving students' skills which can be seen from the success of all students (100%) in making slipper toys as an effort to recycle plastic waste. Keywords: plastic waste management; environmental impact; health; recycling.